tumben satrio meneruskan posting dari kelompok
yang oleh kaum fundies diejek sebagai sipilis (sekularis, pluralis,
liberalis).




At 08:28 AM 6/28/06 -0700, you wrote:

>Dari situs Jaringan Islam Liberal:
>
>Editorial
>
>Cahaya Harold Bloom
>Oleh Hamid Basyaib
>19/06/2006
>
>Injil Ibrani, secara keseluruhan maupun
>bagian-bagiannya, merupakan teks
>yang sangat sulit dipahami. Injil Yunani (Perjanjian
>Baru) membingungkan
>dan (ayat-ayatnya) saling bertentangan. Sedangkan
>Alquran Arab ternyata
>sungguh terbuka dan jernih, sangat konsisten dan
>benar-benar koheren.
>
>Yang menyatakan hal itu bukan dosen Jurusan Tafsir
>ataupun dekan
>Fakultas Dakwah UIN. Yang menegaskannya adalah Harold
>Bloom, profesor
>sastra di Universitas Yale, AS, dalam karya mashurnya,
>Genius: A Mosaic
>of One Hundred Exemplary Creative Minds. Ia menyanjung
>Quran dalam bab
>khusus tentang Nabi Muhammad, yang dinobatkannya
>sebagai salah seorang
>jenius sastra terbesar dalam sejarah.
>
>Muhammad adalah satu-satunya nabi yang dianggap jenius
>oleh Bloom. Pada
>Kristen ia bukan menyebut Yesus, melainkan Santo
>Paulus, penulis salah
>satu versi Injil. Dan pada Yahudi, ia bukan memasukkan
>Nabi Musa, tapi
>seorang tokoh dari masa sekitar seribu tahun Sebelum
>Masehi, yang oleh
>para sarjana hanya disebut “J” atau “Yahwist”.
>
>Bloom, yang boleh dikata kritikus sastra (Barat)
>terbesar saat ini,
>secara khusus mengutip lengkap Surah An Nur ayat 35,
>“sebuah puisi yang
>sempurna pada-dirinya”, suatu “mukjizat tapi alamiah”,
>dan sama sekali
>tak mengandung unsur sektarian. Ia terutama takjub
>pada ungkapan
>“cahaya-atas-cahaya” (nur alannur) dalam surah itu.
>
>Ceruk tempat cahaya-atas-cahaya bertahta, menurut
>tafsir Bloom, mungkin
>hati Muhammad; tapi pada akhirnya bisa hati siapa saja
>yang peka. Sebab,
>seperti disebut oleh ayat tersebut, “Tuhan membimbing
>kepada cahayaNya
>siapapun yang Ia kehendaki”. Pohon zaitun yang
>diberkahi dan merupakan
>sumber energi mahabening itu – minyak yang bercahaya
>cemerlang bahkan
>tanpa tersentuh api -- tidak tumbuh di Timur maupun di
>Barat. Ia bisa
>mekar di mana saja. Atau tidak di mana-mana. Ia ada di
>manapun dan
>kapanpun suatu wawasan yang jernih memancar.
>
>Bagi Bloom, cahaya yang dilukiskan secara memukau itu
>tepat dijadikan
>lambang Alquran. Ia adalah bukti lain tentang status
>otentik Quran
>sebagai kitab bagi siapa saja, bukan hanya bagi
>muslim.
>
>Mungkinkah Harold Bloom sendiri tepercik
>cahaya-atas-cahaya? Boleh jadi.
>Dengan ulasan memikat tersebut, ia membuktikan bahwa
>kitab suci yang
>bukan rujukan agamanya itu dapat diapresiasi dengan
>jernih dan tajam.
>Kita bisa menambahkan: mereka yang sejak lahir
>menjunjung Quran sebagai
>kitab suci agamanya pun mungkin luput dalam memahami
>pesan-pesan
>pokoknya dengan jernih.
>
>Orang-orang seperti Bloom, yang beragama Yahudi dan
>juga dikenal sebagai
>pakar agama-agama, mampu menangkap inti-inti pesan
>Quran. Mereka sanggup
>memilah inti dari anjuran maupun ketentuan-ketentuan
>temporal dan
>situasionalnya, yang kerap justru dianggap permanen
>dan bersifat legal.
>Kaum Muslim sendiri mungkin saja kehilangan wawasan
>dan daya tangkap
>yang persis terhadap inti pesan itu, dan justeru
>tertawan pada anjuran
>atau ide-ide Quran yang bukan merupakan inti pesannya
>sebagai pengarah
>langkah dan pedoman hidup.
>
>Bloom menganggap kebangkitan spiritual Barat ditopang
>oleh tiga teks
>suci: Injil Yahudi (atau Perjanjian Lama, menurut
>perspektif Kristen),
>Perjanjian Baru, dan Alquran (inilah sebabnya ia
>membahas Quran dan
>Muhammad dalam buku yang mengulas sastra Barat itu).
>Ia heran mengapa
>orang Barat hanya membaca dua yang pertama, seraya
>sangat mengabaikan
>Quran – atau malah mengecamnya secara serampangan.
>
>Ketika mereka kelak mulai mengikuti anjuran Bloom
>untuk membaca Quran,
>siapa tahu rekan-rekannya di Barat itu mampu
>membacanya secara setajam
>Bloom. Tapi kemampuan seperti itu lebih besar lagi
>kita harapkan terjadi
>pada pihak yang paling berkepentingan, yaitu umat
>Islam sendiri. Sebab,
>cara mereka membaca Kitab Suci adalah penentu wajah
>Islam hari ini –
>juga esok. []
>
>Referensi:
><http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=1070>http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=1070
>
>__________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
><http://mail.yahoo.com>http://mail.yahoo.com
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke