--- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Boleh ikut nimbrung sedikit? > > > --- In [email protected], aris solikhah <fm_solihah@> > wrote: > > > > MBak Uly, saya memahami perkataan mbak. yah saya memahami jika ada > umat non muslim menolaknya, bukankah di sini kebanyakan yang menolak > SI adalah mayoritas non muslim. > > DH: Kalau tak salah, yang menolak mendirikan negara agama, adalah > semua anak bangsa yang cinta Tanah Air
AD: ikut nyemplung ya om... hehehe... bingung saya....katanya SI ditolakin oleh non muslim... emangnya DI/TII yg berantas itu bukan muslim? hahahaaaaaa.... wake up dear!!!!! hal kedua. kenapa juga umat non-muslim punya power melebihi si muslim untuk menolak SI? memang ada berapa umat non muslim di indonesia? jelas-jelas ada 87% rakyat kita ini pengikut mohammad...masa iya SI ditolak oleh non muslim dan tidak dilawan oleh si muslim? hahahaa... kalo emang semua muslim setuju, SI udah dari 100 taon lalu udah jadi konstitusi... > ---------------------- > > > ARIS: Tapi saya masih kadang tak bisa memahami kalau yang menolak > umat Islam sendiri. Kedua saya juga memahami SI secara sempurna > masih dalam tataran wacana, belum teraplikasi total, jadi bagaimana > bisa dirasakan rahmatan lil 'alaminnya. > > DH: Betul! Negara agama yang berjalan, tak pernah ada AD: membawa rahmat bagi semua orang? coba liat donk ke aplikasinya.... memang Perda2 itu sudah bikin solusi? malahan bikin masalah baru kan? c'mon dear, think! > > ------------------------------------ > > > ARIS: Sehingga untuk dibayangkan bagi orang yang tidak tergambar > (non muslim) bagaimana ISlam dan pelaksanaannya. Namun setidaknya > jika saya diminta memberi contoh sebuah idealisme pelaksanaannya, > atau prototipenya saya bisa mengisahkannya pada masa Rasulullah dan > Khulafaur Rasyidin serta Umar bin Abdul Aziz. Ada acuannya. > > DH: Kisah dari ribuan tahun yang lalu, yang belum ada penge-checkan > historisnya dalam Ilmu tatanegara? AD: memang jaman si rasul-rasulan itu sudah ada mesin cetak? atau sudah ada harddisk, flashdisk, atau satelit penyimpan database? sudah ada ballpoint atau pensil utk menulis? buktinya dari mana? bukti otentiknya ada? > > --------------------------------------------------- > > > ARIS: Dan bUkan idealisme mengawang yang kedengaran indah namun > kenyataannya hingga diterapkan kini, tidak ada prototipe negara > ideal. Malah hancur..... > > DH: Tak usah ideal lahhh, yang optimal cukup: Austria, Norway, > Monacco, Swedia, Swiss, Luxemburg, Singapura, Korea. Buktinya jutaan > umat Muslim cari sesuap nasi kesana AD: embeerrr!!!! manusia makan dan beli nasi pake duit, bukan AGAMA!!!! > ------------------------------ > > > ARIS: Sedangkan fakta sekarang, belum ada aplikasi SI secara > sempurna, kadang baru SI parsial atau simbol semata. > > > > DH: Apa sih yang sempurna? dicoba sedikit dan jalan, juga tak ada. > Malah setelah mencoba menjadi amburadul: Nigeria dan semacamnya AD: lihat tuh Somalia, ancur lebur perang2an kayak hewan lapar dan rabies... lucunya, pake embel2 agama sambil menggorok leher lawan!! > -------------------------------- > ARIS: Saya hanya mengatakan.. biarlah kami mengusahakannya.. dan > tunggulah dengan sabar suatu saat nanti... hidup adalah proses, > tidak bisa instan.... > > salam from Bogor > > DH: Kami itu siapa? Anda lupa sebagian besar anak bangsa? hidup > memang proses, semua kita jalankan hidup ini, kita lihat saja apa > yang kita masing masing alami sampai kita mati.. > saudara saudara dari Minahasa, bali dan lain lainnya juga hidup > terus, dan membangun hari depan mereka, seperti yang mereka idamkan, > dan alami secara nyata sampai kini. Bukan menanti kisah 1001 malam... > AD: "kami" refers to the fundies....the fundies u know... the fundies who have endless dreams to making Syariah into reality.... the fundies who always think that religions are solution to make btter living... but they failed and failed all the time... salam dari dunia NYATA. > > > Salam dari Eropa > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> See what's inside the new Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

