http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/072006/17/09lapsus02.htm


Pengemis, dari Tradisi Hingga Membangun Cita-cita 


MEMAHAMI setiap masalah dengan baik memungkinkan ditemukannya alternatif 
penyelesaian yang juga baik. Dari penelitiannya tentang pengemis, Dr. Engkus 
Kuswarno menawarkan alternatif solusi dari 5 kategori pengemis. Kelima kategori 
tersebut hendaknya berbeda dalam pendekatannya. 

Pengemis Berpengalaman: lahir karena tradisi

Bagi pengemis yang lahir karena tradisi, pengemis berpengalaman, tindakan 
mengemis adalah sebuah tindakan kebiasaan. Mereka sulit menghilangkan kebiasaan 
tersebut karena orientasinya lebih pada masa lalu (motif sebab). Oleh karenanya 
perlu tindakan memutus tradisi tersebut, apakah karena sebuah kesadaran diri 
pengemis (self awareness) atau intervensi dari pihak luar komunitas pengemis. 
Banyak studi dilakukan untuk mencari solusi pada pengemis ini, yang pada 
intinya adalah perlunya tindakan terintegrasi antara pemerintah dan swadaya 
masyarakat itu sendiri. Dompet Duafa menjadi sebuah model yang dapat dilakukan 
untuk secara bersama-sama menjamin kehidupan sosial bagi pengemis ini. Atau 
model Rumah Singgah yang dilakukan oleh beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat 
menjadi juga contoh alternatif yang dapat dilakukan.

Pengemis Kontemporer Kontinu Tertutup: hidup tanpa alternatif

Pada kelompok pengemis yang hidup tanpa alternatif pilihan pekerjaan lain, 
tindakan mengemis menjadi satu-satunya pilihan yang harus diambil. Mereka 
secara kontinu mengemis, tetapi mereka tidak mempunyai kemampuan untuk dapat 
hidup dengan bekerja yang akan menjamin hidupnya dan mendapatkan uang. Selain 
secara makro diperlukan peranan lembaga negara yang mengurusi kehidupan sosial 
kaum duafa ini, maka lembaga tersebut hendaknya memberi jaminan bahwa mereka 
tidak mendapat perlakuan yang menghinakan (mustadhafin). 

Pengemis Kontemporer Kontinu Terbuka: hidup dengan peluang

Berbeda dengan pengemis yang hidupnya tidak memiliki alternatif, kelompok 
pengemis ini memiliki peluang untuk dapat keluar dari tindakan mengemisnya. 
Mereka masih memiliki alternatif pilihan, karena memiliki keterampilan lain 
yang dapat mereka kembangkan untuk menjamin hidupnya. Hanya saja keterampilan 
tersebut tidak dapat berkembang, karena tidak menggunakan peluang tersebut 
dengan sebaik-baiknya atau karena kekurangan potensi sumber daya untuk dapat 
mengembangkan peluang tersebut. Kelompok pengemis ini adalah kelompok yang 
memiliki peluang yang besar untuk tidak selamanya mengemis, jika ada motivasi 
untuk memilih peluang-peluang tersebut. Dorongan intrinsik dari pengemis itu 
sendiri dan ekstrinsik melalui intervensi dari luar menjadi syarat terjadinya 
pemilihan atas peluang-peluang yang ada. 

Pengemis Kontemporer Temporer: hidup musiman

Pengemis yang hanya sementara dan bergantung pada kondisi musim tidak dapat 
diabaikan keberadaannya. Jumlah mereka biasanya meningkat jika didorong oleh 
kondisi iklim, seperti kemarau, atau situasi seperti menjelang hari raya. Daya 
dorong daerah asalnya karena musim kemarau atau panen gagal menjadi salah satu 
pemicu berkembangnya kelompok ini. Begitu juga daya tarik kota karena 
gemerlapnya dan harapan hidupnya menjadi sisi lain yang menjadi pertimbangan 
terjadinya urbanisasi dengan hidup mengemis.

Pengemis Berencana: berjuang dengan harapan

Pengemis yang hidup berjuang dengan harapan pada hakikatnya adalah pengemis 
yang sementara (kontemporer). Mereka mengemis sebagai sebuah batu loncatan 
untuk mendapatkan pekerjaan lain setelah waktu dan situasinya dipandang cukup. 
Pertimbangan waktu mengubah "profesi" dengan pekerjaan lain dan situasi yang 
tepat untuk mendukungnya perlu menjadi sebuah kesadaran bagi komunitas yang 
peduli. Pengemis kelompok ini menyadari bahwa tidak selamanya mereka mengemis. 
Mereka mempersiapkan sebuah investasi baru berupa pendidikan anak, tabungan 
untuk modal dan investasi atas barang tidak bergerak sebagai modal. (Sumber: 
Penelitian Konstruksi Simbolik Pengemis Kota Bandung)***


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke