kalo hadist-hadist itu....katanya...katanya....katanya....katanya...katanya....saya jadi inget permainan ...di tv...rantai pesan...pesan pertama dibisikan pada seseorang kemudian secara berantai estafet kepada orang terakhir...apa yang terjadi ???
anda sering melihat sendiri hasilnya...seperti apa....wallahuallam....
salam
iwan
"Tampubolon, Mohammad-Riyadi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
DALIL-DALIL TENTANG TURUNNYA ISA 'ALAIHISSALAM DARI AS-SUNNAH
Oleh: Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil MA
Dalil-dalil dari Sunnah mengenai akan turunnya kembali Isa alaihissalam
banyak sekali jumlahnya dan berderajat mutawatir sebagaimana telah kami
sebutkan sebagian di muka, dan di sini akan saya sebutkan sebagian pula,
tidak keseluruhan, karena kuatir akan terkesan terlalu panjang.
Hadits-hadits tersebut antara lain:
[1]. Asy-Syaikhani (Bukhari dan Muslim) meriwayatkan dari Abu Hurairah
Radhiyallahu 'anhu, ia ber-kata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
sallam bersabda:
"Artinya : Demi Allah yang diriku tangan-Nya, benar-benar putra Maryam
akan turun di tengah-tengah kamu sebagai juru damai yang adil, lalu ia
menghancurkan salib, dan harta kekayaan melimpah ruah hingga tidak ada
seorangpun yang mau menerima (shadaqah atau zakat) dari orang lain,
sehingga pada waktu itu sujud satu kali lebih baik daripada dunia dan
isinya. " Kemudian Abu Hurairah berkata, "Bacalah firman Allah ini jika
Anda mau:
"Artinya : Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman
kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan pada hari kiamat nanti Isa akan
menjadi saksi terhadap mereka." [Shahih Bukhari, Kitab Ahaadiitsil
Anbia' ,Bab Nuzuli Isa Ibni Maryam 'alahissalam 6:
490-491; Shahih Muslim, Bab Nuzuli Isa Ibni Maryam 'alaihissalam
Haakiman 2: 189-191]
Inilah penafsiran Abu Hurairah terhadap ayat ini bahwa yang dimaksud
ialah di antara ahli kitab akan ada orang yang beriman kepada Nabi Isa
'alaihissalam sebelum beliau meninggal dunia. Hal ini terjadi ketika
beliau turun kembali ke bumi pada akhir zaman sebagaimana telah
dijelaskan di muka.
[2]. Asy-Syaikhani juga meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu
'anhu, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
"Artinya : Bagaimana keadaanmu nanti apabila putra Maryam telah
diturunkan di tengah-tengah kamu, sedangkan imam kamu adalah dari antara
kamu sendiri?" [Shahih Bukhari 6: 491; Shahih Muslim 2:193]
[3]. Imam Muslim meriwayatkan dari JabirRadhiyallahu 'anhu, ia
berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
bersabda:
"Artinya : Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang berjuang
membela kebenaran dengan memperoleh pertolongan hingga datangnya hari
kiamat.... Kemudian akan turun Isa putra Maryam 'alaihissalam, lalu
pemimpin mereka berkata (kepada Isa), Silakan Anda shalat mengimami
kami! Isa menjawab, Tidak usah, sesungguhnya sebagian kalian adalah
pemimpin bagi sebagian yang lain, sebagai kemunculan dari Allah bagi
umat ini." [Shahih Muslim 2: 193-194].
[4]. Telah disebutkan di muka hadits Hudzaifah bin Usaid yang
membicarakan tanda-tanda kiamat yang besar yang di dalamnya disebutkan
tentang "akan turunnya Isa putra Maryam 'alaihissalam." [Shahih Muslim
18: 27-28].
[5]. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, bahwa
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Artinya : Para Nabi itu adalah bersaudara seayah berlainan ibu, dan Din
mereka adalah satu. Dan aku adalah manusia yang paling dekat dengan Isa
putra Maryam, karena antara aku dan dia tidak ada nabi lagi. Dan
sesungguhnya dia akan turun kembali ke bumi, karena itu jika kamu
melihatnya maka kenalilah dia." [Musnad Ahmad 2:406, dan hadits ini
adalah shahih. Periksalah catatan pinggir 'Umdatut-Tafsir 4:36 dengan
tahqiq Syekh Ahmad Syakir. Bagian permulaan hadits ini diriwayatkan oleh
Bukhari 6: 478, dan diriwayatkan pula oleh Hakim dalam Al-Mustadrak 2:
595. Hakim berkata, "Ini adalah hadits yang shahih isnadnya, hanya saja
Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya."
Perkataan Hakim ini disetujui oleh Adz-Dzahabi].
[Disalin dari kitab Asyratus Sa'ah edisi Indonesia Tanda-Tanda Hari
Kiamat, Penulis Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabl MA, Penerjemah Drs
As'ad Yasin, Penerbit CV Pustaka Mantiq]
========================================================================
======================
DALIL-DALIL TENTANG TURUNNYA ISA 'ALAIHISSALAM
Oleh: Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil MA Bagian Terakhir dari Dua
Tulisan 2/2
Kalau yang dimaksud adalah ruhnya berpisah dari tubuhnya, maka tubuhnya
itu masih berada di bumi sebagaimana halnya tubuh para Nabi atau
lainnya. Dalam ayat lain Allah berfirman:
"Mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi (yang
mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.
Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa,
benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak
mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu kecuali hanya
mengikuti persangkaan belaka; dan mereka tidak pula yakin bahwa yang
mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah
mengangkat Isa kepada- Nya.... " [An-Nisa': 157-158].
Firman Allah:,
"Tetapi (yang sebenarnya) Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. "
Memberikan penjelasan bahwa Allah mengangkat tubuh dan ruhnya
sebagaimana halnya ia (Isa) akan turun dengan tubuh dan ruhnya seperti
disebutkan dalam hadits yang shahih. Karena kalau yang dimaksud adalah "
mematikannya" niscaya Dia berfirman: "Mereka tidak membunuhnya dan tidak
pula menyalibnya, tetapi dia meninggal dunia. . . " (Wa maa qotaluuhu wa
maa shilabuuhu bal maata. . .). Oleh karena itu sebagian ulama
mengatakan bahwa yang dimaksud dengan lafal mutawaffiika ialah
qoobidhuka, yakni memegang ruh dan tubuhmu. Dan lafal at-tawaffii tidak
menghendaki atau tidak menetapkan tawaffii ruh tanpa tubuh dan tidak
pula tawaffi terhadap keduanya kecuali dengan adanya qarinah (indikasi /
alasan) tersendiri.
Dan kadang-kadang yang dimaksud ialah memegang ruh ketika tidur, seperti
firman Allah:
"Artinya : Allah memegang jiwa orang ketika matinya dan memegang jiwa
orang yang belum mati pada waktu tidurnya. " [Az-Zumar: 42]
"Artinya : Dan Dia-lah yang mentawaffikan (menidurkan) kamu pada malam
hari dan Dia mengetahui apayang kamu kerjakanpada siang hari. "
[Al-An'am: 60].
Dan di antara firman-Nya lagi yang berkaitan dengan lafal tawaffi atau
wafat ialah yang tertera dalam surat Al-An'am: 61:
"Artinya : ... sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di
antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami. " [Majmu'
Al-Fatawa 4: 322-323].
Pembicaraan dalam pembahasan ini bukanlah tentang pengangkatan Isa
'alaihissalam, tetapi untuk menjelaskan bahwa dia diangkat dengan tubuh
dan ruhnya. Sekarang Nabi Isa as masih hidup di langit kelak akan turun
pada akhir zaman serta di Imani oleh orang-orang ahli kitab yang hidup
pada waktu itu, sebagaimana firman-Nya:
"Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepadanya
(Isa) sebelum kematiannya". [An-Nisa': 159].
Ibnu Jarir berkata: "Telah diceritakan kepada kami oleh Basyar, dia
berkata: Telah diceritakan kepada kami oleh Suryan dari Abu Hushain dari
Sa'id bin Jubair dari Ibnu Abbas mengenai ayat:
"Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepada Isa
sebelum kematiannya,"
dia berkata, "Sebelum kematian Isa bin Maryam." [Tafsir Ath-Thabari 6:
18].
Ibnu Katsir berkata, Ini adalah isnad yang shahih." [An-Nihayah Fil
Fitan wal Malahim 10: 136. Atsar Ibnu Abbas ini juga dishahkan oleh Ibnu
Hajar dalam Fathul-Bari 6: 492].
Selanjutnya, setelah mengemukakan berbagai pendapat mengenai makna ayat
ini, Ibnu Jarir berkata, "Dan pendapat yang paling shahih ialah pendapat
orang yang mengatakan bahwa takwil ayat itu ialah tidak ada seorang pun
dari ahli kitab kecuali akan beriman kepada Isa sebelum Isa meninggal
dunia." [Tafsir Ath-Thabari 6: 21].
Dan beliau (Ibnu Jarir Ath-Thabari) meriwayatkan dengan sanadnya dari
Al-Hasan Al-Bishri bahwa beliau berkata, ".... Sebelum kematian Isa.
Demi Allah, sesungguhnya beliau sekarang masih hidup di sisi Allah.
Tetapi apabila beliau nanti telah turun, maka semua orang beriman kepada
beliau." [Ibid, halaman 18].
Ibnu Katsir berkata, "Dan tidak diragukan lagi bahwa apa yang
dikemukakan oleh Ibnu Jarir inilah pendapat yang benar, karena ini
merupakan maksud dari konteks ayat-ayat yang menetapkan batalnya
pengakuan orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuh Isa,
menyalibnya, dan menyerahkannya kepada orang-orang Nasrani yang tidak
mengerti masalah itu. Lalu Allah memberitahukan bahwa perkaranya tidak
demikian, tetapi ada seseorang yang diserupakan oleh Allah dengan Isa,
lantas mereka bunuh orang yang diserupakan itu sedang mereka tidak
mengetahui dengan jelas tentang hal itu. Kemudian Allah mengangkat Isa
kepada-Nya, dan dia (Isa) masih hidup dan kelak akan turun ke bumi
sebelum datangnya hari kiamat sebagaimana ditunjukkan oleh hadits-hadits
mutawatir." [Tafsir Ibnu Katsir 2:405].
Ibnu Katsir juga menyebutkan riwayat dari Ibnu Abbas dan lainnya bahwa
Ibnu Abbas mengulangi dhamir pada lafal qobla mautihi untuk ahli kitab.
Hal ini, kalau shahih riwayatnya, tidaklah menafikan pendapat pertama.
Tetapi yang sudah jelas shahih makna dan isnadnya ialah yang telah kami
sebutkan terdahulu. [An-Nihayah Fil Fitan wal-Malahim 1:137].
[Disalin dari kitab Asyratus Sa'ah edisi Indonesia Tanda-Tanda Hari
Kiamat, Penulis Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabl MA, Penerjemah Drs
As'ad Yasin, Penerbit CV Pustaka Mantiq]
========================================================================
======================
HADITS-HADITS TENTANG TURUNNYA ISA 'ALAIHIS SALLAM MUTAWATIR
Oleh: Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil MA
Telah saya sebutkan di muka beberapa buah hadits tentang akan turunnya
kembali Isa 'alaihissalam, dan tidak saya sebutkan kesemuanya karena
kuatir akan menimbulkan kesan pembahasannya terlalu panjang.
Hadits-hadits ini tersebut di dalam kitab-kitab Shahih, Sunan, Musnad,
dan lain-lain kitab hadits, yang semuanya itu menunjukkan dengan jelas
akan turunnya kembali Isa pada akhir zaman. Dan tidak ada alasan bagi
orang yang menolaknya atau yang mengatakan bahwa hadits-haditsnya itu
adalah hadits-hadits Ahad yang tidak dapat dijadikan hujjah; atau
masalah turunnya Isa itu tidak termasuk bagian aqidah yang wajib diimani
oleh kaum muslimin [1] karena apabila suatu hadits itu telah shah maka
wajiblah diimani dan dibenarkan apa yang disabdakan oleh Nabi
Ash-Shaadiq Al-Mashduq (yang benar lagi dibenarkan) saw dan kita tidak
boleh menolak sabdanya hanya karena haditsnya haditsnya ahad.
Penolakan dengan alasan seperti itu merupakan argumentasi yang sangat
lemah, dan telah saya bicarakan dalam pasal tertentu dari pembahasan ini
bahwa hadits ahad itu bila shahih riwayatnya maka wajib dibenarkan dan
diterima isinya. Kalau kita mengatakan bahwa hadits ahad itu tidak dapat
dijadikan hujjah, maka kita harus menolak hadits Rasulullah Shallallahu
'alaihi wa sallam dalam jumlah yang sangat banyak, dan apa yang telah
disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjadi sia-sia
dan tidak punya makna. Nah bagaimana lagi dengan masalah akan turunnya
Isa 'alaihissalam ini, padahal para ulama telah menyatakan kemutawatiran
hadits-hadits akan turunnya Isa itu. Berikut ini saya bawakan pernyataan
beberapa ulama tersebut:
Ibnu Jabir Ath-Thabari, setelah menyebutkan perbedaan pendapat tentang
wafat Isa, mengatakan, "Pendapat yang paling shahih menurut pandangan
kami ialah pendapat orang yang mengatakan: 'Maknanya ialah:
Sesungguhnya Aku (Allah) mengambilmu (Isa) dari bumi mengangkatmu
kepada-Ku, mengingat mutawatirnya berita- berita dari Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda:
"Isa bin Maryam akan turun, lalu membunuh Dajjal."
Kemudian beliau mengemukakan beberapa buah hadits yang berkenaan dengan
akan turunnya Isa itu. [Tafsir Ath-Thabari 3: 291]
Ibnu Katsir berkata, "Telah mutawatir hadits-hadits dari Rasulullah saw
yang memberitahukan akan turunnya Isa 'alaihissalam sebelum hari kiamat
sebagai pemimpin dan hakim yang adil." [Tafsir Ibnu Katsir 7:
223]. Kemudian beliau membawakan lebih dari delapan belas buah hadits
tentang akan turunnya Isa itu.
Syekh Shiddiq Hasan berkata, "Hadits-hadits tentang akan turunnya Isa
itu banyak sekali. Di antaranya, Imam Syaukani mengemukakan dua puluh
sembilan hadits antara shahih, hasan, dan dha'if, yang di antaranya ada
yang berhubungan dengan hadits-hadits Dajjal... ada yang berhubungan
dengan hadits-hadits Al- Mahdi Al-Mun-tazhar. Di samping itu juga
terdapat atsar-atsar dari para sahabat yang memiliki hukum marfu',
karena dalam kasus seperti ini tidak ada perkenan untuk berijtihad (maka
atsar-atsar sahabat itu sudah barang tentu bersumber dari Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam-Pent). Kemudian beliau berkata, 'Semua
riwayat yang telah kami kemukakan ini mencapai derajat mutawatir,
sebagaimana tidak samar bagi orang yang memiliki pengetahuan yang
luas.'" [Al-Idzaa'ah: 160]
Al-Ghimari (yaitu Abul Fadhl Abdullah Muhammad Ash-Shiddiq Al-Ghimari)
berkata, "Sungguh telah mantap pendapat tentang akan turunnya Isa
'alaihissalam dari para sahabat, tabi'in dan pengikut-pengikut mereka,
dari para imam dan para ulama semua madzhab sejak dulu hingga masa kita
sekarang ini." ['Aqidah Ahlil-Islam Fii Nuzuuli Isa
'alaihissalam: 12].
Dan pada tempat lain beliau mengatakan, "Jalan periwayatannya ini sudah
mutawatir betul-betul sehingga tidak mungkin memungkirinya kecuali
orang-orang bodoh, seperti kelompok Qadiyaniyah dan orang-orang yang
pandangan hidupnya seperti mereka, sebab hadits-hadits ini diriwayatkan
oleh sejumlah orang dari orang hingga tertuang di dalam kitab-kitab
sunnah yang sampai kepada kita secara mutawatir, dari generasi ke
generasi." [Ibid, halaman 5]
Hadits-hadits ini diriwayatkan dari dua puluh lima orang sahabat lebih,
yang diriwayatkan oleh lebih dari tiga puluh orang tabi'in, kemudian
diriwayatkan oleh tabi'ut-tabi'un sejumlah lebih dari itu.
Begitulah hingga diriwayatkan oleh para imam di dalam kitab-kitab
sunnah, di antaranya dalam kitab-kitab musnad seperti Musnad
Ath-Thayalisi, Ishaq bin Rahawaih, Ahmad bin Hanbal, Utsman bin Abi
Syaibah, Abu Ya'la, Al-Bazzar, dan Ad-Dailami. Diriwayatkan juga oleh
penyusun kitab-kitab Shahih seperti Al-Bukhari, Muslim, Ibnu Khuzaimah,
Ibnu Hibban, Al-Hakim, Abu 'Awanah, Al-Ismaili, Adh-Dhiya'
Al-Muqaddasi, dan lain-lain. Juga diriwayatkan oleh para pengarang kitab
Al-Jami', Al-Mushannaf, Sunan, Tafsir bin Ma'tsur, Mu'jam, Al-Ajza',
Al-Gharaib, Al-Mu'jizat, Ath-Thabaqat, dan Al-Malahim.
Dan di antara orang yang menghimpun hadits-hadits tentang akan turunnya
Isa 'alaihissalam ialah Syekh Muhammad Anwar Syah Al-Kasymiri [2] dalam
buku beliau At-Tashrih Bimaa Tawaatara Fii Nuzulil Masiih.
Dalam kitab ini beliau mengemukakan lebih dari tujuh puluh hadits.
Pengarang kitab 'Annul Ma 'bud Syarah Sunan Abi Dawud berkata, "Telah
mutawatir khabar dari Nabi saw tentang akan turunnya Nabi Isa
'alaihissalam dari langit dengan jasadnya ke bumi ketika telah mendekati
kiamat. Dan ini adalah madzhab Ahlis Sunnah." ['Annul Ma'bad
11: 457 oleh Abuth-Thayyib Muhammad Syamsul Haqqil 'Azhim Abadi]
Syekh Ahmad Syakir berkata, "Masalah akan turunnya Isa 'alaihissalam
pada akhir zaman merupakan perkara yang tidak diperselisihkan di
kalangan kaum muslimin mengingat banyaknya khabar-khabar yang shahih
dari Nabi saw mengenai hal ini.... Dan ini merupakan suatu hal yang
diketahui secara pasti dari ad-din (agama), yang tidak dianggap beriman
orang yang mengingkarinya." [Hasyiyah Tafsir Ath-Thabari 6:
460 dengan takhrij Syekh Ahmad Muhammad Syakir dan tahqiq Mahmud Syakir,
terbitan Darul Ma'arif, Mesir]
Dan dalam ta'liqnya terhadap Musnad Ahmad, Syekh Ahmad Syakir berkata,
"Kaum modernis dan kaum puritan pada masa kita sekarang ini telah
mempermainkan hadits-hadits yang secara jelas menunjukkan akan turunnya
Isa bin Maryam 'alaihissalam pada akhir zaman sebelum berakhirnya
kehidupan dunia, dengan mentakwilkannya untuk mengingkarinya, dan pada
saat yang lain dengan terang-terangan mengingkarinya. Hal ini sebenarnya
disebabkan mereka tidak beriman kepada yang ghaib, atau hampir tidak
beriman kepada yang ghaib, padahal hadits-haditsnya itu mutawatir
maknanya secara keseluruhan, yang diketahui kandungannya dari ad-din
secara pasti. Maka tidak ada gunanya pengingkaran dan takwil mereka."
[Hasyiyah Musnad Imam Ahmad
12: 257]
Syekh Muhammad Nashiruddin Al-Albani berkata, "Ketahuilah bahwa
hadits-hadits Dajjal dan turunnya Isa 'alaihissalam adalah mutawatir
yang wajib diimani. Dan janganlah Anda terperdaya oleh orang yang
menganggap bahwa haditsnya adalah hadits ahad, karena mereka tidak
mengerti ilmu ini, dan di antara mereka tidak ada orang yang mengkaji
jalan-jalan periwayatannya. Seandainya di antara mereka ada yang
melakukan pengkajian ini niscaya dia akan menemukannya sebagai hadits
mutawatir, sebagaimana kesaksian para pakar ilmu ini, seperti Al-Hafizh
Ibnu Hajar dan lain-lainnya. Sungguh sangat disesalkan sikap sebagian
orang yang begitu berani membicarakan masalah yang bukan bidang
keahliannya, apalagi ini merupakan masalah din dan aqidah."
[Hasyiyah Syarah Aqidah Thahawiyah, halamam 565 dengan takhrij Syekh
Muhammad Nashiruddin Al- Albani, seorang ahli hadits dari Syam].
Masalah turunnya Isa 'alaihissalam ini oleh sebagian ulama dicantumkan
sebagai aqidah Ahli Sunnah wal Jama'ah, dan dia akan turun untuk
membunuh Dajjal keparat, semoga Allah membinasakannya.
Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata, "Prinsip-prinsip Ahlis
Sunnah menurut kami ialah berpegang teguh dengan apa yang dipegangi oleh
para sahabat Rasulullah saw, mengikuti dan meneladani mereka, dan
meninggalkan bid'ah-bid'ah karena setiap bid'ah itu adalah sesat."
Kemudian beliau menyebutkan sejumlah aqidah Ahlis Sunnah, lalu
berkata,".... Dan mengimani bahwa Al-Masihad-Dajjal akan muncul ke dunia
dan di antara kedua matanya terdapat tulisan 'kafir', mempercayai
hadits-hadits yang membicarakannya, serta mengimani bahwa yang demikian
itu akan terjadi dan bahwa Isa akan turun untuk membunuhnya di pintu
Lodd."[ThdbaqatAl-Hanabilah 1: 241-243 oleh Al-Qadhi Al-Hasan Muhammad
bin Abi Ya'la, terbitan Darul Ma'rifah wan-Nasyr, Beirut]
Abul Hasan Al-Asy'ari [3] rahimahullah berkata dalam membicarakan aqidah
ahli hadits dan sunnah, ".... Percaya kepada Allah, malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, mempercayai apa yang datang dari sisi
Allah dan berita-berita yang diriwayatkan oleh orang-orang terpercaya
dari Rasulullah saw. Mereka (ahli hadits dan
sunnah) tidak menolak sedikit pun dari semua itu. . . . Mereka juga
membenarkan akan munculnya Dajjal dan bahwa Isa akan membunuhnya."
Kemudian pada bagian akhir perkataannya, beliau berkata, "Dan kami
berpendapat seperti pendapat mereka yang telah kami sebutkan di muka.
" [Maqolaatul Is-lamiyyin Wa Ikhtilaful Mushallim 1 : 345-348 dengan
tahqiq Syekh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid, cetakan kedua, tahun 1389
H, terbitan Maktabah An-Nahdhah Al-Mishriyyah, Kairo]
Al-Qadhi 'lyadh berkata, "Masalah akan turunnya Isa dan tugasnya
membunuh Dajjal adalah haq dan shahih menurut ahli sunnah berdasarkan
hadits-hadits yang shahih mengenai masalah ini. Dan tidak ada dalil aqli
maupun dalil syar'i yang membatalkannya, karena itu wajib ditetapkan
demikian. " [Syarah Shahih Muslim 18: 75]
Syekh Ath-Thahawi berkata, "Kami mempercayai tanda-tanda hari kiamat,
seperti keluarnya Dajjal dan turunnya Isa bin Maryam 'alaihissalam dari
langit. " [Syarah Aqidah Thahawiyyah: 564 dengan tahqiq Al-Albani).
Syaikhul Islam IbnuTaimiyah berkata, "Al-Masih 'alaihissalam wa
'alasaarin nabiyyin, pasti akan turun ke bumi sebagaimana telah
disebutkan dalam hadits-hadits shahih. Karena itu beliau berada di
langit kedua, karena beliau lebih utama daripada Yusuf, Idris, dan
Harun, karena beliau akan turun ke bumi sebelum datangnya hari kiamat,
berbeda dengan nabi yang lain. Sedang Adam berada di langit dunia karena
ruh anak-anaknya ditunjukkan kepadanya." (Majmu ' Al-Fatawa oleh Ibnu
Taimiyah 4: 329]
[Disalin dari kitab Asyratus Sa'ah edisi Indonesia Tanda-Tanda Hari
Kiamat, Penulis Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabl MA, Penerjemah Drs
As'ad Yasin, Penerbit CV Pustaka Mantiq] _________
Foote Note [1]. Periksalah kitab AI-Fatawa: 59-82 karya Syekh Mahmud
Syaltut, terbitan Darusy Syuruq, cetakan ke 8, tahun 1395 H. Beliau
mengingkari pendapat bahwa Isa diangkat dengan badannya, juga
mengingkari akan turunnya ke bumi pada akhir zaman, serta menolak
hadits-hadits yang berkenaan dengan masalah tersebut seraya mengatakan
bahwa hadits-haditsnya adalah hadits ahad dan tidak dapat dijadikan
hujjah.
Masalah diangkatnya Nabi Isa ke langit, serta masalah apakah
pengangkatannya itu dengan tubuhnya atau ruhnya saja adalah merupakan
masalah yang diperselisihkan di kalangan ulama, tetapi yang benar bahwa
beliau diangkat dengan ruh dan tubuhnya sebagaimana pendapat Jumhur
Mufassirin seperti Ath-Thabari, Al-Qurthubi, Ibnu Taimiyah, dan
lain-lain. [Vide: Tafsir Ath-Thabari 3: 291; Al-Qurthubi 4: 100; Majmu'
Al-Fatawa Ibnu Taimiyah 4: 322-323; dan Tafsir Ibnu Katsir 2:
405]
[2]. Beliau adalah seorang Syekh ahli hadits, Muhammad Anwar Syah
al-Kasymiri al-Hindi. Beliau memiliki banyak karangan, antara lain
Faidhul Baari 'Alaa Shahiihil Bukhari sebanyak 4 jilid, dan "Al-Urfusy
Syadziy 'Alaa Jaami'it Tirmidzi" dan lain-lainnya. Beliau wafat pada
tahun 1352 H. Semoga Allah merahmati beliau. Lihat biografi beliau dalam
Muqadimah kitab At-Tashrih oleh Syekh Abdul Fattah Abu Ghadah.
[3]. Beliau adalah Imam Al-'Allamah Abul Hasan Ali bin Ismail, dari
keturunan Abu Musa Al-Asy'ari, seorang sahabat besar. Beliau diasuh di
pangkuan suami ibunya, yaitu Abu Ali Al-Jubba'i, seorang syekh
Mu'tazilah pada masanya. Beliau berguru kepadanya dan memeluk madzhabnya
selama hanipir 40 tahun, kemudian Allah memberinya hidayah untuk
berpindah kepada madzhab Ahlis Sunnah wal Jama'ah. Kemudian beliau
menyatakan bahwa beliau mengikuti madzhab Imam Ahmad bin Hanbal. Beliau
mempunyai karangan hingga mencapai lima puluh buah judul buku. DR.
Fauqiyah H use in Mahmud menyebutkan bahwa beliau memiliki karya
sebanyak 100 buah, dan yang termasyhur antara lain adalah Maqaalaatul
Islaamiyyiin, Al-Luma', Al-Wajiz, dan lain-lainnya.
Dan kitab beliau yang terakhir ialah "Al-Ibbanah 'An Ushuulid Diyaanah.
" Beliau wafat pada tahun 324 H.
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Huttaqi
Sent: Thursday, May 04, 2006 10:14 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[email protected]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [email protected];
[email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [ppiindia] Fw: Telah Terbit : Jangan Ditunggu !!! Isa Bin
Maryam Tidak Akan Turun di Akhir Zaman!
----- Original Message -----
From: Penerbit Dua Lautan
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, April 24, 2006 5:08 PM
Subject: Telah Terbit : Jangan Ditunggu !!! Isa Bin Maryam Tidak Akan
Turun di Akhir Zaman!
Pemahaman atas turunnya Isa al-Masih di akhir jaman yang juga
disepakati oleh mayoritas ulama-ulama Islam, sudah cukup kuat meresap
dimasyarakat. Suatu pemahaman yang diwariskan dari generasi ke generasi
sejak masa anak-anak itu, seakan tertradisikan sehingga segala bentuk
perbedaan akan terlibas dengan cepatnya.
huttaqi mencoba memandang dengan kacamata yang jernih, dan cara berfikir
yang adil dan netral terhadap pemahaman itu.
Berawal dari pemahaman yang sederhana tetapi kuat dan sangat mendasar :
? Bahwa ketika Nabi Isa bin Maryam turun, pastilah membawa tugas
dari Allah akan sesuatu.Mustahil seorang Nabi tidak mendapatkan tugas
dari Allah akan sesuatu..
? Apakah Nabi Isa bin Maryam itu turun dengan tugas lamakah yang
dibawa beliau ataukah tugas baru. Sedangkan semua tugas Nabi-nabi mulai
Adam AS sampai ke Isa semua dirangkum oleh kenabian Muhammad Saw..
? Kalau tugas baru, bukankah berati Isa Nabi baru???. Sedangkan
Muhammad Saw adalah Khotamul Anbiya-penutup para nabi..
Jikalau Isa Bin Maryam turun kembali berati bertentangan dengan Ayat
Al-Qur'an yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad Saw adalah penutup para
Nabi, "Khataman Nabiyyin"
Untuk itulah melalui buku JANGAN TUNGGU!!! ISA BIN MARYAM TIDAK AKAN
TURUN DI AKHIR ZAMAN! READY OR NOT JESUS IS NOT COMING penulis
menyajikan pembahasan yang cukup gamblang yang mencakup hal-hal sbb :
? Tentang Isa bin Maryam dalam Al-Qur'an
? Pemetaan perbedaan pendapat
? Apakah Nabi Isa bin Maryam sudah wafat ataukah masih hidup
? Nabi Muhammad SAW adalah Khataman Nabiyyin
? Sanggahan atas "Nabi Isa bin Maryam akan turun diakhir Zaman
? Keyakinan umat Nasrani berdasarkan Al-Kitab bahwa Yesus akan
datang lagi diakhir jaman.
www.huttaqi.com
=====================================
pemesanan buku :
Surabaya : Alia (031) 70813766, Fax (031) 5936120
Jakarta : Layla (021) 68274972, Fax (021) 53650957
Wassalam
Penerbit Dua Lautan
[Non-text portions of this message have been removed]
************************************************************************
***
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
************************************************************************
***
________________________________________________________________________
__
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan
dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web
only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn Indonesian language course
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "ppiindia" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
---------------------------------
Blab-away for as little as 1ยข/min. Make PC-to-Phone Calls using Yahoo! Messenger with Voice.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

