--- In [email protected], aris solikhah
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> terima kasih mas Alvin,
>   Bolehkah saya mengajukan pertanyaan, bisakah mas
memberikan solusi terhadap maraknya pornoaksi dan
pornografi ditempat umum tanpa UU APP? Atau mas sendiri
telah setuju dengan pornografi dan pornoaksi, yah mungkinkah
itu.... karena. mas Alvin sendiri pernah bilang saya biasa saja
saat melihat tarian erotis/bugil di Thailand (diperdebatan dulu)
(CMIIW)


AD: sekali lagi bos Aris, begini lho...
mumpung saya masih bisa berpikir jernih.
soal porno dan tidak porno, adalah urusan kepala orang
per-orang.
apakah kalau melihat tari erotis lalu serta merta saya perkosa si
penari? atau tiba2 saja syahwat saya bangkit tak terbendung?
tidak kan?
tergantung siapa yg melihat dan bagaimana cara berpikirnya.
Thailand dengan kebebasan berekspresinya tidak pernah ada
kerusuhan bernuansa religi (kecuali Pattani), karena mereka
tidak munafik dalam melihat hal2 sensual, bukan mengutuk,
dan kenyataannya di Aceh pun pemerkosaan masih terjadi,
padahal ada SI (yg kamu bilang dulu bahwa SI bisa menjamin
hak sipil wanita?).
saya di Thailand bersama teman2 saya yg jelas2 MUSLIM, tidak
mengutuk tari erotis, meskipun dinikmati pun tidak...karena tiap
orang bisa mengendalikan hawa nafsunya sendiri tanpa UU.
UU tentang pornografi sudah sah di KUHP, dan menjadi tugas
polisi, bukan nya preman berkedok agama.



>   
>   Tanpa UU APP, orang-orang yang masih tersisa rasa
moralitasnya tak bisa mengadukan keluhannya terkait APP
kepada yang berwenang (polisi, hakim dan pengadilan), lalu
apa yang mereka lakukan sedang tiap hari mereka
gelisah,gundah gulana, putra-putrinya tercinta dibayang-bayangi
kriminalitas akibat dampak PP?
>   Anarkiskah kata orang?



AD: bos, mengenai kriminalitas akibat media2 porno saya
setuju sekali.
tapi itu bukan berarti boleh mengatur cara berpakaian
seseorang kan?
kalau tiba2 saya bilang begini, "saya tidak suka melihat orang
pake jubah." apakah itu berarti saya harus melarang orang
memakai jubah?
engga kan?
kalau ada orang yg doyan jengkol, mereka bilang enak. tapi
menurut saya jengkol itu tidak enak...dan itu bukan berarti saya
memakas orang2 yg doyan jengkol utk berhenti makan jengkol.


>   
>   Kalaupun RUU APP sekarang masih banyak
dipertentangkan, mohon bisakah memberikan masukan dan
bukan menolaknya?

AD: mau masukan?
nih masukan: UU INI TIDAK ADA GUNANYA DAN AKAN
MENGHABISKAN UANG MILYARAN RUPIAH DARI KAS NEGARA
YG TERUS MENIPIS.
MASIH BANYAK URUSAN LAIN DI LUAR RUU APP YG LEBIH
BERMAKNA!!!


>   
>   Jujurlah padaku, bahwa  orang maju adalah orang yang
berbaju... kita tak akan kembali pada zaman flinstone atau
pithecantropus erectus....
>   
>   Jujurlah padaku, bahwa saat kau melihat mereka yang tak
berbaju,
>   
>    ada persepsi asing dibenakmu... bahwa mereka sama
hidup seperti di masa lalu...
>   maka tolonglah mereka majukan peradaban mereka dengan
minimal berbaju...


AD: di flinstones, orangnya udah pake baju kaleee....
tidak berbaju?
bos aris, dikau baca lagi donk isi RUU itu, dituliskan dengan
jelas "barangsiapa yg memeprtontonkan sebagian atau seluruh
dari bagian tubuh yg erotis...akan dipenjara."
orang belom telanjang aja udah dipenjara?kasian bgt...
dengan asal tuduh, penjara wanita bisa berjamuran di negeri
ini.
kalau ada orang gila di jalanan, dia tidak berbaju lalu apakah
harus dipenjara? didenda 1 milyar?
think! think!



>   
>   Jujurlah padaku jika tata cara baju antara agamamu dan
agamaku berbeda mari kita berbagi untuk diskusi .....
>   
>   Tapi jangan katakan padaku semua itu atas nama
kebebasan ekpresi dan seni....
>   karena kebebasan ekpresi dan seni seperti apa yang kau
inginkan...
>   
>   Perempuan dan laki-laki diekploitasi tubuhnya...
>   Meski mereka suka..
>   Tubuh dinilai dengan uang dan rasa
>   dicampakkanlah mereka setelah kulit berkerut menua..


AD: agama? saya tidak gosipin agama loh..jangan mengundang
diskusi culun donk.
bukankah dengan adanya RUU tolol ini, justru preman2 agama
semakin mudah bergerak?
sembarangan aja main ciduk, pokoknya kalo menurut mereka
'porno' maka semua orang bilang itu 'porno'.
got my point?


>   
>   Manusia hidup bukan untuk  kebebasan tanpa batasan
>   Layaknya hewan.....
>   
>   
>   Karna UU APP ada karena rasa sayangku pada
mereka...meski  mungkin mereka tiada suka...dan aku dihina,
rasa sayang itu berbeda dan dimaknai berbeda.. jika ini
menyakiti hatimu maafkanlah....


AD: minta maaf jangan sama gue jek, minta maaflah sama
semua orang yg hak asasinya sudah dikau injak2 dengan dalih
agama, aurat, dan maksiat...

may the force be with you!



>   
>   salam,
>   aris
>   
>  
>
> Alvin Daniel <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   legowo?
> daripada manganjurkan orang lain utk legowo, kenapa tidak
> melihat dan bercermin ke diri sendiri utk tidak memaksakan
> kehendak pribadi diatas kehendak orang lain?
>
> saya akan turut mengucapkan selamat bila UU ini disahkan,
> saya akan mengucapkan selamat atas hangusnya kebebasan
> kesenian dan budaya indonesia, selamat atas bangkitnya
> peradaban arab purbakala, selamat atas matinya proses
> demokrasi (sejak thn 98 yg kita baru kenal demokrasi),
selamat
> atas hancur leburnya struktur sosial horisontal dan vertikal,
> selamat untuk habisnya peradaban non-islam, selamat
tinggal
> utk kaum islam moderat, dan selamat utk pahlawan kita yg
> namanya Aris...beserta kroni2nya.
>
> semoga segala pikiran dan perbuatanmu memang cerminan
> agamamu semata, yang 'katanya' :membawa rahmat bagi
> semua orang dan sebagai agama pembawa damai...
>
> silahkan dibuktikan...
>
> PS: dikau udah berpikir blm, kalau UU tolol ini disahkan apa
> akibatnya bagi indonesia?
>
> kalau jawabannya ketemu, silahkan di share disini...
> kalau blm ketemu, yah silahkan dipikir smp ketemu...
>
> may the force be with you!
>
>
>
>





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke