MAs Alvin Daniel,
  Sekali lagi saya jujur mengatakan kadang apa yang saya pikirkan sama dengan komentar Anda, meski kita kontra he he he. Cara pikir mas kritis, itu yang saya hargai... berbeda dengan yang lain untuk masalah yang demikian.
  
  Yah...itulah kenyataannya.. saya sendiri menyimpan keraguan terhadap 2 anak buah Nurdin N Top yang meninggal kemarin... pertanyaannya benarkah?
  Tentang intel... di Bogor banyak sekali terpasang spanduk tentang pemberantasan komunisme dan dibentuk laskar tebas (ah lupa saya).
  
  Terlalu dini kalau hanya melihat logo cat palu arit di jalan lalu, kemudian membuat penyataan komunis bangkit.Dan secara reaksioner membuat gebrakan pemberantasan komunis.  Di Bogor lagi ah... yang benar saja. Di Bogor yang motonya Tegar Beriman. Aris maaf kadang khawatir ini sesuatu skenario menyudutkan suatu pihak bisa jadi umat ISlam sendiri. Bukankah dulu isu dukun santet juga kenanya para Kyai.....
  
  Komunisme adalah suatu ide, paham atau pemikiran... kalau misalnya mau diberantas bukan secara fisik tapi dilawan juga dengan ide, pemikiran dan paham juga.  Kalau fisik khawatirnya malah meminta korban tak bersalah.
  
  Orang-orang yang tak setuju dengan kebijakan AS memang tak hanya dari umat ISlam (seperti yang mas katakan), HUgo Chaves, Omar Torrijos, Jamie Toldos, Ahmadenejad dll, tapi secara general umat ISam punya potensi besar tak setuju kebijakan AS. Karena terkait potensi aqidah dan SI-nya yang bisa mendunia.
   Mungkin umat lain juga ada yang tak setuju... ya karena logikanya kebijakan AS banyaknya tak sesuai fitrah dan naluri manusia secara umum. Kebijakan AS general menyengsarakan umat manusia apapun itu agama, ras dan latarbelakangnya. Inilah mungkin persamaan diantara kita (umat manusia), penderitaan yang dialaminya.
  
  Karena memperjuangkan SI, inilah kenapa Abu Bakar Ba'asyir hanya tua renta berulangkali terkena (lebih tepatnya) difitnah melakukan suatu kesalahan yang kadnag dibuat-buat.
  
  Aris bahkan berusaha mencermati bagaimana Australia dan AS berusaha bagaimana Abu BAkar tetap dipenjara. Aris masih ingat berita di Kompas awal Ramadhan kemarin, rencana pemerintah yang dikatakan Yusuf Kalla untuk mengeluarkan Abu BAkar dan memberi pemotongan hukuman. Namun sekonyong2 berselang dua hari, PM Australia datang ke Indonesia. Media menanyakan kedatangannya, dan PM Australia tadi bilang saya tak meminta pemerintah mencabut ketetapan terkait Abu Bakar Ba'asyir.
  
   Saya hanya ingin menjajaki kerjasama dengan RI. Setelah kedatangan PM tadi Yusuf Kalla mencabut pembebasan Abu Bakar. Diakhir Tahun Australia memberikan dana besar sekali (kalau tak salah 6 juta dolar atau berapa ya lupa) dan AS sedikit demi sedikit mencabut embargo militernya. Coba cermati gaya-gayanya, setiap kali ada selentingan Abu Bakar mau dikeluarkan ada statement dari AS atau Ausi, dibawah juga bukan. Saat Abu mau dikeluarkan AS mengatakan telah membekukan asetnya. KAlau orang awam pasti percaya saja mendengar itu dan menelan semua berita akan mengatakan Wah benar Abu punya banyak uang dan teroris.
  
  Ah..tapi entahlah kalau mas Alvin mengatakan saya sudah enjoy dengan kapitalis.. namun demikian tetap saja maaf saya menebak, dalam diri mas Alvin mungkin ada benturan naluriah he he he maksa kayak John Perkins...
  
  salam,
  aris
  
  
 

Alvin Daniel <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  nah abubakar baasyir ini juga korban politik...bukti2 bahwa dia
terlibat pengeboman pun tidak ada...
namanya amerika, asal2an aja tangkep sana sini yg penting
ada kambing hitam...

pemerintah indonesia beserta aparat hukum ya nunduk2 aja di
depan amerika utk urusan2 terorisme...

yang lebih aneh lagi, kenapa jaringan terorisme di indonesia
bisa berjalan lenggang kangkung dan lolos dari perhatian intel
negara...emang kecolongan? atau sengaja dibiarkan? atau
memang diberi mandat untuk melakukan teror?

kalau irak itu negeri 1001 malam...
indonesia ini negeri 1001 misteri...





--- In [email protected], aris solikhah
wrote:
>
> Dear All,
> Entahlah...saya tersentuh dengan tulisan ini....,Seorang tua
dan sepuh yang hanya punya keyakinan.. melawan negara
adidaya.....
> salam,
> aris
> ------------------------
> http://hidayatullah.com/content/view/3066/59/
> Menjenguk Ustadz Abu" Jumat, 28 April 2006 -
16:11:51 WIB Amerika mengumumkan telah memblokir aset
dan semua rekening Abu Bakar Ba'asyir. Tapi ia tak pernah
berurusan dengan bank. Asetnya hanya kopiah, baju koko,
sarung, buku dan sandal
>
>





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









pustaka tani
  nuraulia

           
---------------------------------
Get amazing travel prices for air and hotel in one click on Yahoo! FareChase

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke