Hari Kependudukan Dunia
   
  Oleh: Bettina Marx dari Stuttgart
   
   
   
  Total jumlah penduduk di seluruh dunia sudah mencapai 6,5 milyar. Sejalan 
dengan proyeksi populasi, angka ini terus bertambah.
   
   
  Menurut penghitungan Perserikatan Bangsa-Bangsa setiap detiknya angka ini 
bertambah dengan lahirnya 2 setengah bayi. Sementara Jerman yang merupakan 
salah satu negara dengan angka kelahiran terrendah dan pemerintahannya khawatir 
angka kelahirannya merosot terus. Diperkirakan, dalam satu tahun saja jumlah 
penduduk di seluruh bisa bertambah 80 juta manusia. Itu berarti, hampir 
mencakupi jumlah keseluruhan penduduk di Jerman. 
   
  Seorang ahli demografi, seperti Herwig Birg dari Universitas Bielefeld – 
Jerman, menyebut pertambahan penduduk ini sebagai “ledakan penduduk”, terutama 
di negara berkembang dan negara di ambang industri yang menunjukkan tingkat 
pertumbuhan yang sangat pesat. Delapan dari sepuluh bayi per harinya lahir di 
negara-negara itu. Cina dan India merupakan dua negara yang berada di berada di 
pucuk tingkat pertumbuhan, dan diramalkan angka kelahiran kedua negara itu  
bisa bertambah dua kali lipat dalam lima puluh tahun.  
   
  Meskipun kedua negara ini sudah melancarkan berbagai upaya megurangi 
kelahiran anak, nampaknya politik mereka tidak berhasil. China contohnya 
dikenal karena politik keluarga berencananya yang konsisten dan sangat ketat. 
Namun, menurut ahli demografi dari Jerman Herwig Birg angka kelahiran di negara 
itu tidak berhasil dikurangi, penyebabnya bukan terletak pada gagalnya politik 
yang dijalaninya, akan tetapi:
   
  “Penyebab utamanya, karena sekian banyaknya wanita muda yang memasuki masa 
reproduktif yaitu umur 15 sampai 45 tahun. Mereka otomatis “mengeser” ke 
pengelompokkan penting ini, sehingga dengan demikian pertumbuhan dunia 
bertambah terus, tanpa adanya peningkatan angka kelahiran yang signifikan. 
Malah, merosot di seluruh dunia, begitu juga di Cina dan India. Jadi, penduduk 
dunia bertambah jika seorang wanita melahirkan, namun bersamaan dengan itu 
angka kelahirannya pun berkurang.”
   
  Menurut laporan PBB “World Population to 2003”, ledakan penduduk dunia 
diramalkan berhenti di pertengahan abad ini. Itu berarti, di masa mendatang 
setiap wanita melahirkan rata-rata dua anak saja. Disamping pil anti-hamil dan 
alat kontrasepsi lain, faktor ekonomi juga memainkan peran penting untuk 
menekan pertumbuhan penduduk. Herwig Birg mengutarakan:
   
  “Selaju dengan perkembangan perekonomian di seluruh dunia, masyarakatnya 
dituntut terus untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasaran kerja. Itu 
berarti, anak merupakan beban dan berkurangnya fleksibilitas. Akhirnya, mereka 
harus memilih.”
   
  Jerman dan negara Eropa lainnya harus bertarung dengan merosotnya angka 
kelahiran dan semakin terlihatnya masyarakat usia tua, sementara negara 
berkembang bakal dihadapi dengan masalah lain. Sepertiga penduduk negara 
berkembang adalah anak-anak dan remaja, yang nantinya membutuhkan pendidikan 
dan pekerjaan yang layak. Oleh karena itu, sehubungan memperingati Hari 
Kependudukan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengimbau kepada masyarakat 
internasional mencarikan solusi untuk masalah ini, yang seharusnya dipikirkan 
dari sekarang ini. 

                
---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ 
countries) for 2¢/min or less.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke