Papua. Banyak persoalan di Papua, yang terkesan juga sengaja tidak
diselesaikan, bahkan pihak asing berani untuk mencoba mengalihkan
persoalan yang besar ke persoalan yang kecil-kecil, antara lain belum
juga dilantiknya Gubernur terpilih Barnabas Saebu mengalahkan isu
Freeport..
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Ambon
Sent: Friday, May 12, 2006 10:22 AM
To: Undisclosed-Recipient:;
Subject: [ppiindia] Kofi Annan Akan Bertemu Elite Papua di Darwin
http://www.suarapembaruan.com/News/2006/05/11/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY
Kofi Annan Akan Bertemu Elite Papua di Darwin
[JAKARTA] Internasionalisasi masalah Papua akan menjadi agenda utama,
pada pertemuan elite lokal Papua dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen)
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Kofi Annan di Darwin, Australia, dalam
waktu dekat. Demikian dikatakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah
(DPD) Laode Ida, seusai menemui penasihat Kapolri, Kastorius Sinaga,
Rabu (10/5) siang.
Dinyatakan, DPD telah mengingatkan pemerintah untuk tidak mengabaikan
usulan DPD yang telah lama disampaikan, mengenai perlunya dialog
nasional tentang masalah Papua. Dia merasa perlu untuk kembali
mengingatkan pada pemerintah, agar segera melakukan langkah penyelesaian
persoalan di Papua.
Sangat disesalkan, langkah-langkah yang telah diupayakan banyak pihak
untuk menyelesaikan persoalan di Papua, malah tidak didukung.
"Pemerintah sangat curiga dengan warganya sendiri. Sikap pemerintah yang
mengabaikan dialog nasional, membuat mereka (elit Papua) akan lebih
gencar mengadakan dialog Internasional," ucapnya. Laode menyebut, telah
melakukan pembicaraan dengan para tokoh parlemen Australia, yang selama
ini dianggap telah mendukung upaya pelepasan Papua dari Indonesia, pada
kunjungannya ke Australia beberapa waktu lalu.
Salah satunya pembicaraan dengan Senator Kerry Nettle, yang sebenarnya
menghasilkan penjadwalan pertemuan berikutnya, antara Kerry dan anggota
DPD asal Papua di Jakarta. Tapi pertemuan tak dapat dilakukan, karena
Senator asal Partai Hijau itu tak dapat masuk ke Indonesia. Dia menilai
sejumlah elite di Jakarta terkesan mempertahankan mental lele dumbo.
"Watak, dan mentalitas pemerintah pusat mirip lele dumbo, yang hidup dan
tumbuh subur di air kotor," tukasnya. Selain lambat, dia juga
menyesalkan adanya elite yang justru mengambil keuntungan dari air keruh
itu. "Bukan lagi memancing kekeruhan lagi, tapi memancing di air keruh,"
kata dia.
Tidak ada keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan masalah di Papua.
Banyak persoalan di Papua, yang terkesan juga sengaja tidak
diselesaikan, antara lain belum juga dilantiknya Gubernur terpilih
Barnabas Saebu. [B-14]
Last modified: 11/5/06
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
************************************************************************
***
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
************************************************************************
***
________________________________________________________________________
__
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan
dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web
only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

