bentrok antar pendukung justru harus dibiarkan, toh selama ini FPI
masih berkeliaran melakukan aksi pembusukan demokrasi dan sektarian...
kalau tidak dilawan, mereka semakin merajalela...ini sudah diluar
agama islam krn kaum muslimin yg lain juga takut oleh FPI.
mereka adalah organisasi fasisme religi yg tumbuh karena adanya rasa
takut...

insya allah, kalau FPI diberantas, NKRI tetap tegak...dengan syarat si
pembayar dan ormas pendukung terorisme agama yg lain jg dibasmi secara
fisik alias diELIMINASI.

iwan fals bilang: ada kucing, tikus kabur...ada anjing, kucing kabur!

go goo...gusdur...go goo NKRI...blast off the radicals!!!!!





--- In [email protected], Free Thinker <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Aduh...
>   Semoga bentrok antar pendukung tidak berkelanjutan.
>   Sudah terlalu banyak masalah di tanah air, jangan ditambah lagi
dengan bentrok dan kekerasan.
>
> Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=127244&c=91
>
> Radar Jember
> Sabtu, 27 Mei 2006
>
> Pendukung Gus Dur-FPI Bentrok
>
>
> JEMBER - Para pendukung Mantan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) yang
> tergabung dalam Masyarakat Anti kekerasan (Makar) dan Pasukan Berani
Mati
> (PBM) kemarin terlibat bentrok dengan anggota Front Pembela Islam (FPI)
> Jember.
>
> Bentrokan itu terjadi saat massa pendukung Gus Dur mendatangi
kediaman Ketua
> FPI Jember, Habib Abu Bakar di Jl Kauman GG II/118 Mangli, Kaliwates
sekitar
> pukul 14.15 kemarin. Sebelum mendatangi markas FPI tersebut, massa
Gus Dur
> awalnya berkumpul di kantor PCNU Jember. Dengan pengawalan ketat aparat
> kepolisian, mereka meluncur ke kediaman Abu Bakar. Begitu sampai di
pintu
> masuk rumah Abu Bakar, para pendukung Gus Dur meminta agar Abu Bakar
keluar
> dan meminta maaf kepada Gus Dur. Massa Gus Dur rupanya tak terima
dengan
> pengusiran oleh FPI terhadap mantan presiden RI saat di Purwakarta.
>
> Karena Abu Bakar tidak segera keluar, pendukung Gus Dur merangsek
masuk.
> Melihat pendukung Gus Dur mulai memasuki halaman, puluhan anggota
FPI yang
> berjaga-jaga langsung menghalang-halangi karena takut terjadi
apa-apa dengan
> Abu Bakar.
>
> Bentrokan pun tak terelakkan dan tarik menarik diantara pendukung
Gus Dur
> dan anggota FPI yang memakai pakaian putih-putih. Mengetahui ada
perlawanan
> dari anggota FPI, pendukung Gus Dur menjadi tak terkendali. Karena
> kejadianya cepat dansingkat, polisi tak sempat mencegah terjadinya
> bentrokan.
>
> Merasa posisi terdesak, di antara anggota FPI terlihat mengambil
batu yang
> ada di sekitar kejadian untuk melawan. Melihat hal itu, pendukung
Gus Dur
> kian geram dan mengejar anggota FPI yang mencoba melempar dengan batu.
> Suasana pun jadi kacau dan anggota FPI semburat. Beruntung, polisi
segera
> mencegah dan mengamankan anggota FPI yang akan menjadi sasaran amuk
> pendukung Gus Dur tersebut.
>
> "Kita datang dengan baik-baik untuk klarifikasi terhadap tindakan
pengusiran
> Gus Dur di Purwakarta oleh FPI. Tapi malah dihalang-halangi dan ada
yang
> memegang batu. Kita membela diri, sehinga terjadi clash," ujar Ayub
Junaidi,
> salah satu anggota PBM Jember.
>
> Lain lagi dengan Asmui, anggota FPI Jember yang berada di sekitar
lokasi
> kejadian. Dirinya bersama anggota FPI melawan karena membela diri dan
> melindungi Ketua FPI Habib Abu Bakar. "Saya di sini ngaji sama
habib. Masak
> guru ngaji dipermainkan, kita diam saja. Kita jaga kiai," tambahnya.
>
> Untung saja, ketegangan tersebut tidak sampai berkelanjutan. Puluhan
aparat
> kepolisian lengkap dengan tameng, langsung berjajar membuat pagar
betis di
> pintu masuk gang menuju rumah Abu Bakar.
>
> Untuk menuju rumah kediaman Abu Bakar yang juga markas FPI Jember itu,
> terlebih dahulu harus melewati gang kecil. Itupun, puluhan anggota FPI
> terlihat berjaga-jaga disepanjang gang tersebut.
>
> Untuk meredam emosi, beberapa anggota FPI yang berjaga di gang masuk
rumah
> Abu Bakar mengumandangkan shalawat badar.
>
> Kendati suasana bisa dikendalikan polisi, percikan-percikan emosi dari
> pendukung Gus Dur masih mewarnai aksi. Apalagi, setelah
ditunggu-tunggu, Abu
> Bakar masih belum keluar dan menemui mereka. Akhirnya setelah berkat
bantuan
> negosiasi aparat kepolisian, beberapa perwakilan pendukung Gus Dur
> diperbolehkan masuk dan bertemu dengan Abu Bakar.
>
> Tapi ketegangan antara pendukung Gus Dur dengan aparat kepolisian
sempat
> terjadi. Ini ketika polisi hanya memperbolehkan tiga perwakilan saja
yang
> boleh masuk. Padahal, saat itu ada lima perwakilan yang hendak bertemu
> dengan Abu Bakar. Setelah negosiasi lagi, beberapa perwakilan
akhirnya boleh
> masuk menemui Abu Bakar. Diantaranya, Ubaidillah, Sofyan Tsauri,
I`if Ardhi,
> Ayub Junaidi, dan H Ridwan.
>
> Suasana pertemuan dengan Abu Bakar berjalan panas. Pendukung Gus Dur
> meluapkan kejengkelannya terhadap tindakan FPI saat mengusir Gus
Dur. Tanpa
> banyak bicara, pendukung Gus Dur meminta Abu Bakar membuat pernyataan
> tertulis di atas materai yang isinya meminta maaf terhadap tindakan
FPI yang
> mengusir Gus Dur di Purwakarta. Sekaligus diminta membuat pernyataan
tidak
> setuju dengan tindakan yang dilakukan FPI pusat.
>
> Abu Bakarpun akhirnya membuat surat pernyataan minta maaf secara
tertulis di
> hadapan pendukung Gus Dur. "Saya minta maaf kepada Gus Dur,"
ujarnya. Karena
> terus didesak untuk membuat pernyataan, sampai-sampai pernyataan yang
> ditulis diulang dua kali.
>
> Pernyataan minta maaf kepada Gus Dur tersebut juga dibacakan Abu
Bakar di
> depan pendukung Gus Dur. Setelah tuntutan mereka dipenuhi, para
pendukung
> Gus Dur meninggalkan kediaman Abu Bakar. Tetapi puluhan aparat
kepolisian
> terus berjaga-jaga di sekitar rumah Abu Bakar. (wnp)
>
> ++++++
>
> http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=127243&c=91
>    
>   RADAR JEMBER Sabtu, 27 Mei 2006
>
>
>             Sabtu, 27 Mei 2006
>
>
>             Pelaku Anarkhis Harus Ditindak
>
>
>             INSIDEN yang terjadi antara pendukung Gus Dur dan
anggota Front
> Pembela Islam (FPI) sangat disayangkan oleh Abu Bakar, ketua FPI Jember.
>
>             "Demi Allah, saya tidak pernah menginstruksikan anggota FPI
> untuk menyambut dengan batu. Kita minta maaf jika terjadi itu," ujarnya.
>
>             Namun, kata dia, pihaknya juga meminta agar polisi
menegakkan
> hukum dan mengusut jika kedatangan pendukung Gus Dur ke terjadi
unsur-unsur
> pidana. "Jika ada yang anarkhis, kita minta juga agar ditindak,"
ujarnya.
> Sebab, lanjut dia, ada laporan saat bentrokkan ada dua anggota FPI
yang kena
> imbas. "Saya memar di leher dan baju saya robek," ujar Bahar,
anggota FPI
> sambil menunjukkan memar dileher dan bajurnya yang robek. Bahkan, kata
> Bahar, saat kejadian, dia sempat diekroyok tiga orang.
>
>             Menurut Abu Bakar, sebelumnya tidak ada pemberitahuan dari
> pendukung Gus Dur jika mau mendatangi rumahnya. Sebenarnya, kata
dia, saat
> pendukung Gus Dur mendatangi rumahnya, pihaknya berniat menjelaskan
> kronologis kejadian yang menimpa Gus Dur di Purwakarta. "Tapi saya
tidak
> diberi kesempatan bicara panjang lebar," tambahnya.
>
>             Pengusiran yang dilakukan sekelompok orang terhadap Gus Dur
> dalam forum dialog antarumat beragama di Purwakarta juga direaksi PCNU
> Jember. Menurut M Alfan Jamil, sekretaris PCNU, pihaknya sangat
menyayangkan
> tindakan yang dilakukan sekelompok aktivis yang mengusir Gus Dur.
"Ini telah
> menyakiti warga NU dan mengganggu kerukunan umat beragama," tegasnya.
>
>             Kata Alfan, justru tindakan tersebut telah membangunkan
macan
> tidur para pendukung setia Gus Dur. Alfan mengaku, dengan kejadian
tersebut
> banyak warga NU dan pendukung Gus Dur yang menelepon ke PCNU.
>
>             "Kita sudah berusaha meredamnya. Tapi rupanya masih ada
elemen
> pendukung Gus Dur yang mau turun,' paparnya. Atas kenyataan itulah, ia
> meminta agar ada permintaan maaf ats tindakan yang dilakukan
terhadap Gus
> Dur.
>
>             Hal senada diungkapkan Misbahussalam, wakil ketua PCNU
Jember
> yang menyatakan bahwa apa yang menimpa Gus Dur telah menyakiti warga
NU.
> Sekaligus mencederai nilai-nilai agama dan demokrasi, serta kebebasan
> berpikir dan berpendapat. "Kita sangat menyesalkan tindakan tersebut.
> Tindakan tersebut merupakan tindakan memaksakan kehendak,"
ungkapnya. Agar
> tidak terjadi hal tak diinginkan, pihaknya meminta agar ada
permintaan maaf
> . (wnp)
>
>
>             Kronologis
>             Pukul 13.00 : Pendukung Gus Dur Berkumpul di Kantor PCNU
Jember
> Kaliwates
>             Pukul 14.00 : Mengendarai Kendaraan Roda Empat dan Dua dan
> pengawalan ketat polisi, pendukung Gus Dur menuju Rumah Ketua FPI
Habib Abu
> Bakar di Jl Kauman-Mangli
>             Pukul 14.15 : Pendukung Gus Dur meminta Abu Bakar keluar
untuk
> minta maaf. Abu bakar tak segera keluar, pendukung Gus Dur berusaha
> menerobos masuk. Puluhan anggota FPI yang berjaga-jaga langsung
> menghalang-halangi. Bentrokan tak bisa dielakkan.
>             Pukul 14.30 : Bentrokan berhasil diredakan aparat
kepolisian.
> Dilakukan negosiasi agar perwakilan pendukung Gus Dur bisa menemui
Abu Bakar
>             Pukul 15.00 : Perwakilan pendukung Gus Dur diterima Abu
Bakar di
> rumahnya. Abu bakar diminta buat pernyataan permintaan maaf tertulis
kepada
> Gus Dur.
>             Pukul 15.30 : Abu Bakar akhirnya menandatangani
pernyataan minta
> maaf di atas materai. Keingginan tercapai, pendukung Gus Dur
meninggalkan
> lokasi.
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
***************************************************************************
>
__________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>   SPONSORED LINKS
>         Cultural diversity   Indonesian languages   Indonesian
language learn     Indonesian language course
>    
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS
>
>    
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>    
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>    
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service.
>
>    
> ---------------------------------
>  
>
>
>
>            
> ---------------------------------
> Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.
Great rates starting at 1&cent;/min.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke