bagaimana?


At 11:18 AM 5/8/06 +0200, you wrote:
>Umumnya petinggi Indonesia adalah pendukung Pak Harto,  ini termasuk juga
>tokoh-tokoh partai politik, sebab mereka ini bukan lahir kemarin atau 20
>tahun lalu. Tokoh-tokoh partai politik duduk ini di kursi empuk badan
>legislatif maupun eksekutif pemerintahan Pak Harto, dari selalu ada saja
>alasan untuk memperoleh pertanggungan jawab Pak Harto sebagai presiden
>negara RI untuk waktu 32 tahun.
>
>Mereka atau lazim juga disebut kaum elit, turut menikmati rejeki yang
>dicekok oleh beliau, mereka  mengiyakan serta melaksanakan keputusan yang
>mencekik rakyat, contohnya hutang luarnegeri yang membebani untu 7 turunan,
>kontrak-kontrak dengan berbagai TNC,  mereka turut membuat sistem pendidikan
>yang tidak menguntungkan bagi rakyat kecil yang adalah mayoritas penduduk
>Indonesia. Lihat juga pada Angkatan Bersenjata Indonesia yang pada umumnya
>berasal dari anak-anak rakyat kecil disulap dengan mantra-mantra untuk
>melindungi kekuasaan status status quo dan ekploatasi modal asing. Contoh
>yang paling jelas lihat saja pada Papua Barat, jumlah rakyatnya 3 juta,
>kurang lebih 1/3 penduduk Jakarta, hasil yang didapat dari Papua Barat
>misalnya dalam bentuk pajak dan deviden dari Freeport diperoleh untuk tahun
>2005 adalah 2,5 milyar dollar. Orang tentu bisa mudah beranggapan bahwa
>dengan pendapatan demikian tiap tahun penduduk disana hidup lumayan baik,
>tetapi kenyataan menunjukan hal yang bertentangan. 80% dari penduduk Papua
>hidup dibawah garis kemiskinan, rata-rata anak dibawah umur 10 menderita
>penyakit Hepatit A. Kalau serius dipelajari apa yang disebut "perkembangan
>dan pertumbuhan ekonomi" di berbagai daerah maka bukan hal yang aneh bila
>ditemukan kenyataan bahwa apa yang terjadi adalah semata-mata pemiskinan
>rakyat.
>
>Bagaimana jalan keluar dari keadaan yang serba rumit ini?




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke