Sambil menunggu USA ambrol, kita tunggu kapan Indonesia akan jaya.
kapan ya?




--- In [email protected], "Saeful Rohman" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Saya lebih melihat persoalan nuklir iran bernuansa hegemoni.
Bukankah israel juga mempunyai program pengayaan uranium sama
seperti Iran (Hal itu di muat koran Sindo saya lupa tanggal
terbitnya tapi
> masih di bulan april/mei) tapi mengapa tidak pernah diotak atik.
Bukankah Amerika sendiri, rusia dan China mempunyai program
pengayaan uranium ? Pelajaran apa yang bisa kita dapat dari hal ini.
> 1. Ambivalensi sikap tentu saja.
> 2. Amerika serikat sebenarnya penakut bila berhadapan dengan
negara-negara besar macam rusia atau cina. Banyak contoh yang
menggambarkan bagaimana penakutnya amerika, coba kalau misalnya
mereka
> diembargo oleh negara-negara di Asia, ambrol pasti
perekonomiannya. Secara tidak langsung bisa dilihat bahwa Hegemoni
Amerika tersebut hanya cangkang saja tapi isinya keropos.
>
> Saya belum berani mengatakan bahwa Amerika akan runtuh dengan
cepat namun kehancuran amerika tinggal menunggu waktu bila melihat
fakta yang saat ini ada.
> Mudah-mudahan kedamaian akan muncul seiring runtuhnya amerika dan
israel
>
>
> -----Original Message-----
> From: "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "Ppiindia" <[email protected]>
> Date: Thu, 11 May 2006 15:51:16 +0700
> Subject: [ppiindia] Fw: [daarut-tauhiid] Teks Surat Presiden Iran
(bhs Indonesia)
>
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "al-palagani" <palagani@>
> > To: <[email protected]>
> > Sent: Thursday, May 11, 2006 1:18 PM
> > Subject: [daarut-tauhiid] Teks Surat Presiden Iran (bhs
Indonesia)
> >
> >
> > > Surat Ahmadinejad Kepada George W Bush
> > > ---------------------------------------------------------
> > >
> > >
> > > Tuan George. W. Bush Presiden Amerika Serikat...
> > >
> > > Dalam beberapa waktu Saya sempat berpikir, bagaimana bisa
> > > kontradiksi yang tidak dapat diingkari dalam kancah dunia
> > > internasional ini, di mana masyarakat dan pada khususnya di
> > > kalangan politik dan mahasiswa, dapat di benarkan. Banyak
sekali
> > > pertanyaan-pertanyaan tentang hal ini yang tak terjawab. Karena
> > > itu saya kemudian memutuskan agar sebagian dari kontradiksi dan
> > > pertanyaan-pertanyaan itu bisa saya tanyakan. Mungkin akan ada
> > > kesempatan untuk membenarkan masalah tersebut.
> > >
> > > Apakah bisa; pengikut Nabi Isa A.S. sebagai salah satu Nabi
besar
> > > ilahi dapat berpegang teguh dengan hak-hak asasi manusia
> > > dengan menjadikan Liberalisme sebagai model peradaban dengan
> > > memperluas persenjataan nuklir dan pembunuhan massal untuk
> > > menunjukkan ketidaksetujuannya dan menjadikan peperangan
> > > melawan terorisme sebagai slogannya?
> > >
> > > Pada akhirnya, untuk membentuk masyarakat yang satu dan
> > > universal tetap harus diusahakan. Sebuah masyarakat yang akan
> > > diperintah oleh Nabi Isa A.S. dan orang-orang baik di muka
bumi.
> > >
> > > Namun pada saat yang sama;
> > >
> > > Negara-negara diserang. Jiwa, kehormatan, keberadaan
> > > orang-orang dan nilai-nilai kemudian runtuh. Sebagai contoh,
> > > hanya dikarenakan adanya sebuah kemungkinan keberadaan
> > > beberapa orang pelaku kriminal di sebuah desa, kota atau
bersama
> > > sebuah iring-iringan, seluruh desa, kota dan iring-iringan
harus
> > > dibabat habis.
> > >
> > > Atau dengan kemungkinan keberadaan senjata pemusnah massal
> > > di sebuah negeri lalu negeri tersebut dikuasai? Sekitar
ratusan ribu
> > > masyarakat negara itu harus tewas. Sumber-sumber air, pertanian
> > > dan industri rusak dan sekitar 180.000 pasukan militer tinggal
di
> > > sana.
> > >
> > > Kehormatan yang dimiliki oleh rumah-rumah masyarakat telah
> > > dihancurkan dan mungkin sekitar lebih dari 50 tahun sebuah
> > > negara menjadi terkebelakang. Dengan anggaran belanja seperti
> > > apa? Dengan menghabiskan miliaran dolar dari harta kekayaan
> > > sebuah negara dan sebagian negara yang lain atau dengan
> > > mengirimkan puluhan ribu pemuda sebagai pasukan penyerang.
> > > Meletakkan mereka di tempat pembunuhan serta menjauhkan
> > > mereka dari keluarganya, mengotori tangan mereka dengan darah
> > > orang lain, menekan jiwa mereka sehingga setiap hari sejumlah
> > > dari mereka melakukan tindakan bunuh diri. Ketika mereka
kembali
> > > ke negara mereka masing-masing tersiksa dan tertekan di sertai
> > > dengan penyakit yang beragam. Sebagian lainnya telah terbunuh
> > > dan jenazah mereka telah diterima oleh keluarga mereka.
> > >
> > > Hanya dengan alasan adanya senjata pemusnah massal, sebuah
> > > tragedi besar telah tercipta baik untuk masyarakat yang
negaranya
> > > dijajah atau penjajah. Sementara pada akhirnya jelas bahwa
> > > senjata pemusnah massal tidak pernah ada.
> > >
> > > Namun tetap saja bahwa Saddam Husein adalah seorang diktator
> > > dan pembunuh. Namun tujuan peperangan yang dilakukan bukan
> > > untuk menumbangkannya tapi usaha untuk menemukan senjata
> > > pembunuh massal yang sudah diumumkan sebelumnya. Saddam
> > > dalam rangkaian ini telah tumbang. Masyarakat sekitarnya merasa
> > > senang dengan tumbangnya Saddam. Pada peperangan yang
> > > dipaksakan kepada Iran, Saddam di bantu dan dibela oleh Barat.
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Mungkin Anda telah tahu bahwa saya hanya seorang dosen.
> > > Mahasiswa saya sering mempertanyakan bagaimana aksi-aksi
> > > yang ada ini disesuaikan dengan nilai-nilai yang telah
disampaikan
> > > di awal surat saya dengan agama Nabi Isa A.S. seorang Nabi
> > > perdamaian dan kasih sayang?
> > >
> > > Mereka yang tertuduh dan dipenjara Guantanamo yang tidak bakal
> > > diadili secara adil, tidak memiliki akses untuk mendapat
pembelaan
> > > dari seorang pengacara. Keluarga mereka tidak diperkenankan
> > > untuk melihat mereka dan di luar dari negaranya sendiri
diisolir
> > > sementara tidak ada pengawasan internasional untuk mereka.
> > > Tidak jelas posisi mereka; apakah mereka adalah dipenjara,
> > > tawanan perang, tertuduh ataukah orang-orang yang telah
> > > dihukum?
> > >
> > > Para pengawas Uni Eropa mengakui adanya penjara-penjara
> > > misterius di Eropa. Saya tidak dapat menerima penculikan dan
> > > penahanan orang-orang di penjara-penjara misterius itu tanpa
> > > adanya sebuah sistem peradilan yang berlaku di dunia. Dan saya
> > > tidak pernah mengerti bagaimana aksi-aksi yang telah dilakukan
> > > sesuai dengan nilai-nilai yang telah saya sebutkan di atas.
Dengan
> > > ajaran-ajaran Nabi Isa A.S. ataukah hak-hak asasi manusia
> > > ataukah dengan nilai-nilai Liberalisme?
> > >
> > > Para pemuda, mahasiswa dan masyarakat banyak
> > > mempertanyakan tentang fenomena bernama Israel. Pasti
> > > sebagian dari pertanyaan-pertanyaan itu telah Anda dengar.
Dalam
> > > sejarah tercatat banyak negara yang telah dijajah. Namun salah
> > > satu fenomena kontemporer masa kita adalah sebuah
> > > pembentukan negara baru dengan masyarakat yang baru pula.
> > >
> > > Para mahasiswa berkata, 60 tahun yang lalu tidak pernah ada
> > > negara dengan nama ini. Dokumen-dokumen dan peta geografi
> > > dunia yang lama ditunjukkan oleh mereka sambil berkata, kami
> > > telah berusaha sedemikian rupa mencarinya namun kami tidak
> > > menemukan sebuah negara yang bernama Israel.
> > >
> > > Saya terpaksa menuntun mereka agar mempelajari lagi tentang
> > > perang dunia pertama dan kedua. Sekali waktu seorang
> > > mahasiswa berkata, pada perang dunia kedua puluhan juta
> > > manusia tewas. Berita-berita perang dengan cepat disebarkan
dari
> > > kedua belah pihak yang berperang. Masing-masing memberitakan
> > > kemenangannya dan kekalahan lawan. Setelah perang dunia
> > > kedua selesai mereka mengklaim bahwa ada enam juta orang
> > > Yahudi tewas. Enam juta orang yang sekurang-kurangnya dari dua
> > > juta kepala keluarga.
> > >
> > > Kita andaikan saja bahwa berita ini benar. Apakah kesimpulan
> > > logisnya adalah pembentukan sebuah negara Israel di kawasan
> > > Timur Tengah dan atau membela mereka habis-habisan?
> > > Bagaimana menganalisa dan menginterpretasikan fenomena
> > > semacam ini?
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Anda pasti telah mengetahui dengan anggaran belanja dan
> > > pesan-pesan yang seperti apa sehingga Israel terbentuk;
> > > E Dengan terbantainya ribuan jiwa.
> > > E Dengan mengungsikan jutaan jiwa penduduk asli kawasan.
> > > E Dengan penghancuran ratusan ribu hektar sawah, kebun zaitun
> > > dan penghancuran kota-kota dan tanah-tanah subur.
> > >
> > > Tragedi ini tidak hanya terbatas pada masa pembentukan saja.
> > > Sangat disayangkan selama 60 tahun hal ini berjalan dan akan
> > > terus berlanjut.
> > >
> > > Rezim yang dibentuk ini bahkan tidak memiliki rasa belas
kasihan
> > > terhadap anak-anak. Rumah-rumah dihancurkan, rencana teror
> > > tokoh-tokoh Palestina dengan terlebih dahulu mengumumkannya
> > > serta memenjarakan ribuan orang-orang Palestina. Fenomena ini
> > > pada abad-abad terakhir bila tidak dikatakan sulit dicari
> > > tandingannya maka tentunya tidak ada bandingannya.
> > >
> > > Pertanyaan besar lainnya dari kebanyakan masyarakat adalah ini.
> > > Mengapa rezim yang seperti ini masih harus dibela?
> > >
> > > Apakah pembelaan rezim yang semacam ini merupakan salah satu
> > > ajaran Nabi Isa A.S. atau sesuai dengan nilai-nilai
Liberalisme?
> > >
> > > Dan apakah memberikan hak untuk menentukan nasib sendiri di
> > > tanah Palestina kepada pemilik aslinya baik yang tinggal di
> > > Palestina maupun di luar dan baik mereka itu Islam, Yahudi dan
> > > atau Kristen, bertentangan dengan demokrasi, hak-hak asasi
> > > manusia dan ajaran-ajaran para Nabi?
> > >
> > > Bila tidak bertentangan mengapa usulan referendum tidak pernah
> > > disetujui?
> > >
> > > Akhirnya dengan pilihan rakyat Palestina telah terbentuk
> > > pemerintahan di tanah Palestina. Semua pengawas yang tidak
> > > memihak mengukuhkan bahwa pemerintah terpilih dipilih oleh
> > > rakyat. Dengan tanpa disangka pemerintah terpilih ditekan
> > > sedemikian rupa agar menerima negara bernama Israel dan tidak
> > > lagi meneruskan perjuangan serta melanjutkan program
> > > pemerintah sebelumnya.
> > >
> > > Seandainya pemerintah terpilih saat ini sejak awal mengumumkan
> > > kebijakannya seperti yang diinginkan, apakah masyarakat
> > > Palestina akan memilih mereka? Apakah sikap yang semacam ini
> > > di hadapan pemerintah Palestina sesuai dengan nilai-nilai di
atas?
> > > Demikian pula masyarakat bertanya-tanya, mengapa resolusi PBB
> > > yang telah diputuskan di dewan keamanan PBB terhadap Israel
> > > selalu diveto?
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Anda mengetahui bahwa saya hidup bersama rakyat dan punya
> > > hubungan dengan mereka. Kebanyakan dari masyarakat Timur
> > > Tengah, yang dengan berbagai bentuk, melakukan hubungan
> > > dengan saya. Mereka melihat kebijakan ganda yang ada ini tidak
> > > sesuai dengan logika apapun. Bukti-bukti menunjukkan bagaimana
> > > kebanyakan masyarakat di kawasan dari hari ke hari semakin
> > > marah dengan kebijakan yang dilakukan.
> > >
> > > Saya tidak bermaksud untuk menyampaikan banyak pertanyaan,
> > > namun saya ingin menunjukkan beberapa poin yang lain.
> > >
> > > Mengapa setiap kemajuan keilmuan dan teknologi di kawasan
> > > Timur Tengah dianggap dan di promosikan sebagai ancaman
> > > terhadap rezim Israel? Apakah usaha ilmiah dan penelitian bukan
> > > merupakan hak-hak dasar masyarakat?
> > >
> > > Kemungkinan Anda memiliki pengetahuan tentang sejarah. Selain
> > > abad pertengahan pada bagian mana dari sejarah dan di mana,
> > > kemajuan ilmu dan teknologi dianggap sebagai sebuah kejahatan?
> > > Apakah dengan mengandaikan kemungkinan dipakainya ilmu dan
> > > teknologi untuk maksud-maksud militer dapat menjadi alasan
untuk
> > > menentang ilmu dan teknologi? Bila kesimpulan yang demikian
> > > adalah benar, maka seluruh ilmu harus ditentang bahkan fisika,
> > > kimia, matematika, kedokteran, arsitektur dan lain-lain.
> > >
> > > Dalam masalah Irak telah terjadi kebohongan. Hasilnya apa? Saya
> > > tidak ragu bahwa semua manusia meyakini bahwa kebohongan
> > > adalah hal yang tidak terpuji. Anda sendiri tidak akan senang
bila
> > > orang lain berdusta terhadap Anda.
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Apakah masyarakat di Amerika Latin memiliki hak untuk
> > > mempertanyakan mengapa selalu ada usaha untuk tidak
> > > menyetujui pemerintahan terpilih dari rakyat dan pada saat yang
> > > sama adanya pembelaan bagi mereka yang ingin melakukan
> > > kudeta terhadap pemerintahan terpilih. Mengapa ancaman selalu
> > > diarahkan kepada mereka?
> > >
> > > Masyarakat Afrika adalah masyarakat yang punya etos kerja,
> > > kreatif dan memiliki potensi. Mereka dapat berperan penting
dalam
> > > menjamin kebutuhan dan kemajuan materi dan maknawi
> > > masyarakat dunia. Kemiskinan dan kepapaan di sebagian besar
> > > Afrika menjadi kendala terbesar untuk dapat memainkan peran
> > > penting tersebut.
> > >
> > > Apakah mereka berhak untuk mempertanyakan, mengapa
> > > kekayaan luar biasa dan barang tambang mereka dijarah padahal
> > > mereka lebih membutuhkan dari orang lain? Apakah aksi-aksi
> > > semacam ini sesuai dengan ajaran Nabi Isa dan hak-hak asasi
> > > manusia?
> > >
> > > Masyarakat Iran yang berani dan beriman juga memiliki banyak
> > > pertanyaan. Salah satunya; Kudeta 28 Murdad terhadap
> > > pemerintahan waktu itu pada lima puluh dua tahun yang lalu,
> > > berhadap-hadapan dengan revolusi Islam dan menjadikan
> > > kedutaan Amerika menjadi markas besar, dengan memiliki ribuan
> > > dokumen, yang membela mereka yang tidak setuju dengan
> > > Republik Islam, melindungi Saddam Husein dalam perang
> > > terhadap Iran, penembakan pesawat penumpang Iran,
> > > menyandera harta masyarakat Iran, ancaman-ancaman yang
> > > semakin meningkat dengan menunjukkan ketidaksetujuan serta
> > > kemarahan atas kemajuan ilmu dan teknologi serta nuklir
> > > masyarakat Iran, padahal semua orang Iran gembira dengan
> > > kemajuan negara mereka dan mengadakan acara untuk
> > > keberhasilan mereka. Masih banyak lagi pertanyaan yang
> > > semacam ini dan untuk menjelaskannya di surat ini tidak saya
> > > cantumkan.
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Peristiwa 11 September benar-benar merupakan peristiwa yang
> > > mengerikan. Pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa di
> > > bagian mana saja dari dunia ini selalu menyakitkan dan sangat
> > > disayangkan. Pemerintah kami pada waktu itu mengumumkan rasa
> > > kebencian terhadap pelaku kejadian dan sekaligus mengucapkan
> > > belasungkawa kepada mereka yang ditinggalkan.
> > >
> > > Semua negara memiliki kewajiban untuk melindungi jiwa, harta
dan
> > > kehormatan rakyatnya. Seperti yang dikatakan bahwa negara Anda
> > > memiliki sistem keamanan, penjagaan dan informasi yang luas dan
> > > canggih. Bahkan para penentang yang berada di luar negeri pun
> > > diburu. Operasi 11 September bukan operasi yang mudah. Apakah
> > > konsep dan pelaksanaan operasi tersebut dapat bekerja tanpa
> > > kerja sama dengan sistem informasi dan keamanan dan atau
> > > pengaruh yang luas di sana dapat terjadi? Tentunya ini hanya
> > > sebuah kemungkinan dari orang-orang yang berpikiran logis.
> > > Mengapa sisi-sisi lain dari kejadian ini tetap misterius?
Mengapa
> > > tidak ada penjelasan resmi bahwa siapa yang bertanggung jawab
> > > atas kelalaian ini? Dan mengapa para pelaku dan mereka yang
> > > lalai tidak diumumkan dan dihukum?
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Salah satu kewajiban pemerintah adalah mewujudkan keamanan
> > > dan ketenangan kepada rakyatnya. Masyarakat negara Anda dan
> > > negara-negara tetangga poros krisis dunia selama bertahun-tahun
> > > tidak lagi merasakan keamanan dan ketenangan.
> > >
> > > Setelah peristiwa 11 September bukannya meredam jiwa dan
> > > menenangkan mereka yang terkena musibah. Masyarakat Amerika
> > > adalah yang paling menderita akibat kejadian tersebut sementara
> > > sebagian dari media Barat malah membesar-besarkan kondisi
> > > tidak aman dan senantiasa mengabarkan adanya kemungkinan
> > > serangan teroris dan mereka sengaja menjaga agar masyarakat
> > > senantiasa dalam kondisi takut dan khawatir. Apakah ini namanya
> > > melayani rakyat Amerika? Apakah kerugian yang berasal dari
> > > ketakutan dan kekhawatiran dapat dihitung?
> > >
> > > Coba gambarkan! Rakyat Amerika merasa bakal ada serangan. Di
> > > jalanan, tempat kerja dan di rumah mereka merasa tidak aman.
> > > Siapa yang dapat menerima kondisi seperti ini? Mengapa media
> > > bukannya memberitakan hal-hal yang dapat menenangkan dan
> > > memberikan keamanan malah mengabarkan ketidakamanan?
> > >
> > > Sebagian berkeyakinan bahwa iklan besar-besaran ini sebagai
> > > fondasi dan alasan untuk menyerang Afghanistan. Bila sudah
> > > begini kiranya baik bila saya berikan sedikit petunjuk terkait
> > > dengan media.
> > >
> > > Dalam prinsip dasar media, penyampaian informasi yang benar
> > > dan menjaga amanat dalam menyebarkan berita adalah dasar
> > > yang manusiawi dan diterima. Saya merasa perlu untuk
> > > mengucapkan dan mengumumkan rasa penyesalan yang dalam
> > > atas ketiadaan rasa tanggung jawab sebagian media Barat dengan
> > > kewajiban ini. Alasan asli agresi ke Irak adalah adanya senjata
> > > pemusnah massal. Tema ini diulang-ulang sedemikian rupa
> > > sehingga masyarakat percaya dan menjadi dasar untuk menyerang
> > > Irak.
> > >
> > > Apakah kebenaran tidak akan hilang pada situasi yang dibuat-
buat
> > > dan berisi kebohongan?
> > >
> > > Apakah hilangnya sebuah kebenaran sesuai dengan tolok ukur
> > > yang telah dijelaskan sebelumnya?
> > >
> > > Apakah kebenaran juga akan hilang di sisi Tuhan?
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Di semua negara masyarakatlah yang menanggung anggaran
> > > belanja negaranya sehingga pemerintah dapat melayani mereka.
> > > Pertanyaannya di sini, dengan anggaran tahunan ratusan miliar
> > > dolar pengiriman pasukan ke Irak apa yang didapat oleh
> > > masyarakat?
> > >
> > > Anda sendiri mengetahui bahwa di sebagian negara bagian
> > > Amerika masyarakat hidup dalam kemiskinan. Ribuan orang tidak
> > > memiliki rumah. Pengangguran adalah masalah besar dan
> > > masalah ini kurang lebih terjadi juga di negara-negara lain.
Apakah
> > > dalam kondisi yang seperti ini pengiriman sejumlah besar
pasukan
> > > dan itu pun dengan anggaran luar biasa dari masyarakat dapat
> > > dibenarkan dan sesuai dengan dasar-dasar yang telah disebutkan
> > > sebelumnya?
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Apa yang sudah disebutkan adalah sebagian dari penderitaan
> > > masyarakat dunia; kawasan kami dan masyarakat Anda. Namun
> > > maksud asli saya yang setidak-tidaknya akan Anda benarkan
> > > sebagai berikut:
> > >
> > > Para penguasa memiliki masa tertentu dan tidak selamanya
> > > berkuasa. Namun nama mereka akan diingat dan tertulis dalam
> > > sejarah. Dan di masa depan, dekat atau jauh, senantiasa
dinilai.
> > > Masyarakat akan berkata, dalam periode kita ini apa yang telah
> > > terjadi.
> > >
> > > Apakah untuk masyarakat kita menyiapkan keamanan dan
> > > kesejahteraan atau ketidakamanan dan pengangguran.
> > >
> > > Apakah kita hendak mengukuhkan keadilan ataukah hanya
> > > kelompok khusus yang ingin kita lindungi. Itu pun dengan harga
> > > kemiskinan dan kepapaan sebagian besar masyarakat dunia.
> > > Apakah kita akan memilih untuk mengutamakan sekelompok kaum
> > > minoritas dengan segala kekayaan dan pangkat dan kerelaan
> > > mereka ketimbang kerelaan Tuhan?
> > >
> > > Apakah kita telah membela hak-hak masyarakat dan kaum miskin
> > > ataukah kita tidak memandang sedikit pun kepada mereka.
> > >
> > > Apakah kita membela hak-hak manusia di seluruh dunia ataukah
> > > dengan memaksakan perang dan ikut campur secara ilegal
> > > terhadap urusan sebuah negara dan dengan mengadakan sel-sel
> > > yang menakutkan memenjarakan sebagian orang di sana?
> > >
> > > Apakah kita telah berbuat untuk terwujudnya perdamaian dunia
> > > ataukah kita menyebarkan ancaman dan kekerasan di seluruh
> > > dunia?
> > >
> > > Apakah kita telah berbicara dengan jujur kepada rakyat kita dan
> > > masyarakat dunia ataukah kita malah menunjukkan kebenaran
> > > yang telah diputarbalikkan.
> > >
> > > Apakah kita termasuk pembela masyarakat ataukah pembela para
> > > penjajah dan penzalim?
> > >
> > > Apakah dalam pemerintahan kita, logika, akal, moral,
perdamaian,
> > > mengamalkan perjanjian, menyebarkan keadilan, melayani
> > > masyarakat, kesejahteraan dan kemajuan dan menjaga
> > > kehormatan manusia lebih dipentingkan ataukah kekuatan
> > > persenjataan, ancaman, tidak adanya keamanan, tidak adanya
> > > perhatian kepada masyarakat, menahan lajunya kemajuan
> > > masyarakat dunia dan merusak hak-hak manusia?
> > >
> > > Pada akhirnya mereka akan berkata, apakah kita masih setia
> > > dengan sumpah yang kita ucapkan dalam rangka melayani
> > > masyarakat dan perjanjian asli kita dan ajaran-ajaran para Nabi
> > > ataukah tidak?
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Sampai kapan dunia akan menanggung beban berat ini? Dengan
> > > proses yang semacam ini dunia akan menuju kemana?
> > > E Sampai kapan masyarakat dunia harus menanggung beban
> > >    keputusan-keputusan tidak benar dari para penguasa?
> > > E Sampai kapan cakrawala ketakutan harus dihadapkan kepada
> > >    masyarakat dunia akibat ditimbunnya senjata pemusnah massal?
> > > E Sampai kapan darah anak-anak, para wanita dan laki-laki
harus
> > >    mengalir di atas batu-batu jalanan dan rumah-rumah mereka
> > >    harus dihancurkan?
> > >
> > > Apakah Anda rela dengan kondisi dunia sekarang ini?
> > >
> > > Apakah Anda berpikir bahwa kebijakan yang telah ada ini dapat
> > > berlangsung terus?
> > >
> > > Bila saja ratusan miliar dolar yang dipakai untuk membiayai
> > > keamanan, pertahanan, pengiriman pasukan dialokasikan sebagai
> > > modal dan bantuan bagi negara-negara miskin, pengembangan
> > > kebersihan, berperang melawan berbagai macam penyakit,
> > > penghijauan dan pengentasan kemiskinan dan keterbatasan,
> > > menggalang perdamaian, menghilangkan perselisihan antar
> > > negara-negara, menghilangkan peperangan kabilah dan ras dan
> > > lain-lain. Dapat dibayangkan bagaimana dunia sekarang? Dan
> > > apakah pemerintahan dan rakyat Anda tidak merasa bangga
> > > dengan ini?
> > >
> > > Apakah posisi politik dan ekonomi pemerintahan dan rakyat Anda
> > > tidak akan semakin kokoh?
> > >
> > > Dengan mengucapkan rasa penyesalan penuh, saya harus
> > > mengucapkan apakah ada kenaikan tingkat kebencian masyarakat
> > > dunia terhadap pemerintah Amerika?
> > >
> > > Tuan Presiden, saya tidak bermaksud untuk melukai perasaan
> > > seorang pun.
> > >
> > > Apakah bila hari ini Nabi Ibrahim, Ishaq, Ya'qub, Ismail,
Yusuf dan
> > > atau Nabi Isa A.S. hadir di dunia ini dan dengan melihat
perilaku
> > > yang semacam ini apa kata mereka? Apakah dunia yang dijanjikan,
> > > dunia yang diliputi oleh keadilan dengan kehadiran Nabi Isa
A.S.
> > > akan memberikan kita peran? Apakah mereka akan menerima
> > > kita?
> > >
> > > Pertanyaan kunci saya di sini; Apakah jalan yang lebih baik
dalam
> > > pergaulan dengan masyarakat dunia tidak ada lagi?
> > >
> > > Hari ini di dunia ada ratusan juta orang Kristen, ratusan juta
orang
> > > Islam dan jutaan lagi orang pengikut Nabi Musa A.S. Semua
> > > agama ilahi dalam satu kalimat bersatu dan itu adalah kalimat
> > > tauhid, yaitu keyakinan akan Tuhan Yang Esa dan selain Dia
tidak
> > > ada tuhan di dunia ini.
> > >
> > > Al-Quran al-Karim menegaskan akan kalimat yang satu ini dan ia
> > > memanggil semua pengikut agama ilahi dengan kalimat ini. Allah
> > > berfirman:
> > >
> > > "Katakanlah : "Hai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat
> > > (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu,
> > > bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita
persekutukan
> > > Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan
> > > sebagian yang lain sebagai tuhan selain dari pada Allah." (Ali
> > > Imran: 64)
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Berdasarkan firman ilahi kita semua diajak untuk menyembah
Allah
> > > Yang Esa dan mengikuti utusan-utusan ilahi.
> > >
> > > " Penyembahan kepada Tuhan Yang Esa yang Maha kuasa dan
> > > berkuasa atas segala sesuatu", Allah Yang Maha Mengetahui
> > > hal-hal yang tersembunyi dan tampak, dahulu dan akan datang dan
> > > Ia mengetahui apa yang terlintas di benak hamba-Nya dan Ia
> > > mencatat amalan mereka", "Tuhan Sang pemilik langit dan bumi
> > > dan semua alam di bawah kekuasaan-Nya", "Pengaturan seluruh
> > > alam di tangan-Nya dan Ia memberikan janji untuk mengampuni
> > > dosa-dosa hamba-Nya", Ia penolong mereka yang terzalimi dan
> > > musuh mereka yang menzalimi", Dia Maha Pengasih dan
> > > Penyayang", "Ia penolong kaum mukminin dan Ia menuntun
> > > mereka dari kegelapan kepada keterang-benderangan", "Ia
> > > mengawasi perbuatan hamba-hamba-Nya", " Ia menyerukan
> > > hamba-Nya untuk beriman dan berbuat baik dan menginginkan
> > > agar mereka berbuat berdasarkan kebenaran dan untuk tetap
> > > istiqamah dalam kebenaran", " Allah menyerukan agar
> > > hamba-hamba-Nya untuk menaati utusan-Nya dan Ia sebagai
> > > saksi dan pengawas perbuatan hamba-hamba-Nya", "Puncak
> > > keburukan terkait dengan orang-orang yang menginginkan
> > > kehidupan yang terbatas di dunia ini dan tidak mengikuti
> > > perintah-Nya dan menzalimi hamba-hamba Allah", "Puncak
> > > kebaikan dan surga yang kekal hanya akan diberikan kepada
> > > hamba-hamba-Nya yang bertakwa di hadapan keagungan ilahi dan
> > > tidak mengikuti hawa nafsunya".
> > >
> > > Kami yakin bahwa kembali kepada ajaran-ajaran para Nabi adalah
> > > satu-satunya jalur kebahagiaan dan kesuksesan. Saya mendengar
> > > bahwa Anda adalah seorang penganut Kristen dan percaya akan
> > > janji ilahi akan adanya pemerintahan orang-orang baik di muka
> > > bumi.
> > >
> > > Kami juga percaya bahwa Nabi Isa A.S. adalah salah satu Nabi
> > > besar ilahi. Dalam al-Quran Nabi Isa mendapat penghormatan
> > > yang luar biasa dan ini adalah ucapan Nabi Isa A.S. yang
dinukil
> > > oleh al-Quran:
> > >
> > > "Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka
> > > sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus."
> > > (Maryam: 36)
> > >
> > > Penghambaan dan ketaatan kepada Allah adalah seruan semua
> > > para Nabi. Tuhan seluruh masyarakat di Eropa, Afrika, Amerika,
> > > dan negara-negara kepulauan, seluruh dunia hanya satu Tuhan
> > > dan itu adalah Tuhan yang memberikan hidayah dan menginginkan
> > > kemuliaan bagi semua hamba-hamba-Nya dan memberikan
> > > kehormatan kepada umat manusia.
> > >
> > > Dan dalam firman Allah: "Allah Yang Maha Mengetahui dan Tinggi
> > > mengutus para Nabi disertai dengan tanda-tanda yang jelas dan
> > > mukjizat untuk memberi petunjuk kepada manusia. Pengutusan itu
> > > agar mereka menunjukkan tanda-tanda kebesaran ilahi kepada
> > > manusia. Dengan begitu manusia dapat disucikan dari dosa. Allah
> > > mengirimkan kitab dan mizan agar manusia dapat menegakkan
> > > keadilan dan dapat meninggalkan orang-orang yang berbuat
zalim".
> > >
> > > Seluruh ayat-ayat dengan bentuk yang mirip ada di kitab suci.
> > >
> > > Para Nabi dan utusan ilahi memberikan janji:
> > >
> > > Suatu hari nanti semua manusia akan dibangkitkan di hadapan
> > > Allah untuk diperhitungkan amal perbuatannya. Mereka yang
> > > berbuat baik akan diantarkan ke surga. Dan mereka yang berbuat
> > > buruk akan menanggung perbuatannya dengan menerima siksa
> > > ilahi. Saya berpikir bahwa kita berdua sama meyakini akan hari
itu.
> > >
> > > Tentunya perhitungan para penguasa tidak akan ringan. Hal itu
> > > karena harus menjawab kepada masyarakat dan semua orang
> > > atas setiap perbuatan kita yang ada hubungannya dan memiliki
> > > dampak dalam kehidupan mereka.
> > >
> > > Para Nabi menginginkan perdamaian, ketenangan berdasarkan
> > > prinsip-prinsip penyembahan kepada Allah, menjaga harkat dan
> > > martabat manusia bagi seluruh manusia.
> > >
> > > Bila kita semua meyakini tauhid dan penyembahan kepada Tuhan,
> > > keadilan, menjaga harkat dan martabat serta kemuliaan manusia
> > > dan hari akhir, apakah tidak bisa menyelesaikan problema dunia
> > > sekarang yang diakibatkan oleh kejauhan dari ketaatan kepada
> > > Allah dan ajaran-ajaran para Nabi, dengan prinsip itu dengan
lebih
> > > baik dan indah?
> > >
> > > Apakah keyakinan akan prinsip-prinsip ini tidak memperluas dan
> > > menjamin perdamaian, persaudaraan dan keadilan?
> > >
> > > Apakah prinsip-prinsip itu bukan merupakan ajaran tertulis atau
> > > tidak tertulis mayoritas masyarakat dunia?
> > >
> > > Apakah Anda tidak ingin mengiyakan seruan ini? Kembali secara
> > > hakiki kepada ajaran-ajaran para Nabi, kepada tauhid dan
keadilan,
> > > kepada penjagaan terhadap harkat dan martabat manusia dan
> > > kepada ketaatan terhadap Tuhan dan utusan-utusan-Nya
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Data-data sejarah menunjukkan bahwa pemerintahan yang berada
> > > dalam jalur kezaliman tidak pernah bertahan lama. Tuhan tidak
> > > menyerahkan nasib manusia di tangan penguasa zalim. Tuhan
> > > tidak membiarkan dunia dan manusia begitu saja. Bukankah sudah
> > > banyak kejadian yang bertolak belakang dengan rencana-rencana
> > > para penguasa. Kejadian-kejadian sejarah menunjukkan bahwa
> > > ada kekuatan misterius di atas segalanya di balik semua ini
yang
> > > mengatur semua hal.
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Apakah tanda-tanda perubahan di dunia kini dapat diingkari?
> > > Apakah keadaan dunia sekarang dengan sepuluh tahun yang lalu
> > > dapat dibandingkan. Perubahan terjadi begitu cepat dan dengan
> > > dimensi yang sangat luas.
> > >
> > > Masyarakat dunia tidak rela dengan kondisi dunia kini. Mereka
> > > tidak percaya dengan janji-janji sebagian penguasa paling
> > > berpengaruh pun di dunia.
> > >
> > > Sebagian besar masyarakat dunia merasa tidak aman. Mereka
> > > tidak setuju dengan berkembangnya kondisi ini begitu juga
dengan
> > > perang. Mereka juga tidak setuju dengan kebijakan ganda.
> > >
> > > Masyarakat dunia protes akan adanya jurang pemisah yang dalam
> > > antara mereka yang kaya dan miskin dan antara negara yang
> > > sejahtera dan miskin. Masyarakat semakin membenci kebejatan
> > > moral yang semakin meningkat.
> > >
> > > Mayoritas masyarakat di negara-negara merasa tidak puas karena
> > > basis budaya mereka terancam dan institusi keluarga yang
> > > berantakan serta kasih sayang dan cinta kasih yang semakin
> > > luntur.
> > >
> > > Masyarakat dunia mulai pesimis memandang PBB. Hal itu
> > > dikarenakan hak-hak mereka tidak dipertahankan.
> > >
> > > Liberalisme dan Demokrasi Barat tidak mampu mendekatkan
> > > manusia kepada idealisme mereka. Liberalisme dan Demokrasi
> > > adalah dua kata pecundang. Para pemikir dan cendekiawan dunia
> > > dengan jelas mendengar suara runtuhnya pemikiran dan sistem
> > > Liberal-Demokrasi.
> > >
> > > Hari ini perhatian masyarakat dunia semakin meningkat kepada
> > > sebuah fokus. Dan pusat itu adalah Tuhan Yang Esa. Dan tentunya
> > > masyarakat dengan tauhid dan berpegangan dengan ajaran-ajaran
> > > para Nabi akan dimenangkan atas masalah yang dihadapi.
> > > Pertanyaan penting dan serius saya di sini:
> > >
> > > Apakah Anda tidak ingin menyertai mereka?
> > >
> > > Tuan Presiden...
> > >
> > > Mau tidak mau, dunia sedang mengarah pada penyembahan Allah
> > > dan keadilan dan kehendak Allah akan mengalahkan
> > > segala-galanya.
> > >
> > > Keselamatan kepada mereka yang mengikuti petunjuk.
> > >
> > >
> > >
> > > Mahmud Ahmadi Nejad
> > > Presiden Republik Islam Iran
> > >
> > > Tehran 17-02-1384 / 07-05-2006
> > >
> > > Sumber:
> > >
http://www.president.ir/ahmadinejad/cronicnews/1385/02/19/index-f.htm
> > >
> > >
> > > Sumber:
> > > http://islamalternatif.com/id/article.php?
story=20060510123939633
> > > [Saleh L]
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
===================================================================
> > >         Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
> > >
===================================================================
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
*********************************************************************
******
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
*********************************************************************
******
> >
_____________________________________________________________________
_____
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan
dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke