http://www.indomedia.com/bpost/072006/23/persona/person2.htm
Panggilan Jiwa BAGINYA diberi kepercayaan rakyat Kalimantan Tengah menjadi Gubernur merupakan satu kepercayaan dan amanah yang benar-benar harus dipegang teguh dan dilaksanakan. Pria kelahiran Banjarmasin, 12 Oktober 1955 ini mengaku sejak kecil, tidak pernah terbayang bermimpi menjadi seorang Gubernur. "Saya tidak tidak bisa menjawab jika ada orang bertanya, mengapa saya menjadi Gubernur. Bujuran aku kada bisa menjawabnya," ungkapnya, polos dengan sedikit logat bahasa Banjar. Bapak Agnesya Munita, Bernika Justisiana dan Alfina Kathlinia ini merasa menjadi gubernur, karena adanya panggilan jiwa setelah melihat ketertinggalan masyarakat Kalteng dari daerah lainya. Mantan pengacara yang cukup kondang di Jakarta ini merasa miris melihat ketertinggalan masyarakat Kalteng terutama yang bermukim di daerah pedalaman. "Saya sering mendengar dan melihat langsung keadaan rakyat Kalteng yang begitu menyakitkan," ujarnya. Sebab itu, jiwanya merasa terpanggil dan bertekad keras untuk membangun Kalteng lebih maju untuk kemakmuran semua lapisan masyarakat yang dipimpinnya. Katanya, Kalteng sering digembar-gemborkan kaya 'emas hijau' bahkan tanaman apapun jika ditabur diatas tanah Kalteng, pasti akan tumbuh subur. Namun faktanya,, masyarakat Kalteng masih juah tertinggal dari masyarakat dari propinsi lainya. Sementara sebagian orang yang lainya terutama mereka yang punya jabatan serta kekuasaan saat bertugas di Kalteng berusaha 'menguras' kekayaan Kalteng. Bahkan ada sebagian dari orang-orang ini yang bertekad, jika bertugas di Palangka Raya pantang pulang, jika belum kaya raya. "Saya benar-benar miris mendengarnya," ujarnya, membathin. Jebolan Sarjana Hukum (S1) Universitas Kristen Indonesia, Jakarta 1979 ini, bertekad ingin memberangus praktek KKN serta illegal logging di wilayah yang dipimpinnya itu. Meski diakuinya, dalam upaya menegakkan aturan itu, dia banyak mendapat ancaman serta protes dari beberapa kalangan yang selama ini sudah terbiasa melakukan tindakan ilegal tersebut. "Saya tidak akan mundur selangkahpun untuk membangun Kalteng," tukasnya. faturahman [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Check out the new improvements in Yahoo! Groups email. http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

