DJOkocopyright (c) 2006
www.friendster.com/profiles/okberto
-----Original Message-----
From: Suryani Silitonga [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, July 19, 2006 11:08 AM
Saya teruskan... atau ...bagaimana ? 
  
Seorang suami datang ke psikolog terkenal dan menjelaskan  masalah
hubungan seks dalam keluarganya yang jarang sekali  terjadi. 
"Ok..., datanglah bersama isterimu kemari esok hari," ujar  psikolog
tersebut. 
Keesokan harinya, seperti yang  diminta, suami-isteri datang menghadap. 
Untuk memperjelas duduk  masalahnya, sang psikolog meminta sang isteri
masuk ke dalam sementara suaminya menunggu di luar. 
Psikolog: Ibu tolong ceritakan masalah anda,  sehingga hubungan seks
tidak pernah terjadi dalam keluarga Anda. 
Isteri: Pak, bukan saya menolak, tetapi...?" 
Psikolog (dengan wibawa): Tidak usah ragu, ceritakan saja dan saya akan
mendengarkan.... 
Isteri (sambil menarik nafas panjang): Begini lho pak. Kantor saya jauh
dari rumah. Untuk ke sana ada banyak cara. Tetapi yang paling efisien
adalah naik taksi. 
Kalau naik taksi saya juga bingung karena kadang saya tidak punya uang.
Tapi, meski tidak ada uang, saya bisa naik taksi. Sopirnya selalu
fleksibel. Kalau sudah  sampai kantor, Sopir taksi selalu bertanya -mau
bayar atau "bagaimana"? Lha karena saya nggak punya uang, saya pilih
"bagaimana" saja. 
Sampai di kantor tidak jarang saya terlambat. Karena itu, saya dipanggil
sama atasan. Saya dianggap merugikan perusahaan. Atasan saya selalu
meminta saya memilih, dikeluarkan atau "bagaimana"... Lha karena saya
butuh kerja, saya terpaksa memilih "bagaimana". 
Dari kantor, karena sudah lelah dan ingin cepat-cepat pulang untuk
istirahat, saya terpaksa sekali lagi menggunakan taksi. Hal yang sama
berulang lagi. Karena saya  tidak punya uang, sopir taksi meminta saya
memilih --- membayar atau "bagaimana". 
Sekali lagi pak, tidak ada pilihan bagi saya. Saya memilih "bagaimana" 
Bapak bisa  membayangkan bagaimana capainya saya setiba di rumah. Dan
itulah yang menyebabkan kondisi keluarga saya kurang harmonis. 
Psikolog (manggut-manggut): Cukup pelik juga masalah ini. Saya sekarang
mengerti duduk persoalannya. Kalau menurut ibu, apakah masalah ini perlu
saya ceritakan kepada suami atau "bagaimana?" 
hahahhahahaha........  
 


[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke