Dari  milis Jurnalisme dari seorang miliser... konsep hubungan kristen dan muslim kurang lebih sama dengan pemahaman saya. saya pribadi menolak pluralisme karena akan menghancurkan ajaran masing-masing agama. dalam  beberapa hal perlu penjelasan lagi mengenai syariat ISlam mengatur non muslim bila, non muslim tersebut memilih hidup di bawah negara ISlam an diatur syariat ISlam. ehm... saya kira ini pernah saya jelaskan
  
  
  salam,
  aris
  
  pada masa awal berkembangnya islam, ketika rasulullah muhammad saw
masih berdiam di makkah, hubungan kristen - islam tidak setegang
sekarang. sebaliknya, orang-orang islam (muslimin) selalu berpihak
kepada orang-orang kristen (kristiani) dalam konstelasi politik luar
negeri. demikian pula sebaliknya, kaum kristiani senantiasa berpihak
dan membela kaum muslimin dari ancaman musuh-musuhnya.

pada saat pecah perang antara romawi (kristen) dan persia (majusi),
kaum muslimin di makkah berhadap romawilah yang akan keluar sebagai
pemenang. mengapa? sebab orang-orang romawi adalah pemeluk agama
samawi (agama yang diturunkan dari langit) seperti halnya kaum
muslimin di makkah pada waktu itu. ya, mereka (kristiani) sama dengan
kita (muslim), sama-sama beriman dengan agama yang diturunkan dari
langit oleh tuhan pencipta alam semesta.

wajar jika pada saat romawi menderita kekalahan saat menghadapi
persia, kaum muslimin di makkah pun ikut berduka. kaum penyembah
berhala (musyrikin) makkah mengolok-olok kaum muslimin, "tuh, pemeluk
agama yang katanya berasal dari tuhan di langit keok melawan kaum
penyembah api seperti kami, kesiaaan deh lu! hehehe."

kita tahu, kejadian di atas merupakan latar (asbab an-nuzul) turunnya
surat ar-rum (romawi) yang membesarkan hati kaum muslimin. dalam surat
tersebut allah swt memberitakan kemenangan yang akan diraih bangsa
romawi melawan persia pada peperangan berikutnya. dan berita itu
terbukti kemudian hari. persia akhirnya dikalahkan oleh romawi. dan
apa yang terjadi di makkah? kaum muslimin bergembira menyambut
kemenangan tersebut!

kisah lainnya, pada saat tekanan politik yang dilakukan oleh kaum
musyrikin makkah semakin keras terhadap kaum muslimin, rasulullah
muhammad saw memerintahkan kepada sebagian umatnya untuk meminta
pertolongan (thalab an-nushrah) kepada raja negus penguasa habasyah
(ethiopia sekarang) yang beragama kristen.

raja negus mengulurkan tangannya untuk membantu kaum muslimin yang
meminta pertolongan ke sana. beliau pun menerima ketua rombongan,
jaffar bin abi thalib, di istananya, dan mendengarkan kisah duka yang
menimpa kaum muslimin di makkah. beliau juga bertanya tentang apa yang
dibawa (diajarkan) oleh rasulullah muhammad saw, dan memberikan
komentar pendek, "muhammad seperti musa."

pada kesempatan tatap muka dengan raja negus, jaffar bin abi thalib
membacakan surat maryam yang menceritakan sejarah isa al-masih a.s.
sebagai bukti kenabian muhammad saw.

...

jauh setelah itu, ketika rasulullah muhammad saw berhasil mendirikan
negara islam di madinah, raja negus pun mengirimkan delegasi
politiknya untuk berkunjung ke madinah. mendengar kedatangan delegasi
habasyah, rasulullah pun berlari untuk menjemputnya sendiri di gerbang
madinah seraya berkata, "mereka dulu melindungi ummatku, kini aku
sambut kedatangan mereka dengan suka cita."

itulah gambaran hubungan yang harmonis antara kristen dan islam pada
masa lampau. keeratan hubungan ini bukan berarti islam membenarkan
ajaran kristen, dan kristen membenarkan ajaran islam. mereka tetap
pada keyakinan masing-masing namun tetap saling menghormati.

oh ya, pembacaan surat maryam oleh jaffar bin abi thalib di hadapan
raja negus merupakan "declaration of difference" (istilah karangan
saya sendiri) bahwa agama islam dan kristen berbeda dalam memandang
nabi isa al-masih a.s. atau yesus kristus.

islam menghormati keyakinan agama kristen dan memperlakukan pemeluknya
sebagai "ahlul-kitab" (perlakuan yang sama terhadap pemeluk agama
yahudi) dengan hak-hak yang berbeda kaum penyembah berhala (musyrikin,
politheis).

...

ketika rasulullah muhammad saw ditanya, "bagaimana pandangan kita
(kaum muslimin) terhadap kitab suci injil?", jawaban rasulullah saw,
"la tukadzdzibuhu jami'an, wa la tushaddiquhu jami'an." yang artinya
kurang lebih, "jangan kau dustakan semuanya, dan jangan pula kau
benarkan semuanya."

...

cape ah... udah dulu. kalo yang ini di-approve, ntar-ntar tak lanjutin
:-)

salam,
iman

  


pustaka tani
  nuraulia

           
---------------------------------
Feel free to call! Free PC-to-PC calls. Low rates on PC-to-Phone.  Get Yahoo! Messenger with Voice

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke