bukan cuma di jepang, kalangan proffesional dari muda smp
tua di jakarta pun melakukan hal yg sama.
entah celebrate promosi, profit kantor, ultah, dll banyak yg
'mabok' di cafe, bar, dan diskotik.
ini semua terjadi di ruang publik toh?
dan memang dilegalkan untuk mabok di tempat hiburan malam,
wong di depan pintunya banyak bodyguard...
selama saya bekerja, entah itu orang jepang ataupun india,
amerika, australi, dan indonesia kebanyakan level manager2
memang hobi keluar malem, minum, kongko2, mabok dikit dll...
yg penting gak gangguin orang lain kan...

daripada gak mabok, mengutuk orang mabok, tapi kelakuan
kayak org mabok main lempar batu dan
sweeping2...hehehe...kasian de.
mending mabok sekalian!






--- In [email protected], "fauziah swasono"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> --- In [email protected], "Tampubolon,
Mohammad-Riyadi"
> <Mohammad-Riyadi.Tampubolon@> wrote:
> >
> > Neng fauziah menangkapnya begitu atau Cuma hiperbola..?
> > Etika saat di ruang publik dijepang memungkinkan hal itu
terjadi..?
> > Jepang sebelah mana..? Pungkin daerah hiburan malam
yang banyak
> yakuza yaks..?
> >
> > ^_^
>
> Maksud anda orang mabok di jalanan?
> Banyak Mas.. nggak usah ke daerah red disrict. Di kampus aja
malem2
> banyak mahasiswa pulang terhuyung2 atau dipinggir jalan
orang tidur
> sampe pagi karena mabok.
> atau di platform stasiun tengah malem orang muntah2 karena
mabok.
>
> Sudah jadi budaya disini yang namanya nomikai. Yaitu pergi
ke
> bar/izakaya bersama grup, entah grup kantor, grup seminar di
kampus,
> atau grup kegiatan2 lain. Minum sampe 4 ronde, sampe jam 3
pagi.
> Termasuk profesor, termasuk boss di kantor.
>
> Tapi mabok2 pun mereka umumnya nggak pernah
mengganggu orang lain. Ya
> cuek saja.
> So?
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke