RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
KOMENTAR dan KETERANGAN:
========================
Banjir . . . banjir . . . banjir . . .
(Masih belum jadi ikan . . .)
Seluruh Indonesia rawan dan selalu terancam bencana alam yang tak terelakkan
(gempabumi vulkanis, gempabumi tektonis, tsunami, . . .), - juga oleh bencana
alam buatan manusia (banjir bandang, tanah longsor, keracunan udara,
limbah-limbah beracun, dan tampak sekarang akan mulai dengan putingbeliung
jenis tropical cyclone hurricanes, - akibat illegal logging, dll, dll, dll .
..)
Kami hanya memperingatkan agar anda (Sdr. "angka9x9") jangan sampai 81-kali
bolak-balik
harus pindah-pindah tempat bermukim nya, - "lama-lama bisa terpaksa hidup jadi
(maaf) ikan atau kodok saja . . .", - (untung kalau tidak dimakan hiju . . .)
Pemerintah seharusnya telah mempersiapkan semua infrastruktur untuk keperluan
menghadapi bencana-bencana yang tak mungkin dielakkan itu. Tapi kita semua tahu
bahwa itu hanya IMPIAN belaka. - Maka itu lebih baik dicanangkan agar "Warga
Tak Tinggali Lagi Daerah Rawan Bencana . . ." - - - Lantas disuruh ke ===>
MANA ?
Gitu, lho . . . Sdr. "angka9x9".
Kami mengkritik, - untuk direnungkan sedikit.
Terimakasih kami ucapkan atas pelajaran yang anda berikan.
RedTOLERANSI.RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
angka9x9 <[EMAIL PROTECTED]> schrieb: kamu
yang bego, lihat postinganmu aja kayak orang depresi,
coba kalau peduli jangan hanya teriak tak karuan di balik komputermu
itu, karena bego yang sebegini gampang menular pada orang lain.. jadi
sebelum menular, lebih baiknya hentikan lolongan yang tak berguna
ini..
--- In [email protected], RedTOLERANSI <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
> Komentar (kaget !):
> =============
>
> "SBY Minta Warga Tak Tinggali Lagi Daerah Rawan Bencana..."
>
> Astaga-naga ... !
> Ya ampuuuun ... !
> O alaaaaaaa ... !
> Lama-lama rakyat diminta dengan hormat agar bermukim di
> laut-laut saja ...
> Disuruh ber-metamorfose jadi ===> ikan-ikan !
> Bisa-bisa NKRI menjadi Negara Kesatuan Republik Ikan
> (satu-satunya di dunia !)
>
> Bapak Presiden Yang Terhormat,
> kok lagi-lagi rakyat sing dicecer. Lha ya mbok orang-orang
> yang mbabatin kayu-kayu itu dong, yang diberantas, didenda
> berat dan dihukum seumur hidup juga boleh-boleh sajalah,
> - juga sekalian cukong-cukong dan pelindung-pelindungnya,
> berikut juga para koruptor di negeri ini.
> - Sekali-sekali pandanglah persoalannya dari perspektip
> Rakyat ... (Sering-sering tidak kami harapkan, kami
> tidak berilusi)
>
>
> Banjir . . . banjir . . . banjir . . . banjir . . .
banjir . . . !!!
>
> RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
> To:@yahoogroups.com From:" siagian" <.psiagian@
> Yahoo! DomainKeys has confirmed that this message was sent by
yahoogroups.com.
> Date: Mon, 3 Jul 2006 13:47:03 +0700 Subject:SBY Minta Warga Tak
Tinggali Lagi "Daerah Rawan Bencana" [input] [input]
[input] [input]
> SBY Minta Warga Tak Tinggali Lagi Daerah Rawan Bencana
> Muchus Budi R. - detikcom
>
> Klaten - Musibah bencana alam yang susul menyusul melanda sejumlah
> tempat di Tanah Air membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
> turut prihatin. Ia pun menyarankan kepada warga untuk
> "tidak lagi tinggal di daerah rawan bencana".
>
> "Perlu saya sampaikan di sini," negeri kita rawan
bencana". Konstruksi bumi Indonesia memang berada di
> daerah yang memungkinkan terjadi gempa tektonik termasuk juga
tsunami
> maupun letusan gunung. Karena kondisi sedemikian rawan, dan belajar
> dari bencana yang pernah terjadi, saya berharap agar warga tidak
> tinggal lagi di daerah rawan bencana," kata SBY
>
> Pernyataan SBY tersebut disampaikan saat memberikan sambutan
> pencanangan rekonstruksi dan rehabilitasi korban gempa bumi Jateng-
DIY
> di SDN Sengon III, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Senin
> (3/6/2006).
>
> Selain meminta warga tidak tinggal di daerah rawan bencana, SBY juga
> menekankan kepada warga agar tidak mudah percaya pada hal-hal yang
> tidak rasional. "Ini perlu saya sampaikan agar kita tidak gampang
> mempercayai hal-hal yang berada di luar nalar, meskipun kita tahu
> datangnya bencana itu dari Allah SWT," kata Yudhoyono.
>
> Untuk antisipasi bencana ini, SBY juga mengusulkan perlunya
pendidikan
> dan pelatihan tentang bencana di sekolah-sekolah. Langkah lainnya,
> saat ini sedang disusun RUU bencana untuk segera disahkan dan sedang
> dalam pembahasan pemerintah dan DPR.
>
> Terhadap berbagai musibah yang terjadi di tanah air, Presiden
> menyampaikan terimakasih kepada dermawan, organisasi, LSM atau
lembaga
> swasta di Tanah Air. "Untuk korban banjir dan tanah longsor di
Banjar,
> Sinjai, Gorontalo, Kotabaru, lumpur panas di Sidoarjo, saya
sampaikan
> duka cita semoga tetap tabah menjalani cobaan bencana ini," ujar
SBY.
>
> +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
> Jadi presiden kita menyarankan kita tinggal di "mana" ya ?
> Pernyataannya bhwa " negeri kita rawan bencana" dan kita
> disarankan "untuk tidak lagi tinggal di daerah rawan bencana".
>
> Binun aku ini , atau saya aja yang bego kali ya........
>
> --
> L.Siagian
> +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
---------------------------------
Besseren Schutz gegen Spam - jetzt bei dem neuen Yahoo! Mail .
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/