Thanks Aris,
It's always good to have some people to calm you down when you're really mad!
Hehehe.. aku sempat emosi-an sama si Al-Badruuni. Harusnya sih nggak perlu...
habis dituduh berhati iblis??!!! Padahal kan iblis ga suka sama gue.. karena
gue ga punya tanduk! Jangan-jangan iblis marah disamakan hatinya dengan gue...
Hihihi...
aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mas Ahmad,
Kukira apa yang dikatakan Mbak Uly atau Free Thinker itu benar apa adanya.
Bahwa memang beberapa hukum internasional saat ini mengenai perang memang tak
jauh beda dengan syariah Islam. Akan berbeda dengan umat Islam yang tidak
melaksanakannya, dia akan terkena dosa. dan dalam negara Islam kelak, umat
Islam yang melanggar ketentuan syariah Islam mengenai perang itu pun akan
terkena hukuman dari pemerintah, begitu pula Imam Samudra (jika benar dia
menjadi pelaku bom bali). Itu fair.
Masalah besarnya sekarang adalah, Jika saat ini ada yang melanggar ketentuan
hukum positif internasional mengenai perang (entah apakah subtansinya diambil
dari nilai Islami), yakni Israel. Siapa yang akan menghukuminya? semua berharap
pada PBB, namun ternyata PBB tak bisa diharapkan sama sekali, terlebih seperti
yang dikatakan mbak LIna, ada hak veto dewan keamanan AS yang bisa memveto
sangsi pada Israel. Ini berbeda jika nanti ada khilafah. Karena setiap non
muslim pun yang minta perlindungan ke negara Islam, status haknya akan sama
dengan warga Islam.
Sedangkan umat ISlam (dan nonmuslim pun) sekarang pada siapa berlindung dan
mengadu?
Mas Ahmad,
Jujur saya katakan, mbak Uly adalah orang yang agak langka saya temui saat
diskusi. Mungkin beliau orang yang tak seagama dengan saya, namun beliau setiap
diskusi memberikan feedback yang bagi pribadi saya sendiri katakan, saya tak
bisa berbuat apa-apa selain saya menghormati pendapat beliau. Mungkin karena
beliau dulu wartawan jadi kritis dan lebih objektif memandang segala sesuatu.
^_^
Beliau masih pertimbangkan perasaan keperempuanannya saat diskusi, karena
mungkin kita sama2 perempuan jadi saling memahami. ^_^ Kecuali jika beliau
diutak-utik dulu he he he. kalau saya menjadi mas Ahmad, saya tak segan untuk
meminta maaf meski pada non muslim sekalipun jika saya telah menyakiti hati
atau menuduhnya tanpa dasar.. tapi sayang kadang bagi lelaki, minta maaf adalah
kata yang sangat mahal harganya he he he
salam,
aris
nker <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Anda ini bodoh atau TOLOL sih? Oh, itu sama yaa....
Siapa mendukung ISRAEL yang membunuhi anak-anak dan wanita ??? Rupanya Anda
kurang paham bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jangan-jangan cuma bisa
bahasa Arab yang baik dan benar!
Kasihan... hati Anda dipenuhi prasangka buruk dan penuh tuduhan. Menuduh orang
lain sebagai iblis?? Sejak kapan Anda jadi wakil Tuhan untuk menghakimi saya??
Jangan sampai saya berdekatan dengan orang-orang beragama seperti Anda yang
dungu!!
Al-Badruuni Enterprise wrote:
Kata Free Thinker :
Zionis Israel memberi penafsiran sendiri yang memberi keuntungan atas agresi
militer yang tengah terjadi.
Jadi Anda termasuk orang-orang yang mendukung Zionis Israel. Sungguh tidak
dinyana ada orang Indonesia berhati Iblis seperti Anda.
Ahmad
Free Thinker wrote:
Kata Aris:
"Dalam Syariat ISlam yang saya pahami, Islam mempunyai aturan dalam berperang
atau jihad. Umat ISlam diharamkan membunuh anak kecil, wanita, manula dan
sipil. Tidak boleh menebang pepohonan, hewan ternak dan umat Islam
diperintahkan untuk memperlakukan dengan baik para tawanan perang. (Fiqh
Sunnah, Sayyid Sabiq) Sedangkan ini ya Rabb, satu kata biadab."
Kata gue:
Itu bukan hanya aturan di Syariat Islam, Aris, tapi juga dalam aturan
internasional. Anak kecil dan wanita tak boleh dibunuh, fasilitas kesehatan
umum tak boleh di-bom. Wartawan dilindungi. Tapi dalam realitas praktek
peperangan? Wanita diperkosa, anak-anak dibunuhi, wartawan diculik dan dibunuh.
Seandainya semua orang Islam memahami Islam seperti mbak dalam konteks ini,
pasti nggak ada bunuh-bunuhan di dunia ini ya, Aris??! Sayangnya pemahaman
terhadap Islam pada setiap orang pun berbeda. Buktinya bunuh-membunuh (entah
rakyat sipil yang terkena sasaran seperti di Bali, atau aksi teroris lainnya
yang melukai wanita dan anak-anak) yang mengatasnamakan agama tetap terjadi.
Semua agama TIDAK ADA yang mengajarkan membunuh, Aris, apalagi membunuh
anak-anak.., termasuk dalam ajaran Yahudi. Pembunuhan terjadi atas nafsu
manusia terhadap KEKUASAAN. Zionis Israel memberi penafsiran sendiri yang
memberi keuntungan atas agresi militer yang tengah terjadi.
Saya berduka atas peperangan yang tengah terjadi di Timur Tengah, yang membuat
wanita dan anak-anak menderita.
Yohanis Komboi wrote:
Mbak Aris,
Saya masih terus mengikuti tulisan-tulisan mbak.
Kenapa untuk Palestina yang bukan mayoritas islam mbak katakan "ya Rabb,
biadab...." sementara untuk Darfur di Sudan yang jelas mayoritas islam tidak
ada komentar mbak? Terus kenapa ada itu semua sementara kita tahu baru saja
Pangandaran dan pesisir selatan Jawa terkena tsunami? Apa itu proporsional?
Komboi
On 7/20/06, aris solikhah wrote:
>
> Dear All,
> Dalam Syariat ISlam yang saya pahami, Islam mempunyai aturan dalam
> berperang atau jihad. Umat ISlam diharamkan membunuh anak kecil, wanita,
> manula dan sipil. Tidak boleh menebang pepohonan, hewan ternak dan umat
> Islam diperintahkan untuk memperlakukan dengan baik para tawanan perang.
> (Fiqh Sunnah, Sayyid Sabiq) Sedangkan ini ya Rabb, satu kata biadab. Para
> rabi Yahudi.. bagaimanalah saya tidak ingin syariat Islam diterapkan dan
> menjadi peraturan internasional bukan hanya sekedar labelling. Al Quran
> telah membuktikan apa dalamnya hati mereka, jauh-jauh hari.
>
> salam,
> aris
> Fatwa Yahudi Izinkan Bunuh Anak-Anak dan Perempuan
> Kamis, 20 Jul 06 08:36 WIB
> Kirim teman Sebuah lembaga Zionis bernama Dewan Hakhom Tepi Barat dan
> Jalur Ghaza mengeluarkan fatwa 'gila' tentang pembunuhan. Dalam laporan yang
> dilansir harian terkenal Israel Yodiot Aharonoot, beberapa hari lalu, dewan
> tersebut mengeluarkan fatwa yang memberi lampu hijau untuk 'membunuh
> anak-anak dan kaum perempuan' di Libanon dan Jalur Ghaza.
> Fatwa tersebut dikeluarkan seiiring dengan gencarnya perlawanan dan aksi
> pembalasan yang dilakukan Libanon dan pejuang Palestina. Secara tegas fatwa
> itu berbunyi, "Barangsiapa yang memberi belas kasihan kepada anak-anak di
> Ghaza dan Libanon, berarti ia secara langsung berlaku kasar terhadap
> anak-anak Israel." Para Hakhom (istilah untuk tingkat agama tertinggi di
> dalam Zionis), mengajak seluruh rakyat Zionis untuk mengarah ke tembok
> ratapan, melakukan doa bersama agar mengeluarkan Israel dari krisis yang
> tengah dilewatinya.
> Fatwa Yahudi yang menyerukan pembunuhan anak-anak dan kaum perempuan di
> Palestina ini bukan yang pertama kali. Sebelum ini, tepatnya September 2004,
> sebanyak 14 orang tokoh tinggi keagamaan Yahudi mengirimkan sebuah pesan
> kepada Perdana Menteri Israel pada waktu itu, Ariel Sharon, Menteri Perang
> Israel Shaol Mofaz, juga Kepala Angkatan Bersenjata Israel Mosye Yaloon,
> agar tidak tidak ragu-ragu membunuh warga sipil Palestina termasuk anak-anak
> dan kaum perempuan. (na-str/pic)
>
>
>
> The great job makes a great man
> pustaka tani
> nuraulia
> .
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! MessengerÂ’s low PC-to-Phone call rates.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Next-gen email? Have it all with the all-new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
The great job makes a great man
pustaka tani
nuraulia
---------------------------------
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs.Try it free.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates
starting at 1¢/min.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/