Sewot, sih boleh, tapi ingat dong sama yang Di Atas. Saya sih ngga
kepikir demo dengan pemerintah segala, pemerintah kita kan tidak punya
kuasa. Yang punya kuasa cuma Tuhan. Jadi saya berlutut deh berdoa,
demo sama Tuhan. 

Eh Akhirnya Tuhan kasih jawaban yg serem. Aceh Tsunami, Jogja gempa.
Bencana2 bertambah. Wah.., belum lagi kenyataan bahwa bencana2
nasional selalu terjadi sehari setelah hari raya agama tertentu.
Wah..! Tuhan mungkin mau menunjukkan kalau Dia sendiri saja menghargai
orang beribadah, sebelum melancarkan bencana, masak kita yg ngaku2
umatNya, ngga?


--- In [email protected], "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bolehnya sewot!!! Demo donk kalo ga setuju!!! Kalao cuma bengak-bengok
> dimilis dowang mah gak bakalan dech! Ayo turun ke jalan, ke DPR,
DPRD, kalau
> emang pejuang sejati!
> 
> ----- Original Message -----
> From: "Free Thinker" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Wednesday, June 28, 2006 1:04 PM
> Subject: Re: [ppiindia] Ormas Islam Satukan Barisan
> 
> 
> > "Bagaimana dengan ekses-ekses Perda Syariah di Tangerang, seperti
> pelarangan wanita keluar sendirian di atas pukul 18.00? "Lho, itu malah
> bagus bukan. Peraturan itu malah melindungi wanita. Bayangkan kalau ada
> apa-apa terhadap wanita yang keluar sendirian di malam hari," jawabnya.
> >
> >   ===========
> >
> >   Kasihan ya kaum perempuan... harus dikurung di rumah karena
malam hari
> tak aman buat wanita. Supaya nggak diperkosa, jangan keluar malam.
Supaya
> jangan dianggap pelacur.. berdiamlah di rumah.
> >
> >   Melindungi perempuan itu kalau menciptakan suasana yang aman....
> Menyingkirkan begundal-begundal di jalan... Menurunkan tingkat
> kriminalitas.. bukannya mengurung wanita di rumah.
> >
> > Kasihan perempuan... harus punya laki-laki hanya untuk keluar malam!
> >
> >   Saya heran, kalau ada perempuan yang mendukung aturan seperti
ini. Cuma
> perempuan inferior yang setuju dengan peraturan bodoh seperti ini.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >           http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_c&id=232365
> >
> > Kamis, 22 Juni 2006,
> >
> > Ormas Islam Satukan Barisan
> >
> > Dukung RUU APP dan Perda Syariat Islam
> >
> > JAKARTA-Sekitar 40 ormas Islam besar berkumpul di Kantor MUI (Majelis
> Ulama Indonesia) di Masjid Istiqlal Jakarta. Dalam pertemuan itu, ormas
> Islam yang antara lain FPI, HTI, FBR, PB NU, DDII, dan As Syafi'iyyah
> mengeluarkan Deklarasi Umat Islam.
> >
> > Deklarasi yang dibacakan Ketua Pelaksana Harian MUI KH Ma'ruf Amin itu
> memuat empat butir. Pertama, bersatu untuk melangkah bersama dalam
> menghadapi berbagai masalah keislaman dan kebangsaan. Kedua, bersatu
untuk
> mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan menjaga dari segala bentuk
> pengkhianatan dan disintegrasi.
> >
> > Ketiga, bersatu untuk melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan
sinergi di
> bawah MUI. Dan keempat, bersepakat bahwa semua langkah yang akan
dilakukan
> berdasar kerangka berpikir yang sama dengan hasil ijtima' ulama.
> >
> > "Empat butir deklarasi tersebut kami ejawantahkan dalam tiga langkah,
> yakni etika berdakwah menurut Islam, menangkal segala perusakan terhadap
> umat Islam dan NKRI, serta melakukan pemberdayaan umat," jelas Ma'ruf.
> >
> > Ma'ruf juga menjelaskan, latar belakang deklarasi itu adalah penyamaan
> persepsi sebagaimana hasil ijtima' ulama komisi fatwa MUI di Pondok
Gontor
> 25-27 Mei lalu. "Dengan ini, maka tidak bakal ada lagi aksi sebuah ormas
> Islam tanpa diketahui yang lainnya. Ini merupakan sebuah aliansi
sinergis
> untuk bisa mencapai hal-hal yang kami harapkan," tandasnya.
> >
> > Apakah itu berarti sebuah ormas Islam tidak bisa lagi melakukan
aksinya
> sendirian? Ma'ruf menggeleng. "Setiap ormas boleh melakukan aksinya
> sendiri-sendiri, namun tentu saja pasti ada koordinasi lagi dengan yang
> lain. Pendek kata, setiap aksi ormas Islam pasti hasil koordinasi dengan
> yang lain," tegasnya.
> >
> > Apa sasaran jangka pendeknya? Ketua DPP HTI Muhammad Al Khaththath
> menjelaskan, ada empat langkah. Pertama, mendukung dan mengawal RUU APP
> secara syariah. Kedua, mendukung terciptanya perda syariah di seluruh
> wilayah NKRI. Ketiga, menolak dan menuntut majalah Playboy untuk tidak
> beredar di Indonesia. "Yang terakhir, menolak pembubaran ormas Islam,"
> tegasnya.
> >
> > Seperti apa pemaknaan mengawal secara syariah? "Ya, sesuai dengan
syariat
> Islam. Artinya, RUU APP yang nanti bakal digedok menjadi UU APP
tetap harus
> bernapas syariat Islam. Karena syariat Islam merupakan rahmatan lil
alamin
> atau rahmat bagi dunia. Kalau syariat diberlakukan sebagai hukum,
dunia akan
> aman dan tenteram," tandasnya.
> >
> > Bagaimana dengan ekses-ekses Perda Syariah di Tangerang, seperti
> pelarangan wanita keluar sendirian di atas pukul 18.00? "Lho, itu malah
> bagus bukan. Peraturan itu malah melindungi wanita. Bayangkan kalau ada
> apa-apa terhadap wanita yang keluar sendirian di malam hari,"
jawabnya. (ano
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Do you Yahoo!?
> >  Next-gen email? Have it all with the  all-new Yahoo! Mail Beta.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
>
***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
>
***************************************************************************
> >
__________________________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>










------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke