sebelum lebih jauh mengaitkan gempa dengan Tuhan (apalagi
hukuman Tuhan), baca dulu yang dibawah.
berkat otak/akal karunia Tuhan, manusia sekarang sudah
bisa memprediksi gempa.
sungguh Tuhan Maha Pengasih, Penyayang dan Pemurah
kepada manusia.
http://quake.wr.usgs.gov/prepare/factsheets/QuakeForecasts/
prediksi gempa sudah dimungkinkan dengan tingkat akurasi yang kian
tinggi.
Badan Meteorologi Geofisika juga sedang mengarah ke sana. Silakan baca:
http://www.bppt.go.id/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=1708
At 03:34 AM 6/1/06 +0000, you wrote:
>Saya menulis disini bukan mau membela siapa-siapa. Hanya saja saya
>ingin menulis apa yang muncul dibenak saya sekarang ini ketika
>membaca Tuhan distalinkan...:-)
>
>Andaikan benar bencana pada suatu daerah adalah adzab,
>Apakah Tuhan sama dengan Stalin? Atau hanya karena hati kita merasa
>tersayat melihat bayi-bayi tak berdosa dikatakan kena adzab?
>
>Maunya kita adalah bayi-bayi tersebut dipisahkan dulu dari orang2
>berdosa disekitarnya yang berbuat dosa, barulah dikenakan adzab. Itu
>baru Tuhan Maha Adil.
>
>Saya kembali merenung tentang Asmaul Husna. Salah satu sifat Allah
>adalah Maha Penyiksa (Al-Muntaqim), Maha Pemberi Bahaya (Al-Dharr).
>Tentu, sifat Allah ini bukan tanpa pertimbangan dan peringatan.
>Masalahnya, mungkin manusia (dewasa) tidak peka akan peringatan-
>peringatanNya. Manusia hanya tahu Allah Maha Pengasih & Penyayang,
>Maha Pemaaf (segala yang menyenangkan hati manusia tok!).
>
>Dan sayapun teringat, sebuah hadist atau rujukan lainnya (maaf
>lupa), yang mengatakan bahwa dosa kemaksiatan disuatu daerah itu
>mempunyai radius hingga 40 rumah disekitarnya (seperti itulah kira2
>bunyinya). Jadi bila di kelurahan kita ada yang melakukan
>kemaksiatan dan kita membiarkannya, maka satu kelurahan itu akan
>kena sialnya (=adzab?).
>
>Saya belum lagi mempelajari apa tingkatan hadist itu, namun bisa
>dijadikan peringatan bagi para pemimpin untuk menjaga warganya agr
>tidak melakukan tindakan maksiat disekitar daerah yang dipimpinnya.
>Karena kalau benar hadist tersebut, bayi2 tak berdosapun menjadi
>ikut menanggung kelalaian para pemimpin. Menurut pertimbangan kita,
>itu memang tidak adil. Sama saja ketika terjadi perang, sungguh
>tidak adil kalau sipil menjadi korban. Namun peluru maupun adzab tak
>punya mata, kecuali Allah menghendaki lain (dan kita membacanya sbg
>mukjizat). Namun Tuhan berkata,"Ive warned you many times...".
>Bukankah berat menjadi seorang pemimpin?
>
>Pikiran saya melanglang lagi, bukankah banyak daerah yang lebih
>maksiat (menurut pandangan kita, tentunya) namun tidak kena adzab?
>Mungkin diderah tersebut, masih banyak juga orang yang melakukan
>kebaikan, masih banyak yang mau berdzikir, masih banyak yang mau
>berinfak kepada dhuafa, dll. Hanya Allah yang Maha Melihat (Al-
>Bashir), Maha Mengawasi (Al-Raqib), Maha Mengetahui (AL-Khabir),
>Maha Penghitung (Al-Hasib). Kita hanya bisa melihat, mengawasi,
>menghitung (tapi tidak Maha), tidak mutlak-hanya mendiagnosa.
>Kalaupun tak juga terjawab semua pertanyaan dalam benak kita, itu
>berarti pengetahuan kita belum mampu menangkap apa KehendakNya.
>
>Pikiran saya semakin menggila, mengapa di Indonesia ini terjadi di
>daerah2 muslim (mayoritas)nya?. Tak heran lah karena mereka berani
>mengaku muslim tapi tidak menjalankan perintahNya dan meninggalkan
>laranganNya sebagai muslim. Itu kan namanya berkhianat kepada
>dirinya dan kepada Tuhannya. Lain cerita kalau mereka memang mengaku
>musyrik, tentu Tuhan juga mikir "ah wajar aja kamu melakukan begini
>begono karena kamu kan gak percaya Aku. Kamu cukup gentle kok!
>Adzabmu ku tunda di hari akherat aja". Yang nyebelin itu kan ngaku
>muslim tapi kelakuan musyrik. Gitu.
>
>Tolong dimengerti tulisan saya ini bukan ingin menyumpah-nyumpahi
>dan mensyukur-syukuri kepada suatu bencana yang sedang terjadi
>Tapi saya ingin mengajak untuk saling mengingatkan untuk tidak
>melakukan kemaksiatan/kemunkaran kalau memang kita yakin adzab itu
>turun karena dosa. Bagi yang tidak mempercayai anggap saja ini
>pepesan kosong.
>
>Inikah yang dikatakan agama menjawab pertanyaan yang dimulai
>dengan "mengapa"...:-?
>
>"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun"
>
>wassalamu'alaikum,
>
>--- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]>
>wrote:
> >
> >
> >
> > kasihan Tuhan disamakan dengan stalin yang suka
> > menghukum orang, termasuk anak kecil, yang tak
> > jelas apa salahnya....
>
>
>
>
>
>
>
>***************************************************************************
>Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
>yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
>http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>***************************************************************************
>__________________________________________________________________________
>Mohon Perhatian:
>
>1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
>2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
>3. Reading only, http://dear.to/ppi
>4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
>5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
>6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

