--- In [email protected], swara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> bagaimana dengan LB Moerdani...
> membabat orang yang tidak meyakini adanya tuhan memang harus.
muslim di indonesia banyak sekali berbuat termasuk dalam kemerdekaan
negeri ini.


DH: membabat apa yang harus? membabat ayam? kalau umat Kristen tak
percaya Tuhannya Islam, umat Islam tak percaya Tuhannya umat
Kristen, umat Buddha tak percaya Tuhannya agama agama suku Semit.
umat Hindu tak percaya Tuhannya Islam, Kristen, Buddha. lalu siapa
mau bantai siapa?

Umat Muslim mana yang dibantai? oleh siapa? maksud anda DI/TII
Kartosuwiryo? ini mah pembrontak!

----------------------
>
> penjajah membawa keyakinan untuk disebarkan disini, pendeta -
portugis juga belanda, nah yang aneh justru para cicit-nya darah
biru sekarang ikut2an kepercayaan mereka2 yang dulu menyengsarakan
buyutnya..
>

DH: Kristen sudah tiba sebelum penjajahan. Dan, pemerintah penjajah
TIDAK mendukung dakwah misi Kristen. Jutaan dari bangsa ini yang
mempelajari Kristiani SETELAH kemerdekaan.

Memang, kalau dipikir, buat apa agama agama Semit ini, leluhur kita
sudah mempunya kepercayaan yang mengantar kebesaran bangsa ini
RATUSAN tahun: Hindu Buddha. Saudara saudara di bali adalah yang
paling setia pada budaya leluhur. Budaya Barat dan padang pasir
memang hanya membawa onar.

Bangsa ini di padangpasirkan entah berapa ratus tahun, sampai kini,
makin amburadul










***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke