Ini komentar saudara mereka sendiri, Arab Saudi:

Saudi Arabia blames Hizbollah in Lebanon crisisThursday July 13, 
11:16 PM      
 
 
RIYADH (Reuters) - Saudi Arabia on Thursday blamed "elements" inside 
Lebanon for the violence with Israel, in unusually frank language 
directed at guerrilla group Hizbollah and its Iranian backers.

"A distinction must be made between legitimate resistance and 
uncalculated adventures undertaken by elements inside (Lebanon) and 
those behind them without recourse to the legal authorities and 
consulting and coordinating with Arab nations," 

a statement carried by the official news agency SPA said.
"These elements should bear the responsibility for their 
irresponsible actions and they alone should end the crisis they have 
created."

Israel struck Beirut airport and military airbases and blockaded 
Lebanese ports on Thursday, intensifying reprisals that have killed 
55 civilians in Lebanon since Hizbollah captured two Israeli 
soldiers a day earlier.

"They (the elements) are exposing Arab nations and their gains to 
grave dangers without these nations having a say in the matter," 
said the statement, which reiterated Saudi support for Palestinian 
and Lebanese resistance against Israeli occupation.

The statement did not make clear what Arab gains might mean.

The Israeli army said Hizbollah fighters rained more than 100 
rockets on northern Israel in their heaviest bombardment in a 
decade, hitting Israel's third largest city, Haifa. Hizbollah, a 
group backed by Iran and Syria, denied it had fired on the port city.

Arab governments have agreed to send their foreign ministers to 
Cairo for an emergency meeting on Saturday to discuss the Israeli 
attacks on Lebanon and the Palestinian territories.

But the 22-member League has not yet seen specific proposals for a 
joint Arab response to the Israeli attacks.

Major Arab governments other than Syria are not expected to give 
unqualified backing Hizbollah, or the Palestinian militant group 
Hamas which is holding an Israeli soldier hostage.




--- In [email protected], Free Thinker <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> My, my, my....
>   Perdamaian semakin jauh dari bumi ini.
> 
> Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           http://www.antara.co.id/seenws/?id=38222
> 
> 18 Juli 2006 18:7
> 
> 72 WNI Gabung Pasukan Bom Jihad Palestina
> 
> Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 72 orang warga negara Indonesia (WNI) 
turut bergabung dalam kelompok gerilyawan yang menamakan diri 
Pasukan Bom Jihad Palestina yang beranggotakan warga negara dari 
sejumlah negara di Asia Tenggara.
> 
> Hal itu diungkap Anggota Presidium ASEAN Muslim Youth Secretary 
(AMSEC) HM Suaib Didu di Jakarta, Selasa, usai menerima 12 orang 
dari 72 WNI yang tergabung dalam pasukan jihad itu di kantor LSM 
Relawan Bangsa di Tebet, Jaksel. "Mereka datang bertemu saya untuk 
berdiskusi," katanya.
> 
> Menurut Suaib, Pasukan Bom Jihad Palestina dari ASEAN memiliki 
anggota 217 yakni dari Indonesia 72 orang, Filipina 57 orang, 
Malaysia 36 orang, Thailand 43 orang, Brunei 5 orang, Singapura 1 
orang, ditambah 3 orang dari Bangladesh. Mereka berusia antara 30-45 
tahun.
> 
> Sebanyak 22 orang --tujuh orang dari Indonesia-- di antaranya 
telah memiliki pengalaman di medan Afganistan dan Palestina. "Mereka 
inilah yang menjadi pemimpin atau pembimbing bagi anggota yang belum 
berpengalaman," katanya. 
> 
> Yang menarik, kata Suaib, tidak semua orang yang menjadi anggota 
pasukan itu beragama Islam. "Ada 3 orang yang non Islam. Mereka 
berperang demi kemanusiaan. Lagipula Yerussalem `kan juga kota 
suci," katanya.
> 
> Seperti yang dituturkan padanya, kata Suaib, pasukan yang akan 
melakukan serangan pada obyek vital Israel atau negara yang dianggap 
sekutu Israel itu tidak akan langsung menuju Israel, melainkan 
menyebar ke sejumlah negara untuk menjalankan aksinya.
> 
> "Namun saya meminta mereka agar tidak beroperasi di Indonesia 
karena keadaan Indonesia sendiri kini sudah menderita dengan adanya 
sejumlah bencana yang terjadi. Mereka berjanji tidak akan beroperasi 
di Indonesia," katanya. 
> 
> Dalam kesempatan diskusi, kata Suaib, ia juga sempat mengingatkan 
anggota pasukan itu agar hanya mengambil sasaran sembarangan dalam 
melaksanakan aksinya, namun hanya menujukan serangan pada pihak yang 
memang terlibat dalam aksi kekejaman Israel.
> 
> "Setelah berdikusi mereka bisa menerima. Awalnya mereka berniat 
menyerang siapa saja asal terkait Israel atau orang Israel," katanya.
(*)
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
>          
> 
>               
> ---------------------------------
> Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs.Try it free. 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke