Urusan membela iman jadi semakin jadi kisruh akhir2 ini. Lantaran massa kesandung untuk membedakan makna "pembelaan" yang salah dan yg sesungguhnya. Massa yg kita temui ceritanya di koran2 adalah massa2 yg frustrasi, jenuh dan tidak tahu lagi harus bagaimana dengan realita yg ada.
Belum lagi salah kaprah "reformasi" membuat orang mengira bahwa segala sesuatu harus dirubah. Segala yg tidak becus dari atasannya harus digugat turun. Demo2 marak. Sedikit2 massa ambil alih. Penghakiman ala udel dijalankan di jalanan. Sungguh bodoh dan kasihan. Dari awal munculnya, golongan2 pembela iman, agak2 meresahkan. Betapa tidak? Mereka adalah massa yg membela iman seturut definisi kebenarannya sendiri. Yang memprihatinkan, mereka adalah cermin masyarakat yg buta cara2 ber-warganegara. Massa yg beringas. Siap diperalat. dst. Tanpa kita sadari, sebenarnya ada seorang pembela iman yg lembut. Ia seorang yg dengan bijak menata iman khalayak. Mengajak khalayak untuk kembali berseru kepada Tuhan. Pengaruhnya besar. Itu karena ia bersedia berbicara kepada semua golongan dalam menawarkan idenya. Bahkan lintas agama dan iman. Yang satu agresif, yang ini humanis. Yang satu reaktif, yang ini proaktif. Yang satu asal tabrak, yang ini pakai aturan. Yang satu ringan tangan, yang ini berkepala dingin. Yang satu menimbulkan kegeraman, yang ini membangun kesejukan. Pilih yg mana? Membela iman dengan anarki, menghakimi orang lain? atau membela iman dengan menabur benih iman dalam sanubari insan? *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

