Just wonder...
Orang bodoh mana ya yang pernah bilang kalau Bush dan Howard itu Pahlawan
Demokrasi????!!!
Tentang makna kata pembebasan.. kalau ditilik dari kata dasar "bebas" ya
sah-sah saja digunakan. Apa yang salah dengan kalimat, "Abu Bakar Bashir
released from prison"? Yang salah bila tak ada penjelasan berikutnya... setelah
menjalani hukuman dua tahun. Kalau kemudian ada penjelasan tersebut dalam
pemberitaan, tak ada yang salah dengan kalimat "dibebaskan". Karena faktanya
memang demikian.
Bila menyimak pemberitaan di media, kekecewaan Australia muncul karena
ringannya hukuman yang diberikan pada Abu Bakar Bashir sebagai pihak yang oleh
pemerintah Indonesia diakui sebagai bagian dari pihak yang bertanggung jawab
atas bom bali tahun 2002.
Pemerintah Indonesia yang mengorbankan Abu Bakar Bashir di penjara. Kalau ABB
ternyata tak bersalah (saya sendiri beranggapan ABB hanya korban), yang patut
dipermasalahkan adalah pemerintah Indonesia karena mengorbankan warganya yang
tak bersalah.
Indonesia memang punya mental inlander dan korup. Semua tahu itu.
-US
Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Tulisan rekan saya, ilmuwan politik LIPI:
--- Riza Sihbudi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
dear friends,
Semua media baik cetak maupun elektronik setidaknya
yang saya baca, lihat, dan dengar selalu menyebut
berakhirnya masa hukuman bagi Abu Bakar Baasyir (ABB)
sebagai pembebasan. Padahal sesungguhnya, ABB bukan
dibebaskan, melainkan ia telah selesai menjalani
hukuman sesuai dengan keputusan pengadilan.
Penggunaan istilah pembebasan mengandung makna bahwa
ABB telah DENGAN SENGAJA DIBEBASKAN oleh pemegang
otoritas di negara ini. Sementara yang terjadi adalah,
ABB dinyatakan bersalah dan dihukum berdasarkan
keputusan pengadilan.
Oleh sebab itu, penggunaan istilah pembebasan
termasuk oleh media-media besar di republik ini,
seperti Kompas, Metro TV, Elshinta, dll sebenarnya
sangat MENYESATKAN dan dapat menimbulkan salah tafsir.
Pihak luar khususnya AS dan Australia seakan-akan
melihat berakhirnya masa hukuman ABB sebagai
kesengajaan pemerintah RI memberikan kebebasan bagi
ABB. Padahal yang terjadi, pemerintah dalam hal ini
pengadilan sudah menghukum ABB sesuai dengan
prosedur hukum yang berlaku.
Lucunya, PM Howard paling lantang meneriakkan
kejengkelannya atas berakhirnya masa hukuman ABB,
sementara dulu dia juga lantang meminta keringanan
hukuman bagi cewek Australia (Corby?) pengedar narkoba
yang sudah jelas-jelas terbukti melanggar hukum.
GW Bush pun setali tiga uang. Berteriak lantang
menyesalkan selesainya hukuman ABB. Ia pura-pura lupa,
siapa sebenarnya yang paling layak dicap sebagai
teroris? ABB atau justru dia sendiri, yang sudah kasat
mata bertanggung jawab atas pembantaian warga sipil
Irak yang masih terus berlangsung hingga saat ini.
Tapi yang paling menyedihkan, banyak di antara kita
yang masih juga ikut-ikutan mengakui dan menyebut ABB
sebagai teroris seraya menyebut Bush dan Howard
sebagai pendekar demokrasi.
Apakah bangsa kita memang sudah sulit lepas dari
mental inlander ???
salam,
[EMAIL PROTECTED]
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Next-gen email? Have it all with the all-new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/B6DZeC/bOaOAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/