--- In [email protected], "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Makanya mbah....
> Kalo SI dah tegak, Inul gak akan berani 'ngebor' dan dampaknya FBR
> gak akan 'nggladrah' kayak gini juga...:-)
>
> Sebetulnya FBR ini bukan ormas agama. Eh, saya ini orang
> Betawi..mbah! dan kebetulan salah satu sepupu juga salah satu
ketua
> FPR Jakarta Selatan/Barat/Timur (lupa). Masalahnya, saya nelponin
> tuh manusia (sepupu saya itu), tapi gak diangkat-angkat mulu...:-
).
> Mo "ngeledek" aja...
>
> Saya gak suka Inul dan ngebornya, tapi saya juga gak suka tindakan
> FBR...
>
> wassalam,

----------------------
DH: Ya, ini substansinya,mbak. Suka atau tidak suka seseorang atau
sesuatu adalah normal dalam demokrasi. Tetapi lalu bertindak seolah
Jakarta milik kakeknya alias engkong, kan primitif mbak. dan tidak
demokratis.

Sebenarnya tanpa SI ini juga mudah dihindari.Namun ada yang mau
memancing diair comberan...ehh sorry diair keruh.

Salam

danardono





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke