You're absolutely right, well said!
  
  Dari banyaknya argumen2 disini (bukan hanya hal ini), kebanyakan masih merupakan asumsi pribadi yg sangat lemah!  Kadang mereka lupa atau sengaja lupa mencakup fakta yg lain shg tdk berhasil menyokong kuat argumentasi mereka ini.  Spt yg anda singgung disini ttg Filipina dimana mayoritas penduduknya adalah non-Muslim. Dan kalau mereka mau melihat lebih jeli lagi lihat Meksiko, pemerintah Amerika sampai pusing tujuh keliling dg ilegal imigran yg dtg dr negara tsb, and many of them immigrate here for low-skill and low-paid jobs. Mexicans and Mexican-Americans are at risk of becoming a permanent economic underclass.  Dan hampir semuanya adalah non-Muslims.  Banyak perkampungan Mexicans disini, merekapun banyak yg tdk mau berbaur, dan tidak mau belajar bhs Inggris, sampai malah org Amerikanya sendiri yg kadang harus bisa berbicara Spanish, maka tdk jarang di dapati klinik, rumah sakit, sekolah2, tempat2 bisnis dll kadang hrs menggunakan dua bahasa.  Dan biasanya terpampang
jelas didepan pintu masuk sign yg berbunyi "se habla espanol"
  Tidak sedikit dr mereka yg melanggar hukum, SIM mobil aja mereka gak punya boro2 punya insurance utk mobil mereka, makanya kalo lihat latinos mengendarai mobil disini, mereka tuh keukeuh jalannya sesuai dg speed limit (bagi para pendtg haram), krn kalau ngebut dan ketangkep, mereka bisa mondok di jail deh atau di deportasi balik ke Tijuana,...but  I bet my ass they'll be here again the next day, mo ape dikate, kalo udah urusan perut...orang akan mati2an berusaha...legal atau nggak, PEDULI SETAN!
  So, mungkin akan lebih baik bagi kita, sebelum kita mengeritik kekurangan orang lain, bangsa lain, atau agama lain...hendaknya kita pun bisa melihat kekurangan yg ada pada kita sendiri.  Setuju?
  
  
  
  
  Samsul Bachri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Mba,

Tahu dari mana sih kalao orang Arab itu muslim? Thareq Aziz, yang orang
dekat dengan Saddam Husein itu, namanya kan Islami banget, tapi beliau
adalah Kristen Orthodox. Nah lho! Mba, penguasaan Palestine oleh Israel
dengan bantuan Barat, atau agresi terhadap Irak, Afgan dan lainnya bukanlah
"sentilan seikit" seperti yang Anda sampaikan. Cobalah!

Pinjaman dunia untuk Aceh adalah komitmen. Sedangkan dari Arab berupa hibah
berbentuk cash tanpa syarat. Lagi pula kenapa sih kebaikan harus disebut2 di
sini? Ketika gempa bumi di Yokohimo (Papua) beberapa lembaga donasi muslim
juga masuk kesana, beberapa hari setelah kejadian tersebut. Perihal fakta
adanya kristenissi di Aceh, dari pantauan dan buktirekan2 aktivis di sana
memang ada indikasi begitu adanya. Tapi itu di close aja gan ada gunanya, ya
tho?

Nah, Kalau para babu dr Indonesia yang dikirim ke Arab adalah Muslim, itu
karena muslim mayoritas di sini. Coba aja di Philipina yang mayoritas
kristen, yang jadi babu ya kristen, yang korup juga kristen, yang nyolong
sandal jepit juga sama, dll. Jadi statemen Anda tidak bisa menggeneralisir
semuanya seperti itu.

Soal puja memuja itu yang sah2 aja, Anda memuja siapa aja itu hak Anda, tapi
kalau Anda mengatakan orang lain bodoh dengan hal seperti itu, berarti Anda
juga telah melakukan kebodohan yang sama!

Salam,




                 
---------------------------------
Sneak preview the  all-new Yahoo.com. It's not radically different. Just radically better.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke