Selamat ya Mbak Aris! Kemaren saya baca tulisannya di Republika, saya juga berlanganan Republika lho! Heheh ....salut!
----- Original Message ----- From: "aris solikhah" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, June 29, 2006 9:54 AM Subject: Re: [ppiindia] Re: Kristenisasi, Islamisasi ibarat , dan Penjual kecap Kalau mau kasih bantuan kenapa ndak makanan saja, baju, buku-buku pelajaran, uang, majalah yang netral atau barang netral saja dan disalurkan pada lembaga umum. PAsti lebih berguna. Kalau memang mau kasih bantuan dengan ada muatan agama ya, silakan saja dikasih pada orang yang tepat misalnya korban seagama. Memang kadang aneh ya, umat Islam malah su'udzan pada sahabat sesama muslim yang telah banting tulang, tidur ditenda-tenda ditempat gelap pekat, jauh dari keluarga, berhari-hari ikut serta membantu korban di lapangan. Diantara kelelahan fisik tersebut mereka juga harus menghadapi kelelahan mental dari saudaranya sendiri tentang tuduhan yang mungkin faktanya memamg terjadi di lapangan. Sedih sekali! bagaimana seandainya ini menimpa kita, rumah ancur, tiada makanan, harta benda habis eh malah datang bantuan yang isinya berusaha membuat anak-anak kita juga berusaha menjauhkan dari pegangan hidupnya. Kalau saya senewen. dan bertanya apa maksudnya pemberian ini? Bagi orang yang dalam kesusahan, bantuan hanya satu lembar baju pun bisa jadi mengubah iman, ditambah suasana yang penuh kebimbangan, kesedihan, kehilangan saudara, pegangan hidup dll. Umat muslim pun demikian saya harapkan memberi bantuan yang netral pada non muslim. Kecuali yang sesama muslim, malah perlu untuk melakukan recovery mental secara religius. Samsul Bachri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Lha ini lagi, masih aja mau dikibulin! Koran Amerika aja memuat isu kristenisasi secara besar2 pada saat terjadi tsunami. Kita gak tahu? Sesekali terjun dong ke daerah konflik, dan tanyaken apa? Jangan hanya dibelakang kursi, dan menedengar isue. Buktikan! ----- Original Message ----- From: "Ambon" To: Sent: Thursday, June 29, 2006 2:51 AM Subject: Re: [ppiindia] Re: Kristenisasi, Islamisasi ibarat , dan Penjual kecap > Hemat saya isu "Kristianisasi" adalah suara buntutan dari bantuan yang > diberikan oleh orang-orang Kristen kepada korban bencana alam yang beragama > Islam di Indonesia. Tukang-tukang teriak ini lupa bahwa Indonesia pernah > dijajah oleh Belanda yang Kristen selama 350 tahun, koq tetap saja jumlah > penduduk Indonesia beragama Islam mayoritas, dan lagi penduduk pulau Bali > tetap beragama Hindu. Malah ada pula penduduk Indonesia beragama Buddha. > Yang hebat ialah waktu korban banjir Jakarta pada waktu dua tahun lalu > diberikan super-mie, lalu dihebohkan bahwa para korban bencana alam > dimurtadkan alias pindah agama. Masyaalloh, koq ada orang yang dikasi mie > satu dua bungkus lantas pindah agama. Waktu tsunami di Sumatera Utara juga > dihebohkan adanya orang-orang yang berubah agama alias dikritianiasikan. > Apakah orang-orang Islam di Aceh begitu goblok sehingga mudah saja pindah > agama? Tanyakanlah kepada GAM berapa penduduk Aceh yang pindah agama? Jangan > hanya dengar bisikan MUI, karena selama masa DOM yang memakan korban jiwa > manusia dan sekian banyak wanita Aceh diperkosa oleh TNI, mulut MUI membisu > seribu bahasa. > > Saya kira latar isu Kristianisasi ini, adalah usaha untuk menutupi ketidak > mampuan menolong sesama umat lalu dipakai alasan macam-macam, seperti > penjual menjual obat koyok penyembuhkan seribu satu macam penyakit. > > "......Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong > kamu untuk berlaku tidak adil..." Demikian sebahagian dari QS 5:8. > Selebihnya baca sendiri. > > ----- Original Message ----- > From: "Alvin Daniel" > To: > Sent: Wednesday, June 28, 2006 7:53 AM > Subject: [ppiindia] Re: Kristenisasi, Islamisasi ibarat , dan Penjual kecap > > > masalah manusia pindah agama, entah itu kristen ke islam > atau islam ke kristen adalah hal yg manusiawi menurut saya... > itu adalah hak sepenuhnya yg menjalani, mau rugi atau tidaknya > juga dia yg mengalami. > jadi tidak pernah ada gunanya mengganti2/ memaksa orang > lain utk mengikuti agama yg kita anut, biarkanlah semua agama > berjalan masing2 dengan penuh toleransi tanpa memaksa/ > mengancam satu sama lain... > > jualan kecap kristen ala salah satu sekte di indonesia, berjalan > dengan sgt gencar dan kadang kurang ajar...mereka memang > banyak memberikan iming2 segala macam utk mendapatkan > pengikut...dan orang2 seperti mereka inilah yg sering membuat > keruh suasana...bahkan banyak menganggu pengikut kristen yg > lain... > karena mereka menganggap bahwa mendapatkan umat baru > berarti menyelamatkan org tersebut dari api neraka...nyambung > gak sich... > > hhihihi.... > > > --- In [email protected], "rio_armando89" > wrote: > > > > Setuju sama mas KM, > > Kristen maupun Islam memang bukan budaya asli bangsa > Indonesia. So, > > baik kristenisasi maupun islamisasi adalah sah2 saja > asalkan tidak > > disertai dengan kekerasan. Cuma masalahnya apakah hal ini > bisa > > diterima oleh kaum fundies di kedua belah pihak? > > > > Kaum fundies di kristen maupun islam itu ibarat 2 penjual > kecap yang > > sedang berlomba2 utuk memasarkan dagangannya. > > > > Namun, posisi penjual kecap cap 'kristen' vs. cap 'islam' saat > ini > > adalah 1-0. Buktinya, kristenphobia dengan slogan > 'kristenisasi ala 1 > > dus indomie' laku keras di kalangan fundies kedua (bisa > disaksikan > > dimilis2 ini). > > > > Sebaliknya bila ada cerita/hoax seperti padre/pendeta > memeluk islam, > > mantan suster Irene Handono, Artis2 pindah islam malah > dibesar2kan dan > > kalo perlu disorot tv sekalian. > > > > Di sisi lain, fundies yang pertama bermain lebih elegan yaitu > dengan > > diplomasi. Namun, tidak sedikit juga yang memanfaatkan trik2 > diatas > > demi menebalkan kocek. Isu2 seperti anak buya hamka > masuk kristen-lah, > > mantan kyai pindah kristen, dsb sudah menjadi makanan > beberapa kaum > > fundies kristen untuk menaikan pamornya diatas kristen2 > lainnya. Wong, > > satu-satunya paramenter yang diimani oleh kaum fundies tsb > demi > > membuktikan kuasa Tuhan hadir di gereja-nya adalah berapa > banyak jiwa > > yang sudah berhasil dikonvertkan :) > > > > Well, selamat datang di negeri kecap hehehe... > > > > > > > > > > Salam, > > RIO > > > > > > > > --- In [email protected], "Kartono Mohamad" > wrote: > > > > > > Ikut nimbrung: > > > Kristenisasi, yang lebih diartikan sebagai mengajak orang > Islam untuk > > > menjadi Keristen sering dihembuskan oleh tokoh Islam, > meskipun di > > sisi lain > > > Islam juga ingin dan selalu berusaha mengajak orang > agama lain (termasuk > > > Keristen) untuk masuk Islam. Hal ini tidak hanya terjadi di > > Indonesia tetapi > > > juga di Eropa dan Amerika. > > > Di Indonesia agama sudah dijadikan alat politik dan > dijadikan urusan > > negara. > > > Sehingga soal mengakui suatu agama menjadi agama > "resmi" lebih bernuansa > > > politik. Buktinya mengapa Kong Hu Cu (yang oleh Cina > sendiri tidak > > dianggap > > > sebagai agama) sekarang diakui sbg agama resmi > Indonesia. Mengapa tidak > > > sejak dulu-dulu? Bukankah KHC sudah hadir di Indonesia > sejak kedatangan > > > masyarakat China ke Indonesia beratus tahun yang lalu? > Pengakuan KHC > > sebagai > > > agam resmi baru-baru ini jelas lebih bernuansa politik > daripada kepada > > > konsistensi terhadap gagasan meresmikan agama di > Indonesia dan definisi > > > agama yang dibuat oleh pemerintah Indonesia. > > > Akibat terlalu bernuansa politik, dan dibayangi oleh > tekanan-tekanan > > dari > > > mereka yang menggunakan agama sebagai alat politik, > maka yang diakui di > > > Indonesia hanya lima (kini jadi enam termasuk KHC). > Anehnya, semua yang > > > diakui adalah agama yang dibawa orang asing ke > Indonesia. Sementara > > agama > > > yang sudah ada sejak sebelum kedatangan agama asing, > tidak dianggap > > lagi. > > > Padahal katanya kita ingin mempertahankan identitas > Indonesia dari > > > pengaruh-pengaruh asing. Termasuk pengaruh Timur > Tengah. Selamat > > berdiskusi. > > > KM > > > > > > -------Original Message------- > > > > > > From: [email protected] > > > Date: 06/27/06 17:18:28 > > > To: [email protected] > > > Subject: Re: Balasan: [ppiindia] Re: Konghuchu diakui > sebagai Â"agama > > > resmiÂ" . Bagaimana den > > > > > > Bung Alvin.... > > > justru yang sering terdengar adalah 'kristenisasi' dan > bukannya > > 'islamisasi' > > > .bagaimana anda bisa mengatakan islam melakukan > infiltrasi, kalo orang > > > kristen yang melakukannya? itu memang iya..lihat yang > terjadi di > > aceh, belum > > > lagi di daerah2lainnya. > > > islam masuk ke negeri ini melalui cara yang damai dengan > disebarkan oleh > > > pedagang2persi sedangkan kristen didoktrinkan oleh > penjajah yang merusak > > > bangsa ini selama berabad - abad.. > > > > > > Alvin Daniel wrote: agama asli memang > sedikit2 > > > hilang, hal ini diakibatkan oleh > > > agresi dan infiltrasi agama2 islam dan kristen ke daerah yg > > > belum terjangkau agar pengikut 2 sekte ini kian banyak...of > > > course banyak latar belakang poltisnya daripada sosialnya. > > > lihat saja orang indian, yg sudah dibantai habis2an oleh > militan > > > negara spanyol dan portugis menyebarkan katolik... > > > itulah mengapa agama2 semit tidak pernah akur karena > mereka > > > hobby sekali melakukan agresi dan expansi utk membuat > orang > > > lain seagama dgn mereka. > > > > > > --- In [email protected], Samsidar Situmorang > > > wrote: > > > > > > > > wah, berarti selama ini berarti agama asli berangsur2 > hilang, > > > apalagi nenek moyang kita kan dijajah lama oleh Belanda > yang > > > membawa agama kristen dan Portugis yang membawa > ajaran > > > katolik... > > > > aduuh, kasihan pemeluk agama yang asli.. > > > > > > > > RM Danardono HADINOTO menulis: > > > > Setujuuuu, dalam arti, tiap penganut agama yakin, > > > agamanya berasal > > > > dari Tuhan, dan tidak memproklamasikan kepada semua, > > > semua penganut > > > > harus mengakui hanya ada satu agama yang berasal dari > > > Tuhan. Ini > > > > beda lhoo > > > > > > > > Salam > > > > > > > > Danardono > > > > > > > > --- In [email protected], "Lina Dahlan" > > > > > > > wrote: > > > > > > > > > > Kesadaran Bhinneka Tunggal Ika memang harus > > > dibangkitkan tapi > > > > > Anggapan hanya ada satu agama yang berasal dari > Tuhan > > > tak usah > > > > > dilawan. Biarin saja anggapan2 seperti itu. Toh masing2 > > > didalam > > > > hati > > > > > penganut suatu agama akan punya keyakinan spt itu. > > > Karena itulah > > > > > mengapa mereka beragama A dan B. Kalu dilawan itu > > > artinya > > > > diajarkan > > > > > untuk bermunafik ria. > > > > > > > > > > Bhinneka Tunggal Ika itu kan juga berarti meskipun beda > > > Agama, > > > > beda > > > > > suku, tetap satu Indonesia. > > > > > > > > > > Tugas pemerintah dan bangsa adalah memahami dan > > > menghormati > > > > > perbedaan-perbedaan tsb. Tidak aneh kan kalo orang > Islam > > > > beranggapan > > > > > agama Islam satu2nya agama dari Tuhan. Orang Kristen > > > bilang hanya > > > > > melalui Yesus akan sampe ke Bapa. Orang Budha > bilang > > > hanya percaya > > > > > ajaran Sidharta yang akan menuju nirwana. Yang aneh > itu > > > kalo ada > > > > > orang Kristen bilang ajaran Budha paling bagus...or > agama > > > satu2nya > > > > > dari Tuhan...:-) ato sebaliknya. > > > > > > > > > > "Adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya" > > > > > > > > > > wassalam, > > > > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], "RM Danardono > > > HADINOTO" > > > > > wrote: > > > > > > > > > > > > Ya Batara, ini adalah tugas pemerintah dan bangsa > > > Indonesia, > > > > untuk > > > > > > membangkitkan kembali kesadaran bhineka tunggal > ika > > > kita, juga > > > > > dalam > > > > > > beragama. > > > > > > > > > > > > Terutama dalam upaya beberapa Islamist untuk > > > mendirikan negara > > > > > Islam > > > > > > alias Khalifah, maka kita harus tegakkan kesadaran ini. > > > > > > > > > > > > Bangsa kita terdiri dari saudara saudara beragam > Agama > > > dan > > > > Budaya. > > > > > > > > > > > > Bangsa ini harus bangkit melawan anggapan, hanya > ada > > > satu agama > > > > > yang > > > > > > berasal dari Tuhan. > > > > > > > > > > > > Semoga Tuhan melindungi bangsa yang bhineka ini. > > > > > > > > > > > > Salam > > > > > > > > > > > > danardono > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for > ridiculously low > > rates. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > -- > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG Free Edition. > Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.9.6/378 - Release Date: 6/28/2006 > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links The great job makes a great man pustaka tani nuraulia __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

