http://www.kompas.com/ver1/Hiburan/0607/16/054118.htm
Nadine Tembus Nomor Satu
LOS ANGELES, SABTU
- Yes! Nama Nadine Chandrawinata akhirnya nangkring di peringkat teratas
hasil polling masyarakat dunia di situs www.missosology.org, dengan nilai
prosentase 13 persen. Data ini dilansir pada Sabtu (15/7) kemarin.
Nadine menggeser kontestan asal Republik Dominika, Mia Taveras (13 persen).
Di peringkat tiga dan seterusnya ada Miss Sri Lanka, Jacqueline Fernandez (10),
Miss Albania, Eralda Hitaj (9), Miss Lebanon, Gabrielle Bou Rached (9), dan
Miss Turki, Ceyla Kirazli (8). Tapi, di situs www.globalbeauties.com, nama
Nadine tak masuk lima besar. Namun, Nadine terus masuk bursa taruhan para
bandar judi seperti Centrebet, Caribet, dan the Bettingzone.
Sejauh mana pengaruh polling-polling ini pada hasil penilaian juri? "Cukup
pengaruh loh. Contoh, tahun kemarin, hasil polling-polling rata-rata
berpengaruh dan benar. Finalis empat besar, yakni dari Venezuela, Puerto Rico,
Kanada, dan Meksiko sering unggul di polling," ungkap Humas Yayasan Putri
Indonesia (YPI), Mega Angkasa, saat dihubungi Warta Kota melalui telepon, Sabtu
(15/7).
"Tika (Artika Sari Devi, Putri Indonesia 2004, yang melaju ke 15 besar ajang
Miss Universe 2005) memang tidak pernah masuk polling. Tapi, dia populer karena
faktor kontroversinya. Sesama finalis dan juri menyebut dia "Miss
Kontroversi"," imbuh Mega.
Di sisi lain, Mega berharap tak ada reaksi apa-apa terhadap tindakan Nadine
saat memberanikan diri mengenakan bikini, Kamis (13/7) lalu.
Delegasi asal Indonesia di ajang pemilihan ratu sejagat ini boleh bilang jika
dirinya tak menyangka, sesi pemotretan busana renang di Trump National Golf
Club, Rancho Palos Verdes, California, pada Kamis (13/7) pagi waktu setempat,
bakal diliput wartawan. Awalnya, sesi pemotretan ini diagendakan untuk
keperluan internal Miss Universe Organization.
Tapi, berdasarkan pengalaman Putri Indonesia 1996, Alya Rohali, di Miss
Universe enggak ada sesi swimsuit untuk internal. "Saya sebetulnya pernah jadi
peserta, dan seingat saya, sesi swimsuit enggak pernah buat internal. Wartawan
selalu bisa ambil foto, makanya banyak ke luar di media," ungkap Alya kepada
Warta Kota saat dihubungi melalui telepon, kemarin.
"Mungkin, setiap tahun beda aturan. Tapi, kalau namanya penilaian untuk baju
renang pastinya ada, dan memang, ada acara pakai swimsuit yang tidak untuk
penilaian, hanya untuk pengambilan gambar. Itu biasanya di pantai atau kolam
renang, relevan lah dengan tempatnya," imbuh Alya.
Menurut informasi Mega, ketika itu, para kontestan memang diperbolehkan
memilih baju renang yang disukainya, karena ini sebagai hadiah. Nadine pun
memilih bikini putih dengan sedikit aksen loreng zebra di ujungnya. Tak
disangka, panitia Miss Universe mengubah rencana. "Atas persetujuan istri
Donald Trump sebagai salah satu pemilik Miss Universe Organization, sesi
pemotretan tersebut boleh diliput wartawan," tandas Mega.
Kabarnya, Nadine memang salah tingkah, dan tidak percaya diri saat itu. "Tapi
dia enggak curhat apa-apa, dan saya juga nggak ngebahasnya, kasihan dia," ucap
Mega.
Mengenai keberanian Nadine ini, Alya mengaku terkejut. "Saya kaget juga, dia
berani memilih juga swimsuit two piece, bikini. Apalagi, sekarang lagi rame
dengan RUU pornografi. Jangan-jangan, ini bisa jadi acuan atau alasan untuk
memprotes lagi kepergian Puteri Indonesia ke ajang Miss Universe," kata Alya
berpendapat.
"Nadine pasti sudah tahu risiko lah, yang kontroversi sejak dulu kan soal
swimsuit. Jadi, saya pikir, kalau dia sudah memutuskan untuk berangkat, dan
memilih ini (pakai bikini), dia pasti tahu reaksi atau risiko yang bakal
terjadi," ujar Alya Rohali. Artis yang sebentar lagi akan menikah untuk yang
kedua kalinya itu juga menyarankan, Nadine sebaiknya pantang mundur.
"Dia harus siap mental, nggak usah dirisaukanlah, kalau memang sudah siap.
Kalau sudah sampai sana, maju aja terus. Apalagi, kabarnya dia diunggulkan, dan
ini kan juga demi nama baik bangsa di mata dunia," tutur Alya menyemangati.
"Tapi mungkin, ada baiknya, dia pilih one piece saat sesi penilaian baju renang
nanti," lanjut Alya mengingatkan ulang. (yus)
Sumber: Warta Kota
---------------------------------
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs.Try it free.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/