TNI PUNYA DATA KADER KOMUNIS DI DPR Metrotvnews.com, Bogor: Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Djoko Santoso menyatakan, pihak intelijen TNI Angkatan Darat sudah memiliki data tentang anggota DPR yang menjadi kader komunis. Pernyataan KSAD diungkapkan usai membuka pekan olah raga angkatan darat di Cilodong, Bogor, Jawa Barat, Senin (12/6).
Menurut Jenderal Djoko Santoso, isu anggota DPR yang terlibat kader komunis terungkap saat berlangsungnya seminar yang digelar Kodam Jaya beberapa waktu lalu. Dalam seminar tersebut, salah satu pembicara mengungkapkan bahwa adanya kaderisasi komunis di tubuh DPR. Intelijen TNI mengaku sudah melakukan penyelidikan dan sudah mendapatkan data-data tersebut. Walaupun demikian, KSAD menolak untuk mengungkapkan hasil investigasi dan data intelijen pihak TNI. "Apa yang kita lakukan itu berdasarkan aturan yang berlaku," tegas Djoko. Sementara itu, Panglima Kodam Jaya, Mayor Jenderal Agustadi Susongko menyatakan, dari hasil investigasi intelijen ditemukan tiga titik bahaya laten komunis, di antaranya ditemukan baju olah raga bergambar palu dan arit di Sekolah Menengah Umum (SMU) 71 Menteng, Jakarta.(AMR) http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=18443 -------------------------------------------------------------------- Panglima Kodam Jaya Bantah Menyatakan Anggota Dewan Komunis Senin, 12 Juni 2006 | 20:46 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Panglima Komando TNI Angkatan Darat Jakarta Raya, Mayor Jenderal Agustadi S.P, membantah telah memberi peryataan adanya 86 orang komunis yang menjadi anggota DPR. "Ada kesalahpahaman. Yang berbicara bukan saya tapi Alfian Tanjung," bantahnya. Agustadi menambahkan, bahwa siapapun dapat menjadi anggota DPR. "Tidak ada yang melarang (termasuk anggota komunis) untuk jadi anggota DPR," ujarnya yang ditemui usai pembukaan Pekan Olahraga Angkatan Darat di Cilodong, Senin. Dirinya tidak membantah bahwa saat ini ancaman laten komunis sudah berbahaya. Agustadi menjelaskan, sudah ditemukan tiga kasus yang mengarah pada berkembangnya bahaya laten tersebut. "Di Jakarta ada dua dan Bogor satu,"ujarnya. Agustadi menjabarkan pada 2004 di Pasar Jatinegara telah ditemukan kaos bergambar palu arit dan di SMP 79 Menteng ditemukan gambar palu arit pada celana olahraga. "Kejadian SMP 79 sekitar awal-awal April tahun ini," jelas Agustadi. Ia menegaskan, walaupun hanya gambar di celana olahraga tetap harus diwaspadai. "Apa maksudnya memasang palu arit disitu," tanya Agustadi. Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Djoko Susanto, yang hadir untuk membuka acara tersebut juga mengklarifikasi berita tersebut. "Saat kegiatan internal kodam ada ceramah dan pembicara (Alfian Tanjung, aktivis Islam yang menjadi pemerhati masalah sosial politik di Tanah Air) menyatakan hal itu. Jadi yang bicara bukan Pangdam," jelas Djoko. Djoko juga mengatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan akan kebenaran pernyataan Alfian Tanjung. "Karena ideologi komunis berkembang," katanya. Rieka Rahadiana http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/06/12/brk,2006 0612- 78765,id.html ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Recruit talented volunteers -- VolunteerMatch makes it easier than ever before! http://us.click.yahoo.com/CnDZbC/9OaOAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

