Aaahh.. mungkin ada anak DPR yang waktu ujian masih sibuk main band atau hura-hura kalee.. Lha wong yang sambil jualan pecel aja bisa dapat hasil perfect.. Perlu penelitian dan penyelidikan yang mendalam tuch.. Yang pada ga lulus pada waktu mau ujian pada belajar ga yach.. Kalo terbukti bahwa sebagian besar (50%+1 ajah dech..) dari 4% yang gagal lulus itu memang sudah berusaha maksimum.. Perlu dipertimbangkan untuk ujian ulang..tapi kalo kurang 1 orang ajah.. Jangan pernah kasih ampun buat pemalas yang berani ngotot karena biasa dimanja..
v(^_^) -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Zul Sitompul Sent: Friday, June 23, 2006 2:14 PM To: ppiindia Subject: [ppiindia] Ketua DPR Desak Mendiknas Segera Gelar Ujian Ulang Importance: High 2006-06-23 13:47:00 Ketua DPR Desak Mendiknas Segera Gelar Ujian Ulang Muhammad Nur Hayid - detikcom Jakarta - Ketua DPR Agung Laksono meminta pemerintah memperhatikan tuntutan Komisi X agar segera menggelar ujian ulang bagi siswa yang tidak lulus Ujian Nasional (UN). Hal ini perlu segera dilakukan mengingat banyak siswa yang frustasi dan bertindak di luar kewajaran akibat tidak lulus UN. "Komisi X sudah memutuskan, kami mendukung itu. Pemerintah harus segera merespons. Kalau tidak, pemerintah harus menanggung sendiri akibatnya," kata Agung usai salat Jumat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/6/2006). Menurut Agung, siswa yang tidak lulus harus dapat menerima kenyataan itu dan tidak meluapkan emosinya secara berlebihan. Untuk itu orangtua dan guru harus bisa mendampingi siswa yang tidak lulus, menjelaskan hal-hal yang akan membahayakan jika siswa berbuat di luar kewajaran. "Ya jangan emosi. Jangan anarkis. Apapun kalau anarkis saya tidak sependapat," tandasnya. Sebelumnya diberitakan salah satu siswa di Bekasi mencoba membakar sekolahnya gara-gara tidak lulus UN. Bahkan 4 siswa di Jakarta nekat mencoba bunuh diri, dan 1 siswa di Kalimantan bunuh diri. (san) http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/06/tgl/23 /time/134719/idnews/622268/idkanal/10 [Non-text portions of this message have been removed] ************************************************************************ *** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ************************************************************************ *** ________________________________________________________________________ __ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Check out the new improvements in Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

