pak danar dan bung radityo,

saya jadi teringat adam smith dan voltaire yang
mendorong aktivitas pasar.

bukan karena aktivitas itu membuat orang menjadi
lebih kaya. tapi karena ia memungkinkan berkembangnya
economic self interest yang dianggap kurang berbahaya
dibanding upaya mengejar hal lain, termasuk fanatisme
agama.

saya teringat pula kepada seorang lelaki yang menganjurkan
saudara-saudaranya untuk berpencar ke seluruh pelosok
bumi usai beribadah jum'at untuk mencari nafkah. bukan
untuk menggeruduk kesana kemari.

salam,





At 07:29 PM 6/20/06 +0000, you wrote:

>Mas, rupanya beragama ria itu romantis sekali. Mungkin karena belum
>banyak kesibukan ya?
>
>memang syusyah...
>
>--- In <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com>[email protected], 
>"Radityo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Pas nonton berita di TV, saya kasihan sama bos salafi itu...masih
> > pakai pakaian ala Arab diarak massa...dan diseret-seret......
> >
> > Memang susah kalau terlalu eksklusif..
> >
> >
> >
> > --- In <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com>[email protected], 
> "Ambon" <sea@> wrote:
> > >
> > > 
> <http://www.kompas.com/kompas-cetak/0606/18/daerah/2739801.htm>http://www.kompas.com/kompas-cetak/0606/18/daerah/2739801.htm
> > >
> > >
> > > ANARKISME
> > >
> > >
> > > 2 Jemaah Salafi Minta Perlindungan
> > >
> > >
> > > Mataram, Kompas - Dua jemaah salafi meminta perlindungan ke
> > Kepolisian Resor Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, menyusul
> > penolakan warga pada acara pengajian jemaah salafi di Dusun
>Beroro,
> > Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Lombok Barat.
> > >
> > > Wakil Kepala Kepolisian Resor Lombok Barat (Polres Lobar)
>Komisaris
> > Polisi Radjo Harahap, Sabtu (17/6) di Markas Polres Desa Jembatan
> > Kembar, kepada pers menjelaskan, dua warga itu adalah Zainuddin
>dan
> > Samidin- warga Dusun Beroro.
> > >
> > > Keduanya segera dikembalikan karena tak bisa terus-terusan di
> > markas polres. Camat Lembar H Muridun ketika dihubungi kemarin
>petang
> > mengatakan, keduanya sudah kembali setelah berdialog dengan Polres
> > Lobar, tokoh masyarakat, dan aparat desa.
> > >
> > > Peristiwa penolakan terjadi Jumat sekitar pukul 13.30 ketika
> > sekelompok warga mengadakan pengajian di mushala. Mereka diduga
> > sebagai penganut faham salafi yang belum banyak diterima. Karena
> > berkali-kali diingatkan tak digubris, masyarakat menjadi
>emosional.
> > Guna menghindarkan anarkisme, Zainudin dan Samidin yang dianggap
> > sebagai koordinator dibawa petugas ke Markas Polres Lobar.
> > >
> > > Ketua I Majelis Ulama Lobar Mahally Fikri mengatakan, faham
>salafi
> > melaksanakan kegiatan sama seperti Nabi Muhammad saw. Itu tidak
> > salah, tetapi jemaah salafi cenderung eksklusif, merasa benar
> > sendiri, pihak lain dianggap salah dan sesat.
> > >
> > > Mahally berharap jemaah salafi lebih arif bersikap karena
>sebagian
> > besar warga masih belum bisa menerima ajaran itu. Komunitas salafi
> > tersebar di Lobar, di antaranya di Desa Kebon Talo dan Desa
>Sesele.
> > Menurut catatan, tempat kegiatan jemaah Salafi di Desa Sesele
>dibakar
> > massa beberapa waktu lalu. (RUL)
> > >



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/N6DZeC/fOaOAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke