Kita semua sedih melihat penderitaan manusia disana. Kristen, Yahudi, Islam, Hindu, siapapun.
Konflik ini adalah konflik eonomis politis, bukan konflik agama. Roket tak membedakan agama, siapapun yang terkena, hancur lebur.. Uni Eropa yang mengkritik Israel adalah beragama Kristen, jadi kita tak usah bawa bawa agama dalam analisa konflik negeraan. Uni Eropa yang menyumbang dana untuk anggaran negara Palestina, adalah Kristen. Warha negara Israel juga ada yang Muslim dan Kristen. Salam danardono --- In [email protected], Al-Badruuni Enterprise <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > To : Free Thinker, > > Mohon dimaafkan kata-kata saya terhadap Anda,karena hal itu terbawa emosi. Semenjak agresi militer Israel atas Palestina dan Libanon,saya sebagai manusia dan sebagai Muslim (Insya Allah) sangat membenci Israel dan AS. Saya benar2 tidak bisa melihat begitu berat penderitaan warga Muslim dan warga sipil disana yang menjadi korban Israel dan AS. > Dan mengenai kaum Yahudi,memang ajarannya yag dahulu benar karena juga mengikuti agama langit namun kebanyakan mereka tersesat dan begitu membenci islam,sehingga Allah menutup hati mereka dan sekaligus mengutuk mereka. > > Terima kasih, > Ahmad > > aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mas Ahmad, > Kukira apa yang dikatakan Mbak Uly atau Free Thinker itu benar apa adanya. Bahwa memang beberapa hukum internasional saat ini mengenai perang memang tak jauh beda dengan syariah Islam. Akan berbeda dengan umat Islam yang tidak melaksanakannya, dia akan terkena dosa. dan dalam negara Islam kelak, umat Islam yang melanggar ketentuan syariah Islam mengenai perang itu pun akan terkena hukuman dari pemerintah, begitu pula Imam Samudra (jika benar dia menjadi pelaku bom bali). Itu fair. > > Masalah besarnya sekarang adalah, Jika saat ini ada yang melanggar ketentuan hukum positif internasional mengenai perang (entah apakah subtansinya diambil dari nilai Islami), yakni Israel. Siapa yang akan menghukuminya? semua berharap pada PBB, namun ternyata PBB tak bisa diharapkan sama sekali, terlebih seperti yang dikatakan mbak LIna, ada hak veto dewan keamanan AS yang bisa memveto sangsi pada Israel. Ini berbeda jika nanti ada khilafah. Karena setiap non muslim pun yang minta perlindungan ke negara Islam, status haknya akan sama dengan warga Islam. > > Sedangkan umat ISlam (dan nonmuslim pun) sekarang pada siapa berlindung dan mengadu? > > Mas Ahmad, > Jujur saya katakan, mbak Uly adalah orang yang agak langka saya temui saat diskusi. Mungkin beliau orang yang tak seagama dengan saya, namun beliau setiap diskusi memberikan feedback yang bagi pribadi saya sendiri katakan, saya tak bisa berbuat apa-apa selain saya menghormati pendapat beliau. Mungkin karena beliau dulu wartawan jadi kritis dan lebih objektif memandang segala sesuatu. ^_^ > > Beliau masih pertimbangkan perasaan keperempuanannya saat diskusi, karena mungkin kita sama2 perempuan jadi saling memahami. ^_^ Kecuali jika beliau diutak-utik dulu he he he. kalau saya menjadi mas Ahmad, saya tak segan untuk meminta maaf meski pada non muslim sekalipun jika saya telah menyakiti hati atau menuduhnya tanpa dasar.. tapi sayang kadang bagi lelaki, minta maaf adalah kata yang sangat mahal harganya he he he > > salam, > aris > > nker <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Anda ini bodoh atau TOLOL sih? Oh, itu sama yaa.... > Siapa mendukung ISRAEL yang membunuhi anak-anak dan wanita ??? Rupanya Anda kurang paham bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jangan-jangan cuma bisa bahasa Arab yang baik dan benar! > > Kasihan... hati Anda dipenuhi prasangka buruk dan penuh tuduhan. Menuduh orang lain sebagai iblis?? Sejak kapan Anda jadi wakil Tuhan untuk menghakimi saya?? > > Jangan sampai saya berdekatan dengan orang-orang beragama seperti Anda yang dungu!! > > Al-Badruuni Enterprise wrote: > Kata Free Thinker : > > Zionis Israel memberi penafsiran sendiri yang memberi keuntungan atas agresi militer yang tengah terjadi. > > Jadi Anda termasuk orang-orang yang mendukung Zionis Israel. Sungguh tidak dinyana ada orang Indonesia berhati Iblis seperti Anda. > > Ahmad > > Free Thinker wrote: > Kata Aris: > "Dalam Syariat ISlam yang saya pahami, Islam mempunyai aturan dalam berperang atau jihad. Umat ISlam diharamkan membunuh anak kecil, wanita, manula dan sipil. Tidak boleh menebang pepohonan, hewan ternak dan umat Islam diperintahkan untuk memperlakukan dengan baik para tawanan perang. (Fiqh Sunnah, Sayyid Sabiq) Sedangkan ini ya Rabb, satu kata biadab." > > Kata gue: > > Itu bukan hanya aturan di Syariat Islam, Aris, tapi juga dalam aturan internasional. Anak kecil dan wanita tak boleh dibunuh, fasilitas kesehatan umum tak boleh di-bom. Wartawan dilindungi. Tapi dalam realitas praktek peperangan? Wanita diperkosa, anak-anak dibunuhi, wartawan diculik dan dibunuh. > > Seandainya semua orang Islam memahami Islam seperti mbak dalam konteks ini, pasti nggak ada bunuh-bunuhan di dunia ini ya, Aris??! Sayangnya pemahaman terhadap Islam pada setiap orang pun berbeda. Buktinya bunuh-membunuh (entah rakyat sipil yang terkena sasaran seperti di Bali, atau aksi teroris lainnya yang melukai wanita dan anak-anak) yang mengatasnamakan agama tetap terjadi. > > Semua agama TIDAK ADA yang mengajarkan membunuh, Aris, apalagi membunuh anak-anak.., termasuk dalam ajaran Yahudi. Pembunuhan terjadi atas nafsu manusia terhadap KEKUASAAN. Zionis Israel memberi penafsiran sendiri yang memberi keuntungan atas agresi militer yang tengah terjadi. > > Saya berduka atas peperangan yang tengah terjadi di Timur Tengah, yang membuat wanita dan anak-anak menderita. > > Yohanis Komboi wrote: > Mbak Aris, > > Saya masih terus mengikuti tulisan-tulisan mbak. > > Kenapa untuk Palestina yang bukan mayoritas islam mbak katakan "ya Rabb, > biadab...." sementara untuk Darfur di Sudan yang jelas mayoritas islam tidak > ada komentar mbak? Terus kenapa ada itu semua sementara kita tahu baru saja > Pangandaran dan pesisir selatan Jawa terkena tsunami? Apa itu proporsional? > > Komboi > > On 7/20/06, aris solikhah wrote: > > > > Dear All, > > Dalam Syariat ISlam yang saya pahami, Islam mempunyai aturan dalam > > berperang atau jihad. Umat ISlam diharamkan membunuh anak kecil, wanita, > > manula dan sipil. Tidak boleh menebang pepohonan, hewan ternak dan umat > > Islam diperintahkan untuk memperlakukan dengan baik para tawanan perang. > > (Fiqh Sunnah, Sayyid Sabiq) Sedangkan ini ya Rabb, satu kata biadab. Para > > rabi Yahudi.. bagaimanalah saya tidak ingin syariat Islam diterapkan dan > > menjadi peraturan internasional bukan hanya sekedar labelling. Al Quran > > telah membuktikan apa dalamnya hati mereka, jauh-jauh hari. > > > > salam, > > aris > > Fatwa Yahudi Izinkan Bunuh Anak-Anak dan Perempuan > > Kamis, 20 Jul 06 08:36 WIB > > Kirim teman Sebuah lembaga Zionis bernama Dewan Hakhom Tepi Barat dan > > Jalur Ghaza mengeluarkan fatwa 'gila' tentang pembunuhan. Dalam laporan yang > > dilansir harian terkenal Israel Yodiot Aharonoot, beberapa hari lalu, dewan > > tersebut mengeluarkan fatwa yang memberi lampu hijau untuk 'membunuh > > anak-anak dan kaum perempuan' di Libanon dan Jalur Ghaza. > > Fatwa tersebut dikeluarkan seiiring dengan gencarnya perlawanan dan aksi > > pembalasan yang dilakukan Libanon dan pejuang Palestina. Secara tegas fatwa > > itu berbunyi, "Barangsiapa yang memberi belas kasihan kepada anak-anak di > > Ghaza dan Libanon, berarti ia secara langsung berlaku kasar terhadap > > anak-anak Israel." Para Hakhom (istilah untuk tingkat agama tertinggi di > > dalam Zionis), mengajak seluruh rakyat Zionis untuk mengarah ke tembok > > ratapan, melakukan doa bersama agar mengeluarkan Israel dari krisis yang > > tengah dilewatinya. > > Fatwa Yahudi yang menyerukan pembunuhan anak-anak dan kaum perempuan di > > Palestina ini bukan yang pertama kali. Sebelum ini, tepatnya September 2004, > > sebanyak 14 orang tokoh tinggi keagamaan Yahudi mengirimkan sebuah pesan > > kepada Perdana Menteri Israel pada waktu itu, Ariel Sharon, Menteri Perang > > Israel Shaol Mofaz, juga Kepala Angkatan Bersenjata Israel Mosye Yaloon, > > agar tidak tidak ragu-ragu membunuh warga sipil Palestina termasuk anak-anak > > dan kaum perempuan. (na-str/pic) > > > > > > > > The great job makes a great man > > pustaka tani > > nuraulia > > . > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > [Non-text portions of this message have been removed] > > --------------------------------- > How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Next-gen email? Have it all with the all-new Yahoo! Mail Beta. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > ********************************************************************* ****** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > ********************************************************************* ****** > __________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > The great job makes a great man > pustaka tani > nuraulia > > > --------------------------------- > Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs.Try it free. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta. > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

