Maaf rekan karena saya hidup dan besar di saudi..saya kira ini berita
bohong...dan gak bener.....

Karena orang yang gak seneng dengan negara Islam selalu ingin ikut campur
urusan negara orang.

Polis agama tetap seperti Biasa.bertugas gak ada yang
ngelarang.....kok.........


On 6/5/06, Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> berita dari bbc london.
>
>
> >From: ging ginanjar <[EMAIL PROTECTED]>
> >
> >Sedangkan Indonesia, malah kepengen hidup ala Arab
> >Saudi.
> >
> >--------------
> >Polisi agama Arab Saudi dibatasi
> >
> >Pemerintah Arab Saudi menyatakan akan mengambil
> >langkah untuk mempreteli kekuasaan polisi agama.
> >Dalam sebuah dekrit yang diumumkan media resmi,
> >Kementerian Dalam Negeri menyatakan jaksa penuntut
> >sekarang akan menangani kasus-kasus mereka yang
> >ditangkap karena pelanggaran moral.
> >
> >Polisi Agama memiliki kekuasaan besar untuk menegakkan
> >hukum moral sesuai dengan ajaran Islam Sunni yang
> >dianut Kerajaan Saudi.
> >
> >Sejumlah warga Saudi menuduh polisi itu campur tangan
> >dalam kehidupan pribadi dan menghukum minoritas Muslim
> >Shiah.
> >
> >Anggota polisi agama berpatroli di tempat-tempat umum,
> >memeriksa apakah ada yang meminum alkohol atau pria
> >dan wanita bersama yang tidak ada hubungan kerabat.
> >Dikenal sebagai Komisi Hikmah dan Pencegahan
> >Kemaksiatan, lembaga ini biasa menahan tersangka tanpa
> >bisa berkomunikasi dengan dunia luar untuk keperluan
> >penyelidikan.
> >
> >'Berlebihan'
> >
> >Namun sejumlah kasus berlebihan dalam menerapkan
> >aturan moral sehingga mendapat perhatian dalam
> >beberapa tahun ini.
> >
> >Tahun 2002, polisi agama dituduh mencegah kaum pria
> >menyelematkan 14 siswi sekolah dari gedung yang
> >terbakar. Akhirnya mereka semua meninggal.
> >
> >Minoritas Muslim Shiah di Kerajaan Saudi juga
> >mengadukan bahwa mereka ditahan sampai menandatangani
> >dokumen yang melepaskan keyakinannya.
> >
> >Menteri Dalam Negeri Pangeran Nayef dilaporkan sebagai
> >pendukung kuat dari polisi agama yang menolak seruan
> >agar dibubarkan.
> >
> >Namun dekrit yang diumumkan media resmi Rabu malam itu
> >menyebutkan, polisi agama sekarang harus menyerahkan
> >tersangka pelanggara ke jaksa secara langsung.
> >"Peran komisi ini berakhir dengan penangkapan
> >tersangka," katanya.
> >
> >"Setelah menyerah diserahkan ke polisi reguler
> >tersangka akan diserahkan ke jaksa," kata dekrit yang
> >dikirimkan ke para gubernur di Kerajaan Saudi.
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke