KLATEN (ACT) - Jangan jadikan bencana sebagai momen untuk berlarut-larut
tenggelam dalam kesedihan. Tetapi, jadikanlah bencana sebagai momentum untuk
menumbuhkan kebersamaan dan sikap saling tolong menolong. Hal tersebut
ditegaskan Ketua Dewan Penyantun Aksi Cepat Tanggap (ACT) Dr HM Hidayat
Nurwahid beberapa saat sebelum melakukan peletakan batu pertama pembangunan
21 rumah tahan gempa di Dusun Pangkah, Desa Sengon, Prambanan, Klaten, Senin
(19/6). Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Klaten, Samiadji SE MM
dan mitra ACT dari International Islamic Relief Organisation (IIRO) dan
Lembaga Penerapan Teknologi Pedesaan (LPTP).
Di Dusun Pangkah, ACT dengan dukungan sejumlah donatur dari dalam dan luar
negeri, membangun 21 rumah bagi warga korban gempa. Rumah yang didesain oleh
sejumlah insinyur lulusan Jepang tersebut, dirancang tahan gempa berkekuatan
hingga 6,2 skala richter. Rumah permanen berukuran 36 meter persegi tersebut
memiliki 2 kamar tidur.
Senada dengan Hidayat, Yohandromeda Syamsu dari ACT dalam sambutannya
menegaskan, pembangunan rumah bagi korban gempa di Dusun Pangkah ini
dilakukan dengan tidak mengabaikan potensi warga setempat. "Seperti yang
dilakukan di Kedaton, warga di Dusun Pangkah juga ikut aktif dalam proses
pembangunan kembali rumah mereka sendiri ini," katanya.
ACT sendiri saat ini tengah mengerjakan 148 rumah serupa, namun berukuran
45 meter persegi, di Dusun Kedaton Kidul, Pleret, Bantul. Program
pembangunan rumah tahan gempa ini digulirkan ACT lewat program ACT
Jogja-Jateng Recovery (AJR). Lewat program ini, ACT menargetkan pembangunan
5.000 rumah tahan gempa bagi korban gempa di DIY dan Jateng tempo hari.
Hidayat usai acara peletakan batu pertama, kepada wartawan menegaskan,
saat ini pemerintah juga sudah mulai serius menaruh perhatian pada
upaya-upaya recovery. Sementara, sejumlah kalangan juga tidak ketinggalan
melakukan hal yang sama. Di antaranya adalah penyiapan fasilitas rumah
darurat atau rumah sementara untuk korban gempa. "Kita tidak usah saling
menyalahkan. Yang penting, para korban dapat segera keluar dari kesulitan,"
tandasnya.
ACT adalah organisasi nirlaba profesional yang memfokuskan kerja-kerja
kemanusiaan pada penanggulangan bencana. ACT mulai berkiprah sejak tahun
1994. Tak hanya pada fase darurat (emergency) tetapi juga sampai fase
pemulihan (recovery) dengan menggulirkan berbagai program. Program-program
yang didedikasikan antara lain Program Emergency Rescue, Program Emergency
Relief, Program Emergency Medic dan Program Recovery. Salah satu kelebihan
ACT, program-programnya dijalankan dengan memberdayakan sumberdaya lokal
(local sources). (Tim Media AJR).
Contact Person:
Ir Abdul Aziz (0811255317)
ACT Office :
Jl. Ir. H. Juanda no. 50
Kompleks Perkantoran Ciputat Indah Permai B-8
Telepon : 021-741 4482
Fax : 021-742 0664
www.aksicepattanggap.com
Hotline :
Info Lapangan :
Ahyuddin 0811 941 216
Bayu Gawtama 0888 190 2214 / 0852 190 68581
Eko Yudho 0816 169 3044
Donasi :
Imam Akbari 0812 848 1466
Jemput Donasi : 021-7061 4482
Bantuan dana dapat disalurkan melalui rekening a.n Aksi Cepat Tanggap :
BCA no. 676 030 2021
BSM no. 101 000 1114
Mandiri no. 128 000 459 3338
Bank Muamalat Indonesia no. 304 002 3015
BNI Syari'ah no. 009 611 0239
===================================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================================
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/R0DZdC/gOaOAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/