Sempurna?, yang sempurna apanya? dedel duwelnya? Itu sihh benar, teruji..di mana mana...
Ayo mbak, berdirilah menjadi mercu suar, kami ikuti...kan sempurna? Sorak sorak bergembira, bergembira semua...trala lala.. Salam gembira Danardono --- In [email protected], "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" > <rm_danardono@> wrote: > > > > Kalau hanya ada satu agama yang disempurnakan, mengapa ada > beberapa > agama, yang semua berasal dari Tuhan yang sama? > > Lina: > Dahulu kala, ketika Allah menugaskan para rasul dan nabinya kedunia > untuk mengajarkan manusia, tak pernah Allah memberikan nama pada > ajaran-ajaran tersebut. > Jadi ketika Musa as turun, tidak pernah Allah menyebutkan itulah > agama Yahudi. Ketika Isa as turun, tak pernah Allah menamakan itulah > ajaran Kristen/Nasrani. Karena Allah belum ingin menuntaskan or > menyempurnakannya disitu. [Makanya dalam AlQur'an, tidak pernah > disebut Agama/ajaran Kristen, Yahudi, AlQur'an hanya menyebutl: > beriman vs kafir, muslimin, mukminin, muttaqin, musyrikin, etc. > Kalaupun ada disebut sebagai Nasrani dan Yahudi, bukan menunjuk > kepada ajaran/agama..tapi merujuk kepada suku ataupun pengikut suatu > kepercayaan kaum Nasrani yang bukan Kristen]. > > Ketika Allah telah berkehendak untuk menyelesaikan ajaran- ajaranNya > dari Nabi Adam as hingga Muhammad SAW, barulah Dia berkata,"telah > Kusempurnakan Islam sebagai agamamu, [wahai manusia] ". Jadi semua > ajaran segala nabi dan Rasul telah digenapkan/disempurnakan dalam > Islam. Karena intinya semua Rasul dan nabi mengajarkan manusia utk > mengenal Tuhan Yang Satu, [makanya menjadi absurd kalau Isa as > kemudian membelot mengajarkan dirinya Tuhan]. > > Kalo sekarang ada Kristen, Yahudi, Budha, or etc ya bisa-bisanya > manusia aja. Kayak jaman batu, gak ada yang namanya tempat air dari > plastic, tapi kemudian manusia bisa membuat tempat air dari plastic. > Meski sudah ada plastic, manusia masih suka buat tempat air yang > dari melamin. Wajar aja, manusia punya nafsu dan ambisi. > > > > > Kalau agama itu disempurnakan, lalu penganutnya juga sempurna? > yang > > sempurna apanya? mengapa bangsa bangsa yang berhasil membangun > hidup > > mereka tak memilih agama yang disempurnakan? mengapa bangsa yang > > memilih agama yang disempurnakan paling banyak masalahnya? paling > > melarat dan terbelakang? dimana penyempurnaanNya? > > > > Kalau dikatakan Mercedes Benz lebih sempurna dari merek lain, ini > > dapat diuji di workshop, exactly tanpa emosi tanpa khayalan, lha > ini? > > > > Kalau mau tunggu di akherat, siapa yang mau menata bumi ini? > genjot > > genjotan terus sam,pai kita semua di akherat? siapa yang telah > > kembali dari akherat memberitakan kebenaran mengenai kesempurnaan > > pada mbak Lina? > > > > Pertanyaan demi pertanyaan. > > Lina: > Soal kesempurnaan penganutnya, Allah tidak pernah berkata bahwa > penganut agama Islam telah sempurna dan akan sempurna. Kesempurnaan > manusia, bagi Allah, tidak diukur pada materi/duniawi. > Materi/duniawi nisbi sifatnya karena kesempurnaan hanya milik Allah. > > Untuk urusan materi dan duniawi, Allah, berkata,"Kalau kamu mengejar > dunia saja, kamu akan mendapatkannya dan akan Kuberi karena sifat > Penyayangku kepada umat manusia .tapi ingat dunia akan > mempermainkanmu tapi kalau kamu mengejar akheratmu, kamu akan > selamat " gitu kira-kira bunyinya. > > Dan Allah juga berkata,"kesenangan duniawi itu adalah cobaan ". So, > bagi yang telah diberikan kesengangan duniawi, itu artinya mereka > sedang dicoba. Apakah mereka semakin beriman kepada Allah, atau > semakin congkak dan sombong? > > Bukankah sudah banyak diberikan contoh-contoh bagaimana hancurnya > bangsa-bangsa digjaya terdahulu karena congkak dan sombong?. Apakah > kita membaca kitab suci? Apakah kita peka terhadap isinya tentang > hal ini. Apakah kisah hancurnya kaum Nuh akan banjir, adalah karena > bencana alam semata?. Mengapa kisah itu harus diabadikan dalam kitab > suci? > > Kita, manusia, sebagai wakil Allah dimuka bumi (dalam bahasa > kristennya mungkin sebagai image Allah), hendaknya meniru sifat- > sifat Allah. Ato meminjam kaca mata Allah dalam memandang segala > sesuatu. Jangan melihat gajah dari kupingnya saja, ato belalainya > saja. Akan mislead. > > Kitab suci (yang universal) tidak pernah membicarakan hal-hal > duniawi/materi. Bangsa yang maju adalah yang teknologinya canggih, > yang rakyatnya cukup makan, yang..begini dan begono. Karena ketika > sebuah kitab suci menyebut hal-hal yang duniawi, akan kehilangan > nilai universalnya. Ketika sebuah kitab suci menyebut Nabi Solomon > mempunyai 46000 kuda (ini dah materi)..maka hilanglah > keuniversalannya karena pada ayat lainnya disebutkan bhw Solomon > memiliki 4600 kuda. > > No wonder why people now is so materialist! Karena agamanya cuma > disimpan dalam laci. Hidup sekularisme yang berhasil membuat agama > disimpan di laci. Ntar kalau ada yang lahir, menikah, dan meninggal, > baru di buka. So, pitty! > > Eh atu lagi mbah, > gak usah repot mikirin sapa yang bakal menata bumi. > Kalo bumi ini gak ditata sama manusia, apa bumi bakal kiamat?? Calm > down...this earth not belong to us. The Owner will take care of it. > Ditata or gak ama manusia, bumi ini akan kiamat kok! Kita akan > menuju kampung akherat. Jadi, jangan materialist banget. Materi > kagak laku dikampung akherat. > > wassalam. > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Protect your PC from spy ware with award winning anti spy technology. It's free. http://us.click.yahoo.com/97bhrC/LGxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

