Kalo saya sih ya...bersyukur...kalo polisi dan tramtib dah berani melibas hotel/tempat hiburan kecil. Moga2 dimasa yad akan berani melibas yang gede. Jadi, ini bisa meredam aktivitas FPI yang biasanya demen melibas.
Dengan selalu bersyukur, akan selalu timbul pikiran positif. Gak ngedumel mulu. FPI melibas ngedumel. Polisi melibas ngedumel. Kan lebih baik polisi yg melibas! Mari banyak bersyukur. [Pasti ada yang ngedumel lagi...] wassalam, --- In [email protected], Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > itulah bung persoalan di negeri ini sering terbentur bukan pada soal Undang-undang, Pancasila, Syariat Islam dan apapun namanya hukum dibuat, seringkali dilaksanakan secara tidak konsisten, istilahnya tebang pilih, mestinya kalo mau taat hukum yang dijalankan tanpa pilih bulu...siapapun sama di mata hukum....libas demi hukum ...baru jempolan....kalo saya bilang negeri ini penuh dengan orang munafik...nanti pada marah...gak terima disebut munafik....padahal kita semua sudah munafik...membiarkan semua ini terjadi....tebang plih, pilih kasih...yang kecil saja yang dilibas...walah-walah...weleh-weleh...si komo lewat...macet lagi...macet lagi > > salam > iwan > > Alvin Daniel <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > si otoritas alias hotel itu memberi ijin kepada para konsumen > utk menggunakan kamar2nya dgn bayaran, nah berarti si > konsumen berhak mendapat hak mereka yaitu penggunaan > tempat itu donk... > hehe... > > tapi gpp sich, jadi makin lucu aja negara ini... > tempat hiburan yg ecek ecek biasanya digerebek, tapi nyatanya > hotel bintang 5 masih aja tuh ada transaksi prostitusi yg heboh... > gak berani ya gerebek yg bintang 5? > soalnya yg 'maen' di kamarnya juga kemungkinan punya > 'bintang'... > > hihihi.... > makanya kalo mau nakal, jangan ke tempat hiburan yg kecil, > sekalian deh ke yg punya beking resmi pasti aman... > selamat mencoba, dijamin gak akan digerebek cuma perlu > mengeluarkan uang lbh banyak aja... > > > > > -----Original Message----- > > From: [email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Iwan Wibawa > > Sent: Sunday, June 11, 2006 10:48 PM > > To: [email protected]; > [email protected]; [EMAIL PROTECTED] > > Subject: [ppiindia] Razia hotel dan tempat hiburan > ...pelanggaran HAM > > > > miris hati saya menyaksikan tayangan-tayangan di televisi > bagaimana aparat tramtib dan polisi melakukan razia di > hotel-hotel maupun tempat hiburan siang malam, hal ini terjadi > di daerah-daerah....sungguh hati menjadi bertanya-tanya atas > dasar hukum apa ? aparat tramtib tersebut melakukan razia > seperti itu ? apakah aparat tramtib tersebut dapat dikatakan > mewakili negara melakukan razia kepada warganya sendiri ? > atas dasar apa negara mengatur kehidupan pribadi seseorang > ? apakah itu sudah kelewatan dan bisa dikatakan pelanggaran > HAM ? apakah didaerah-daerah memang sudah dilaksanakan > SI sehingga nampaknya syah-syah saja tindakan tersebut ? > mohon pencerahan dari para ahli hukum tata negara ? > > saya secara pribadi tidak setuju perbuatan maksiat > (selingkuh, zinah dan sex bebas), namun hal itu harus kita > kembalikan kepada masing2 individu, bukankah Tuhan melalui > agamanya masing-masing sudah jelas berfirman .... > > apakah aparat tramtib sudah merasa sebagai wakil Tuhan > dengan melakukan razia semacam itu ??? > > negeri ini semakin jauh dari apa yang disebut " gemah ripah > repeh rapih '....amburadul acak adut...dan hukum rimba.......... > > > > salam > > iwan > > > > > __________________________________________________ > > Do You Yahoo!? > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection > around http://mail.yahoo.com > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > ********************************************************************* * > ***** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. > Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared > Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > > > ********************************************************************* * > ***** > > > __________________________________________________ > ________________________ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA > (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, > kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. > No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. > kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Everything you need is one click away. Make Yahoo! your home page now. http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

