Mas Agus,
Iya yah hal seperti itu serigkali terjadi ditengah kehidupan metropolitan
seperti Jakarta. Memang penumpang sebenarnya tidak bisa disalahkan karena
memang hak dia meminta kembalian. Kita juga harus mengerti bahwa ditengah
kehidupan yg sulit ini mungkin anggaran transportasi sudah ada budget-nya
sendiri. bayangkan kalau dia tiap hari gak daapet uang kembalian...bisa tekor
tuh dapur istrinya...
Kedua kita perlu menyadarkan 'sang kenek' bahwa uang kembalian kalau tidak
dikembalikan akan menjadi dosa. Dan ini akan merugikan diri dan keluarganya
sendiri. Jadi memang harus dipersiapkan uang kembalian ke penumpang.
Kebetulan saya yg termasuk punya anggaran ketat....hehehe....jadi sering
ribut juga ama kenek....
Salam,
Ahmad
agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wajah Lelaki Itu Berubah
Menjadi merah, penumpang ngotot meminta kembalian. Sang kenek
menjadi marah, dia bilang tidak ada kembalian. Ibu-ibu ribut
berteriak, mencegah terjadi perkelahian. Semua tak digubrisnya. Dua
orang itu berkelahi ditengah kendaraan sedang melaju kencang.
Peristiwa itu seolah mengajarkan kepada saya bahwa kekerasan bukan
pilihan yang tepat untuk menyelesaikan masalah, bergugurannya rasa
empati terhadap sesama menjadi hilang. Rasa ego dan ingin menang
sendiri menjadi muncul, seolah kekerasan menjadi satu-satu pilihan
menyelesaikan masalah. Seorang ibu disebelah saya duduk gemetar,
berkali-kali istighfar. Didalam hati saya bertanya pada diri
sendiri, Kenapa kekerasan tak pernah henti, ditengah kondisi yang
serba sulit ini?
Wassalam,
agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/