Benny Nasution <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

To: [email protected],
From: Benny Nasution <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sat, 13 May 2006 21:35:21 -0700 (PDT)
Subject: [IA-ITB] Kampus di Iran

Rekan-rekan,
Mumpung Presiden Iran sedang di Jakarta, saya kemarin
bertemu ngobrol-ngobrol dengan kawan saya seorang staf
pengajar ITS. Beliau baru-baru ini diundang bersama
dengan staf pengajar beberapa universitas di Indonesia
untuk mengunjungi Universitas Teknologi Iran. Hal yang
sangat menarik di Universitas tersebut yaitu bahwa
kegiatan kampus berlangsung selama 24 jam. Ruang
kuliah, praktikum di laboratorium maupun perpustakaan
ramai walaupun jam menunjukkan pukul 3 pagi. Rupanya
di kampus ada 3 shift sehingga kegiatan kampus
berlangsung dalam 24 jam.

Kemudian beliau mengunjungi salah satu perpustakaan
yaitu di jurusan elektroteknik  Disini beliau juga
tercengang-cengang karena melihat jumlah buku yang
bukan main di perpustakaan tersebut. Disini pengelola
perpustakaan punya kewajiban untuk menambah buku atau
majalah yang punya relevansi dengan jurusan
elektroteknik sejumlah 400 buah setiap bulan.

Hal menarik lain adalah, mahasiswa maupun staf
pengajar memperoleh makan gratis dari kampus, yang
dibiayai oleh pemerintah sebagai bagian dari anggaran
pendidikan.

Kalau dibandingkan dengan kampus-kampus dinegara kita
yang selalu tutup setelah jam 1700, bukankah kalau
kampus beroperasi 24 jam maka kampus perguruan tinggi
teknologi - yang investasinya sangat mahal - dapat
menambah jumlah mahasiswa 2-3 kalinya selain tentunya
membuat biaya perkuliahan yang harus ditanggung oleh
mahasiswa menjadi lebih rendah. Semangat belajar yang
tinggi desertai „iklim" akan penguasaan teknologi yang
begitu tinggi menyebabkan Iran yang walaupun diisolasi
oleh Barat sejak jatuhnya Shah Iran, sekarang telah
mampu melakukan pengkayaan uranium dan plutonium.

Saya jadi teringat, waktu berkunjung ke Iran sekitar
tahun 1995, saya mengunjungi pabrik serat optik dekat
Teheran, dimana dilokasi itu mereka memiliki beberapa
turret yang tingginya mungkin sekitar 15 meter untuk
memproduksi serat kaca.  Serat optik mereka pergunakan
selain untuk jaringan transmisi telekomunikasi, juga
untuk peralatan militer (a.l. bahan baju anti peluru).


Oh iya, waktu itu juga mereka sedang membangun subway
di kota Teheran (yang penduduknya 13 juta orang dan
kotanya lebih besar dari Jakarta) dimana banyak sekali
pekerjaan galian pembangunan setasiun subway. Saya
jadi merenung tentang nasib subway Jakarta yang sangat
ramai dibahas tetapi tidak pernah ada realisasinya,
sementara negara mereka yang walaupun di isolasi oleh
dunia Barat ternyata mampu merealisasikannya karena
menyangkut kepentingan masyarakat banyak.

Wass.,
BN

On 5/17/06, Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> On 5/16/06, Dwi Irwanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Maaf numpang sliwer...
> >
> > Baru aja tadi pagi terima guntingan berita dari koran tempo dikantor..
> > "Teknologi Nuklir Hak Setiap Negara"//
> > Setahu saya referens BATAN memang belum ke IRAN hehe...
> > Seperti pak dono bilang ke Austria krn disana pusatnya IAEA trus
> > perancis, jepang n korea.
> >
> > Di Indonesia Nuklir untuk damai bukan untuk senjata apalg bom
> > nuklir :) Seperti mata pisau.... untuk manfaat ato pembunuhan
> >
> > Aaah cuma sliweran kok...:)
> >
> > Salam sliwer
> > -i2n-
> >
> ===
>
> huahahahaha, yg kerja di BATAN coret angkat bicara !!!  Go go go, mbak Iin
> ... :p
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke