salam kenal bung abdi kristus,

sebagai acuan dalam menilai sistim preman adalah dari sudut 
kemiskinan, tempat bersemainya kejahatan dan anarki demi materi dan 
kemewahan.

orang miskin mimpi punya rumah di condomium paling atas alias 
penthouse, punya pembantu buat urusan ini-itu, punya tukang masak, 
dan tentunya punya kekuasaan...

preman = modal

itu aja ceritanya.

salam, heri latief
amsterdam

--- In [email protected], "abdi christ" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:

dear Bung Heri Latief, saya AC, penghuni milis ini juga. Saya 
tertarik
nih dengan fenomena preman. Preman yg aslinya dari kata Free-man itu.
Kata ahli, Indonesia pun termasuk kategori negara preman (messy
states)dan ada diurutan ke-2 setelah Rusia. 

Saya sendiri sering ketemu preman. Di dekat rumah, ada preman. Di
jalanan, ada preman. Di atas angkutan umum, ada preman. 

kalo saya lihat, dari pengalaman sehari-hari, di Indonesia ada dua
jenis preman. Pertama, preman ilegal. Preman ini bisa kita temui
dimana2, nongkrong dimana2, beraksi dimana2. Di pasar, di stasiun, di
terminal, di kampung, di sekolah, di kampus, di dalam bis kota, dst.

Yang kedua, adalah preman legal. Yang ini umumnya berseragam. Egonya
sebesar instansi yang mengayominya. Bertindak atas nama lembaga.
Biasanya preman yg legal ini tentu lebih disegani dari pada preman
ilegal. 

Intinya, preman adalah siapa saja yang berdiri atas ego sendiri. 
Siapa
pun yang merumuskan keadilan menurut versinya sendiri. Siapa pun
memegang prinsip menang-kalah (saya menang - situ kalah). Kalau
kepepet, pake jurus. Turun tangan. hajar. sikat. tendang. 

Definisi kemenangan yang dimiliki preman adalah: asal orang lain 
tidak
menguasai saya. Makanya alih2 dia dirong2 pihak lain, dia secara
paranoid bertindak agresif dulu. Menimbulkan rasa takut, adalah
pekerjaannya. 

Secara psikologis, seorang preman bertindak justru didorong oleh rasa
takut yang lebih besar. Dunia psikologis seorang preman adalah dunia
yang penuh ancaman, ketakutan dan ketidakpastian. Maka untuk
mengatasinya, ia memutuskan untuk menjadi seorang pengancam, pencipta
rasa takut, dan menciptakan kepastian lewat tindakan2 nyata berupa
pemaksaan. 

Dari kacamata teori Eric Berne, pola komunikasi psikologis yang
digunakan preman terhadap pihak2 lain diluar dirinya adalah: Adult -
Child relationship. ia memperlakukan orang lain seperti kepada pihak
yang lebih rendah statusnya. Ia menjaga egonya agar tidak diinjak2. 

Kebanyakan preman dilahirkan dalam keluarga yang keras. Keluarga yang
memberikannya pengalaman masa kecil sebagai seorang "loosers".
Keluarga yang serta-merta menindasnya. Sedemikian rupa sehingga ia
menjadi pribadi yang selalu merasa tidak aman. Dan untuk memenuhi 
rasa
aman itu, ia bertindak - yang tanpa disadari mengulang semua 
perlakuan
negatif yang pernah ia terima kepada orang lain.

Kebalikan dari premanisme adalah orang2 yang pasif. Nrimo. Pasrah 
bila
diperlakukan semena2 oleh orang lain. Tidak melawan bila direndahkan.
 Tidak berdaya. Tidak punya locus of control di dalam dirinya. Bagi
orang2 jenis ini, nasib sudah menentukan jalan hidupnya. 

Orang pasif ini, cenderung tidak melawan kalau diperlakukan tidak
adil. Namun baru ngedumel sendiri waktu sudah dirumah. Kehidupan
menjadi kejam terhadap dirinya, dan semakin hari ia semakin
terkungkung dalam kelemahan.

Mana yang lebih baik? Menjadi preman atau menjadi orang yang pasif?

Kedua2nya tidak baik. Kedua2nya sama2 reaktif. 

Yang benar adalah, seorang manusia harus berani membela harga 
dirinya.
Sedangkan diwaktu yang sama tetap menghormati pihak lain secara 
setara
dengan dirinya. 

Orang yang berperilaku demikian adalah orang yang asertif. Orang yang
proaktif. Orang yang fight terhadap perlakuan yang berasal dari luar
memiliki prinsip: dirinya mampu untuk memberi pengaruh, sama seperti
lingkungan mampu mempengaruhinya.

Orang2 seperti ini bertindak bukan berdasarkan lingkungan luar yang
terus berubah. Ia tidak bertindak berdasarkan keadaan yang ada 
diluar.
Ia tidak fokus pada ancaman, tetapi pada dirinya. Ia yakin, bahwa
dirinya adalah pihak yang aktif, berinisiatif, dan mampu memberi 
solusi.

Orang yang proaktif, orientasi komunikasi psikologisnya adalah: Adult
- Adult relationship. Ia menghadapi pihak lain sebagai orang yang
sama2 bisa diajak berkepala dingin. 

Orang2 macam ini dapat menolak segala cap yang dituduhkan orang
padanya. Kalau orang memakinya: Penakut! orang Proaktif akan bilang:
Tidak. Saya tidak penakut. Dan ia menunjukkan perilakunya yang
berorientasi pada nilai2 yang luhur. 

Orang yang tidak dapat membela dirinya, tidak dapat menjadi Pembela
kebenaran di Negri ini. Membela diri tidak sama artinya dengan 
menjadi
preman ataw ikut2an membela preman. TIDAK. Membela diri dimulai, bila
orang berani bertindak sesuai suara hati nuraninya sendiri akan apa
yang pantas dan tidak pantas (sekalipun dari hal yang paling remeh). 

      


--- In [email protected], heri latief <herilatief@> wrote:
>
> PREMANISME
>    
>   premanisme bukan sembarang kata, tanpa preman dunia gak bakalan
berwarna seperti ini, kerna merekalah yang paling depan ngurusin 
lahan
parkir, entah itu untuk parkir motor atau utk parkir "modal".
>    
>   di jepang ada yakuza, kang becak nagasaki bisa cerita tentang 
jari
kelingking yg cacat itu berarti orang dalam.
>    
>   semua urusan ada campur tangan preman, kerna masyarakatnya masih
membutuhkan preman utk menjadi pajangan yg ganas sangar. contohnya:
banyak orkay yg sengaja memelihara preman utk menjaga harta bendanya.
maklumlah diluaran banyak orang miskin yg ngiler berat melihat 
pameran
kekayaan para milyuner kampung melayu.
>    
>   angka kriminalitas pun biasanya tinggi di daerah yg banyak
premannya. contoh paling bagus adalah daerah sekitar pasar senen
(jakpus), ada planet senen, ada tanah tinggi, dstnya. apa ada yg 
masih
ingat nama sebuah organisasi preman senen "prems" di awal tahun 80an?
>    
>   ada gula ada semut bukan istilah yg aneh jika melihat preman = 
modal.
>    
>   di negeri matahari terbit yg kayaraya itu premanisme berhubungan
dgn keamanan modal akibat persaingan memeras demi materi yg 
berlimpahan.
>    
>   di negeri miskin premanisme bergandengan tangan dengan 
kemiskinan.
tanpa adanya perubahan keadaan sosial-ekonomi premanisme akan tetap
dijadikan patokan utk menyambung hidup melawan kemiskinan.
>    
>   premanisme di negeri kacaubalau adalah akibat dari kemiskinan dan
penghinaan. salah satu jalan pintas utk mentas dari kemiskinan adalah
bergabung dalam organisasi preman ganas yg ditakuti kawan dan lawan. 
>    
>   ceritanya gitu kan?
>    
>   salam, heri latief
>   amsterdam, 8 juli 2006
> 
> 
>       
> http://www.geocities.com/herilatief/
>   [EMAIL PROTECTED]
>   Informasi tentang KUDETA 65/Coup d'etat '65 
> Klik: http://www.progind.net/   
> http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/ 







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke