SANSANA MUSIM BUNGA
  
  
  37.  BANGKU KANAL KOTAMU
    
  di bangku kanal kotamu di renangi angsa putih
  sesekali menyelamkan kepala mengukur dalam menduga lubuk
  riak demi riak ia kirimkan ke tebing dinaungi willow musim bunga
  rambut hitam alam  oleh angin diurai mengungkit kenang
  
  sejuk angin musim meniup menyusup jauh ke kalbu
  bagai batu kecil dilemparkan ke permukaan
  menggelombang bayang sekian wajah lalu menuliskan
  kisah demi kisah tak usang-usang menggelombang datang
  
  tidak kukatakan  lagi angin ini bernama sunyi dan kesendirian
  masa silam bukanlah kesia-siaan apa pun warnya
  katakan juga demikian mereka pun tak lagi terasa menyiksa
  barangkali hari ini  aku memang kian paham kian dewasa diasuh usia
  apa itu keniscayaan memilih terlarang menolak resiko
  
  maka di tanah di bawah bangku kanal kotamu
  kulukiskan sebuah peta lengkap segala tanda arah utama
  kelak usai kerja jika kau ke bangku kanal ini
  jika petaku terhapus hujan musim bunga negeri angin
  kupastikan kau gambar ulang serta tambahkan tanda-tanda kuterakan
  
  tujuan
  batas
  di mana siang
  di mana malam
  segalanya lengkap tercantum
  hari ini dan esok
  di peta terangkum
  
  bangku kanal kota
  di sini kita berjumpa
  kendati cuma di angan sysiphus
  tak henti memburu puncak pilihan
  
  Paris, Mei 2006.
  ---------------------
  JJ. Kusni


           
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke