Kita yang mengikuti tulisan beliau, tahu isi hati beliau yang sangat 
nasionalis, anti kapitalis dan pro kebangsaan.

wassalam




--- In [email protected], sabar ruddy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kalau Bapak Danar ini mah udah Katauan Isi hati dan otaknya, cuman 
dibungkus aja sedemikian rupa dengan berbagai kalimat retorika 
sehingga tak terlalu kentara ....!!!
> 
> RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:                                  Kita bicara mengenai negara 
anti AS kan? siapa bicara mengenai 
>  Israel? anti kemanusiaan? bunuh diri itu manusiawi,mas?
>  
>  --- In [email protected], Al-Badruuni Enterprise 
>  <al_badruuni@> wrote:
>  >
>  > Sebenarnya ya,
>  >    
>  >   Saudi dalam keadaan keragu-raguan,sehingga untuk beberapa hal 
>  mendukung dan beberapa hal menolak. Termasuk negara-negara yang 
Bpk 
>  Danar sebutkan. Indonesia termasuk lumayan (karena tidak sepaham 
>  dengan agresi Israel) dan menyampaikan upaya melalui PBB.
>  >    
>  >   Kalau Bpk Danar setuju dengan Agresi Israel,berarti kita 
semua 
>  tahu siapa BAPAK ini.....
>  >    
>  >   Apakah yg demikian orang yang anti dengan anti 
>  kemanusiaan....biarlah semua orang yang di milis ini 
menentukannya.
>  >    
>  >   Ahmad
>  >   
>  > 
>  > RM Danardono HADINOTO <rm_danardono@> wrote:
>  >           Kerajaan Saudi Arabia, tempat umat Muslin naik haji, 
>  takkan 
>  > menentang AS, apakah Saudi lalu dikatan tak membela Islam? 
>  > 
>  > Juga negara negara ini TIDAK anti AS: Afganistan, Pakistan, 
Mesir, 
>  > Jordania, Libya, Emirat Arab, Brunei, Malaysia, Indonesia, 
Bangla 
>  > Desh, Azerbaijan, Uzbekistan, Tajikistan, Turki, kerajaan 
Tunisia, 
>  > kerjaan Marokko, Sudan, Yemen...
>  > 
>  > mau disambung?
>  > 
>  > salam anti yang anti kemanusiaan
>  > 
>  > danardono
>  > 
>  > --- In [email protected], Al-Badruuni Enterprise 
>  > <al_badruuni@> wrote:
>  > >
>  > > Mbak Aris,
>  > > 
>  > > Khan emang AS yang jadi dalang Israel dgn berbagai kebijakan 
ttg 
>  > Palestina dan Libanon. Nah siapa dibelakang AS? Jelas antek2 
>  Yahudi 
>  > yang menjadi musuh besar Islam. Jadi kalau ingin membela Islam 
ya 
>  > jelas harus melawan Israel dan AS.
>  > > 
>  > > Dah jelas koq.....
>  > > 
>  > > Wassalam,
>  > > Ahmad
>  > > 
>  > > aris solikhah <fm_solihah@> wrote:
>  > > Meski berulangkali mendengar bagusnya film Pearl Harbor 
>  > baru tadi malam saya tonton. Sorry klo ketinggalan. Setelah 
nonton 
>  > film itu saya membayangkan betapa liciknya AS memprovokasi 
Jepang 
>  > untuk terlibat dalam PD II, sehingga Jepang menyerang pangkalan 
As 
>  > tersebut. dan hal tersebut mungkin menjadi dalih serang balik 
>  > pengeboman di Nagasaki dan Hiroshima. Tiga keuntungan yang 
>  diperoleh 
>  > AS, menaklukan Jepang, ajang uji coba bom Nuklir dan awal 
>  dimulainya 
>  > negara adidaya baru bernama AS. Bom nuklir itu seakan-akan 
>  berkata," 
>  > Pikir berulangkali klo ente nyerang AS."... Dunia berputar, 
sudah 
>  > saatnya negara adidaya itu lengser keprabon karena ulahnya 
>  > sendiri.....kita tunggu saja. Cuma siapa negara adidaya 
>  > berikutnya... sayang kan klo status quo. Negara yang membawa 
>  harapan 
>  > baru bagi seluruh dunia ^_^
>  > > 
>  > > 
>  > > salam,
>  > > aris
>  > > 
>  > > ikra_twin <ikra@> wrote:
>  > > Republika, Rabu, 19 Juli 2006
>  > > 
>  > > Awal Kejatuhan Israel dan AS 
>  > > Oleh : Abdillah Toha
>  > > Anggota Komisi I DPR, Ketua Fraksi PAN
>  > > 
>  > > Tulisan ini akan memaparkan mengapa penulis percaya bahwa 
agresi 
>  > > brutal Israel atas Palestina dan Lebanon merupakan awal 
>  kejatuhan 
>  > > Israel dan pendukung utamanya Amerika Serikat (AS). Bagi AS, 
>  > > setidaknya ini akan merupakan pelajaran terakhir tentang 
>  gagalnya 
>  > > politik luar negeri mereka yang didasarkan pada arogansi 
>  kekuasaan 
>  > > militer dan ekonomi dan unilateralis.
>  > > Pertama, Israel dan AS salah hitung tentang Hamas. Hamas 
>  bukanlah 
>  > > Fatah yang banyak dijangkiti korupsi dan pengkhianat yang 
mudah 
>  > > dibeli dengan uang. Hamas menang pemilu secara meyakinkan dan 
>  > > legitimate karena ketulusan, kejujuran, dan terbukti ikhlas 
>  > berniat 
>  > > membebaskan Palestina dari kesengsaraan dan penindasan 
Israel. 
>  > > Hamaslah yang berada di garis depan sejak awal intifadah. 
>  > > Upaya mereka mencekik keuangan dan ekonomi Palestina dengan 
>  segala 
>  > > cara tidak berhasil. Maka untuk menghapuskan Hamas dari peta 
>  > > Palestina, Israel harus mengebom rata seluruh Palestina, bila 
>  > perlu 
>  > > dengan bom nuklir yang mereka miliki. Tapi, kecuali penguasa 
Tel 
>  > > Aviv atau Washington terjangkit penyakit gila, penggunaan 
>  senjata 
>  > > nuklir hampir pasti tak akan terjadi, karena bisa menyulut 
>  perang 
>  > > dunia ketiga.
>  > > Berbeda dengan Fatah yang mengakui Israel, Hamas tidak. 
Setiap 
>  > > perundingan hanya akan dilakukan bila semua opsi terbuka, 
tanpa 
>  > > prakondisi harus mengakui Israel terlebih dahulu. Pengeboman 
>  > membabi-
>  > > buta ke Gaza dan sekitarnya tak akan mematahkan perjuangan 
>  Hamas, 
>  > > karena rakyat Palestina sudah terbiasa hidup sengsara sejak 
>  > > Israel 'dicangkokkan' di sana pada 1948. Hamas dan 
pendukungnya 
>  > akan 
>  > > terus melawan sampai Israel kelelahan dan banyak jatuh korban 
di 
>  > > pihak Israel. 
>  > > Kedua, Israel dan AS lagi-lagi salah hitung tentang 
Hizbullah. 
>  > Kali 
>  > > ini lebih bodoh. Karena Hizbullahlah yang berhasil mengusir 
AS 
>  > dari 
>  > > Lebanon pada 26 Februari 1984, setelah serangan Hizbullah 
>  > menewaskan 
>  > > 264 marinir AS dan puluhan staf kedutaan AS di sana. 
Hizbullah 
>  > pula 
>  > > yang membuat Israel kapok menetap di Lebanon Selatan dan 
minggat 
>  > Mei 
>  > > 2000.
>  > > Goyah
>  > > Serangan-serangan balasan Hizbullah dengan rudal ke kota-kota 
>  > Israel 
>  > > telah mulai menggoyahkan Israel dan sekutunya, AS. Awalnya 
Bush 
>  > > mendukung serangan Israel tanpa reserve. Belakangan Menlu AS, 
>  > > Condoleezza Rice, mulai meminta Israel 'menahan diri' setelah 
>  > > melihat makin banyak korban di pihak Israel.
>  > > Hizbullah adalah organisasi perlawanan yang didukung ratusan 
>  ribu 
>  > > pengikut militan, fanatik, dan terorganisasi rapi. Mereka 
juga 
>  > > memiliki persenjataan lumayan, di antaranya 100 ribu lebih 
roket 
>  > > jarak dekat dan menengah yang bisa mencapai Tel Aviv yang 
>  berjarak 
>  > > kurang lebih 80 mil (120 km) dari Beirut. Untuk menundukkan 
>  > > Hizbullah, lagi-lagi Israel harus mengebom rata seluruh 
Lebanon. 
>  > > Atau melakukan serangan darat dan menduduki Lebanon, seperti 
>  tahun 
>  > > 1990-an. Kedua opsi ini jelas tidak visible. Pendudukan 
Lebanon 
>  > > diperkirakan akan menimbulkan korban besar di pihak Israel. 
>  > > Ketiga, serangan ke Gaza dan Lebanon ini bukanlah sesuatu 
yang 
>  tak 
>  > > terduga. Semuanya sudah diskenariokan Israel dan AS 
>  > > untuk 'membersihkan' kawasan itu dari pejuang-pejuang gigih 
>  Hamas 
>  > > dan Hizbullah yang mereka juluki sebagai teroris.
>  > > Provokasi pertama tidak dilakukan Hamas, tapi oleh Israel. 
Itu 
>  > > terjadi pada pagi 9 Juni, ketika dunia sedang memusatkan 
>  perhatian 
>  > > pada pembukaan Piala Dunia di Berlin. Saat itu, kapal perang 
>  > Israel 
>  > > membunuh satu keluarga Palestina (keluarga Ghalia) di tepi 
>  Pantai 
>  > > Gaza. Tujuh tewas: dua wanita, tiga anak-anak --satu berusia 
>  satu 
>  > > tahun. Sebanyak 40 orang luka-luka, 13 di antaranya anak-
anak. 
>  > > Keempat, Israel dan AS telah berkali-kali membuat pernyataan 
>  bahwa 
>  > > aksi Hizbullah didukung Iran dan Suriah. Pernyataan-
pernyataan 
>  > > tersebut bisa jadi dalih memperluas konflik, yang tujuan 
>  akhirnya 
>  > > adalah melakukan serangan. Tapi opsi inipun sangat kecil 
>  > > kemungkinannya, karena Israel dan AS sadar bahwa Iran punya 
>  > > persenjataan yang cukup kuat, termasuk rudal-rudal jarak jauh 
>  yang 
>  > > dapat meluluh-lantakkan Israel.
>  > > Kelima, dunia, termasuk dunia Barat, sudah mulai muak dengan 
>  > > brutalitas Israel dan AS. Terbukti, dalam resolusi DK PBB 
yang 
>  > > bermaksud menghentikan agresi Israel, hanya AS yang menolak 
>  dengan 
>  > > veto. Sebagian besar mendukung dan sisanya --beberapa negara 
>  > > pengikut buta AS seperti Inggris-- abstain. Begitu pula dalam 
>  > > pertemuan puncak G8 di Rusia, hampir semua negara mengecam 
>  Israel, 
>  > > kecuali AS.
>  > > Avonturisme Israel dan AS di Timur tengah juga dianggap telah 
>  > > mengancam kestabilan ekonomi dunia dengan melonjaknya harga 
>  minyak 
>  > > mentah yang belakangan telah mendekati 80 dolar AS per barel.
>  > > Keenam, di AS saat ini banyak pihak mulai berani menyuarakan 
>  > terang-
>  > > terangan ketidakberdayaan AS menghadapi tekanan dan pemerasan 
>  lobi 
>  > > Israel. Belum lama ini tersebar luas tulisan panjang lebar 
dua 
>  > > profesor dari Universitas Harvard dan Chicago, yang 
mengkritik 
>  > keras 
>  > > politik luar negeri AS yang dikendalikan oleh lobi Israel. AS 
>  > > disebut lebih mementingkan melindungi kepentingan Israel 
>  daripada 
>  > > kepentingan jangka panjang AS.
>  > > Gagal
>  > > Dalam tulisannya berjudul How To Lose The War On Terror, dua 
>  > > peneliti AS meramalkan perang melawan terorisme akan gagal 
tanpa 
>  > > menyelesaikan masalah Palestina dan menciptakan perdamaian 
abadi 
>  > di 
>  > > Timur Tengah. Perdamaian abadi di sana tak akan terjadi tanpa 
>  > > berdialog dan mendengar langsung keluhan (grievances) Hamas 
dan 
>  > > Hizbullah yang legitimate dan didukung konstituennya.
>  > > Ketujuh, AS dan sekutunya sudah sangat kelelahan di 
Afghanistan 
>  > dan 
>  > > (terutama) di Irak. Ratusan miliar dolar AS telah dikuras 
dari 
>  > > anggaran belanja AS dan ribuan tentara mereka telah tewas 
tanpa 
>  > > gambaran yang meyakinkan bahwa 'misi' mereka telah atau 
menuju 
>  > > berhasil. Justru sebaliknya, belakangan ini korban-korban di 
>  > > kalangan sipil Irak terus berjatuhan dan 'demokrasi' yang 
>  > dijejalkan 
>  > > AS di sana sangat rapuh.
>  > > Posisi AS di Irak serba salah dan dilematis. Tetap bertahan 
>  salah 
>  > > dan rakyat AS sudah tidak sabar. Sedangkan meninggalkan Irak 
>  dalam 
>  > > keadaan sekarang berarti mengakui kekalahan. Kita 
memperkirakan, 
>  > > apapun kondisi di Irak, AS tidak akan mampu bertahan lebih 
dari 
>  > > setahun lagi.
>  > > Kedelapan, kekuatan-kekuatan progresif di dunia mulai 
>  bermunculan 
>  > > menentang secara terbuka hegemoni AS di dunia. Tidak di Asia 
dan 
>  > > Afrika saja, tapi juga di Eropa dan Amerika Latin. Di Asia, 
Iran 
>  > dan 
>  > > Korea Utara terang-terangan menantang dan melawan tekanan AS. 
>  Cina 
>  > > yang dianggap oleh AS sebagai potensi ancaman ekonomi dan 
>  militer 
>  > > terbesar di Asia, tinggal menunggu saat yang tepat untuk 
unjuk 
>  > gigi. 
>  > > Di Eropa, Rusia telah mulai menunjukkan jati dirinya dengan 
>  tidak 
>  > > selalu setuju dengan AS, walau saat ini masih menjaga 
>  keseimbangan 
>  > > demi kepentingan ekonominya. Di Afrika, AS yang pernah 
terusir 
>  > dari 
>  > > Somalia dan gagal mengendalikan Sudan, akan berpikir dua tiga 
>  kali 
>  > > sebelum mencoba berpetualang di sana.
>  > > Di Amerika Latin, di bawah pimpinan Presiden Hugo Chavez dari 
>  > > Venezuela dan Fidel Castro dari Kuba, satu persatu hegemoni 
AS 
>  > > runtuh di Bolivia, Chile, dan hampir saja di Meksiko yang 
>  kandidat 
>  > > presidennya dari kelompok kiri sampai sekarang masih belum 
>  > mengakui 
>  > > kekalahan tipis dari lawan konservatifnya.
>  > > Akhirnya, bagaimana dengan posisi dan sikap Indonesia ke 
depan? 
>  > > Mudah-mudahan kita tidak salah baca lagi tentang apa yang 
sedang 
>  > > terjadi dalam geopolitik global sehingga kita akan 
ketinggalan 
>  > > kereta. Semoga.
>  > > 
>  > > 
>  > 
>  
*********************************************************************
>  > ******
>  > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. 
Menuju 
>  > Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
>  > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>  > > 
>  > 
>  
*********************************************************************
>  > ******
>  > > __________________________________________________________
>  > > Mohon Perhatian:
>  > > 
>  > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali 
sbg 
>  > otokritik)
>  > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
>  > dikomentari.
>  > > 3. Reading only, http://dear.to/ppi 
>  > > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
>  > > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
>  > > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>  > > 
>  > > Yahoo! Groups Links
>  > > 
>  > > The great job makes a great man
>  > > pustaka tani 
>  > > nuraulia
>  > > 
>  > > 
>  > > ---------------------------------
>  > > Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs.Try it 
>  free. 
>  > > 
>  > > [Non-text portions of this message have been removed]
>  > > 
>  > > 
>  > > 
>  > > 
>  > > 
>  > > 
>  > > ---------------------------------
>  > > Do you Yahoo!?
>  > > Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail Beta.
>  > > 
>  > > [Non-text portions of this message have been removed]
>  > >
>  > 
>  > 
>  > 
>  >          
>  > 
>  >    
>  > ---------------------------------
>  > Do you Yahoo!?
>  >  Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.
>  > 
>  > [Non-text portions of this message have been removed]
>  >
>  
>  
>      
>                        
> 
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
>  Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>










------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/3EuRwD/bOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke