Maju apa ngga itu sangat relatif! Sama dengan ukuran sukses apa
ngga. Kaya apa ngga. Ukurannya suka-suka. Ada yg bilang kalo jumlah
Tuhan yg kita percaya lebih dari satu, itu maju.

Ada yg bilang kalo jumlah pengikutnya banyak itu maju. Lalu
pertanyaannya, bukankah syetan itu pengikutnya paling banyak? Apakah
pengikut syetan paling maju? Susah kan mendeskripsikannya?

Mau niru Turki? Lebanon? Amrik? Prancis? Menurut ogut ngga perlulah.
Kita mah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika saja. Ngga usah ikut-
ikutan yg laen.

DT


--- In [email protected], "Alvin Daniel"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Turki?
> bukan sekedar islam, ya istilahnya 'gak munafik' lah ya.
> hehehe...
> orang2 turki itu sangat duniawi karena sadar akan statusnya
> sebagai manusia yg tinggal di dunia...dan gak sok surgawi dan
> sok suci...
> makanya negara nya bisa maju, entah secara ekonomi ataupun
> sosial, meskipun pernah dilanda pelanggaran HAM besar2an
> awal tahun 1900...







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke