(Sebuah Esai Tentang Puisi Heri Latief: Perjanjian Dengan Setan)
Dan ketika ketidakadilan mencapai titik kulminasinya oleh pengaruh kekuasaan dan modal untuk memanipulasi hasrat perubahan secara sistemik, maka perubahan tersebut dikembalikan hanya dalam bentuk suatu impian, dimana semua impian tersebut hanya dapat dibeli oleh satu kuasa: uang! Suatu bentuk pembodohan yang dilakukan dengan proses yang tersistematisasi pada sistem yang diberlakukan (secara paksa) kepada seluruh masyarakat dalam suatu mekanisme penentuan kebijakan. Kebijakan apapun itu yang signifikansinya kepada penentuan suatu kehidupan masyarakat luas, yang pada akhirnya dikembalikan dalam bentuk ketidakadilan dan kemiskinan.
Ketidakadilan merayu mimpimu, kata Heri Latief; walaupun secara sinis dan atraktif, tetapi esensi perkataan tersebut mengandung nilai kebenarannya (dari suatu realita yang telah terbentang), dan merupakan penjelasan tentang adanya realitas yang bergerak secara liar di dalam memori kolektif tiap manusia, bersama dengan ketidakadilan sistemik yang merupakan momok keji yang dipaparkan kepada masyarakat. Ini bukan merupakan suatu efek imajiner dalam memori kolektif masyarakat, tetapi merupakan daya realitas yang mampu mempengaruhi dan memenuhi memori tersebut. Kematian dan kekerasan yang merupakan penjelasan tentang kejahatan terhadap kemanusiaan, praksis korupsi yang dilakukan secara radikal, dan penghancuran kepada ruang sosial-ekonomi masyarakat, merupakan suatu kejahatan yang tidak boleh dilupakan, karena sejarah tentang kejahatan tersebut merupakan buah-buah yang dihasilkan oleh rejim tiran.
Memori kolektif masyarakat harus tetap menjadikannya sebagai memori sejarah, tidak ada penguburan sejarah dan tidak ada melupakan masa lalu! Karena sejarah masyarakat telah dibentuk oleh kekejaman yang dibangun oleh kekuasaan tirani! Maka dari itu, tuntutan tentang keadilan sejarah merupakan suatu hal yang harus diperjuangkan oleh seluruh masyarakat, terutama oleh masyarakat yang telah tersubordinasi oleh penindasan antar kelas. Dan memori kolektif tersebut harus tetap disempurnakan, dengan menggali berbagai kebenaran dari realita sejarah tentang kejahatan yang telah terjadi, gali dan temukan, merupakan suatu praksis untuk mencari kebenaran sejarahnya. Dan pada akhirnya, seluruh generasi selanjutnya akan mengingat sejarah masa lalunya sebagai realitas yang menentukan peradaban masyarakat di Indonesia; yang dipenuhi oleh bermacam luka kemiskinan, kejahatan hak asasi manusia, pembodohan, eksploitasi, hingga penghancuran karakter sosial masyarakat.
Dan, setan sebagai abstraksi tentang manifestasi kejahatan dan kekejaman pada realitas kehidupan, merupakan suatu gambaran utuh (tanpa memaknakan setan sebagai realitas nyata yang ada di dunia) terhadap apa yang dilakukan oleh kekuasaan bersama dengan apa yang disebut sebagai ambisi setan. Relasi antara setan dan bentuk-bentuk kejahatan, merupakan suatu ungkapan abstrak dengan berdasar pada realita yang membentuknya. Tetapi kita semakin dijelaskan tentang korelasi diantara keduanya, antara setan dengan kekuasaan, walaupun sebenarnya itu merupakan suatu perbandingan pada proses pengidentifikasian yang dikristalisasi pada dua kutub utama abstraksi antara malaikat dan setan (kebaikan dan keburukan). Dan suatu realitas tentang hubungan antara manusia dengan kejahatan yang dipraksiskannya secara sistemik dan membumi kepada seluruh masyarakat, merupakan suatu kenyataan abstraktif: Siapa itu yang tanda tangan bikin perjanjian dengan setan? *** (selesai)
Mei 2006, Leonowens SP.
---------------------------------
Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just 2¢/min with Yahoo! Messenger with Voice.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

