sorry interupsi,
waktu kuliah, pernah dosen kelas psikologi persepsi bercerita di
depan kelas tentang 'delusi'...
delusi berbeda dgn ilusi.
kalau ilusi itu, kita (manusia) kadang melihat roh halus dll...
tapi kalau delusi, kita biasanya melakukan hal2 yg kita pikir
bagus utk kita dan benar2 terobsesi dgn segala sesuatu yg
pernah kita alami di masa lalu, atau ada obsesi yg belum
tercapai.

contohnya, banyak veteran perang vietnam di amerika yg
umurnya sudah jompo saat ini masih berlagak seperti pejuang,
yaitu kemana pun membawa bayonet, senapan, dan pisau
komando dan dia merasa masih berperang...padahal diluar
aman2 saja tidak ada musuh.

ini cuma contoh kasus minor.

semoga bisa diambil pelajaran dari cerita diatas.





--- In [email protected], aris solikhah
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mas Irwank yang baik,
>   Mungkin memang benar saya tergolong orang lugu, jujur,
polos. Jadi kalau komentar itu ya jujur, muji-muji beneran kalau
tidak mengkritik-kritik beneran. KAdang kritikan saya sangat
menyakitkan  orang, bagi teman dekat saya mereka sudah
biasa karena saya care dengan mereka. Kalau tidak, saya
cuekin abis. Blak-blakan kata orang jawa.
>   
>   
>   Saya sendiri  lagi belajar mengembangkan epos (energi
positif) atau selalu berusaha berpositif thiking terhadap segala
sesuatu meski itu berat sekali. Tulus dari lubuk hati saya
berpikir, mbak Uly itu mendukung orang lain meski dia berbeda.
Itu namanya gaya halus dan diplomasi...., gaya orang dewasa 
berdiskusi^_^
>   
>   Maaf klo salah. Toh....saya berpikir orang non muslim sekali
pun ada ko yang mendukung syariat Islam dan itu kenyataan
mas Irwank. Kalau pun mbak Uly menyindir itu tak merugikan
saya kan. Dan saya memang melihat sisi kelebihan beliau di
satu sisi yang saya belum punyai.
>   salam hangat,
>   Aris
>   
>
>
> irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  Komentar saya soal cara Mbak
Aris merespon (bukan isi responnya)..
> Satu hal yang kaya'nya saya sulit lakukan adalah jurus belut..
> disindir tapi merasa sedang didukung.. malah senang karena
merasa
> sedang 'disupport'.. entah memang tidak tahu atau pura" lugu.
> bahkan hampir di setiap thread.
>
> CMIIW..
>
> Wassalam,
>
> Irwan.K
>
> On 5/5/06, aris solikhah wrote:
> >
> > He he he Mbak Uly Siregar atau bintang Timur...oh beliau
yang sangat aktif
> > di milis tetangga itu tho?^_^ Enak juga ya memakai nama
samaran...sungguh
> > dua kutub berbeda diantara kita. Hebat pengendalian emosi
diri mbak satu
> > ini, pendapatnya pun tertata elegan...dan hebatnya lagi mbak
malah
> > mengucapkan selamat berjuang SI padahal diantara kita
berbeda buanget.
> > Kelihatan dewasa...satu hal yang bisa saya tiru.
> >
> >
> > Salam hangat, salam kenal, di milis ini, Senang berkenalan
dengan mbak
> > Uly Siregar...semoga kini mbak berkenan
mempertimbangkan RUU APP kembali
> > ^_^ seperti pendeta Nathan......
> >
> > aris
> >
> >






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke