Ini kabar terbaru dari 'sepupu' detik.com (kalo google kan om).. :-) Sebenarnya waktu posting tadi, sempet deg"an juga.. gimana kalo beneran ada gempa jam 2-3 siang.. Hehehe.. Padahal udah ngutip berita dari detik.com dan komentar soal hoax..
CMIIW.. Wassalam, Irwan.K http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/07/tgl/25/time/154312/idnews/642972/idkanal/10 Isu Gempa Tidak Terbukti, Karyawan Masuk Kantor Lagi Ardian Wibisono - detikcom <http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-relion.ad> *Jakarta* - Ratusan karyawan yang berkantor di sepanjang Jalan Sudirman, MH Thamrin, Gatot Subroto dan Rasuna Said resah dengan maraknya isu gempa berkekuatan besar yang akan mengguncang Jakarta. Gempa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00-15.00 WIB. Namun setelah setengah jam berlalu dan gempa tidak terjadi, karyawan yang sempat *ngumpul* di lobi gedung akhirnya masuk kembali ke kantor masing-masing. Pantauan *detikcom*, Selasa (25/7/2006), sejumlah karyawan yang berkantor di gedung pencakar langit di Jalan Sudirman dan Thamrin sudah masuk kantor lagi. Seperti yang terlihat di Gedung BEJ dan Gedung Danamon, sebagian besar karyawan yang sebelumnya berkumpul di lobi kembali naik lift dan menuju ruangan masing-masing. Padahal sebelumnya mereka sempat resah. Bahkan sejumlah kantor sampai mengevakuasi para karyawan untuk turun ke lobi dan memenuhi areal tersebut hingga ke emperan. Mereka yang turun misalnya pekerja yang berada di lantai 28 tower 2 BEJ. Mereka turun atas perintah pimpinan karena khawatir pada isu yang menyebutkan gempa berkekuatan 8,8 SR segera datang. Meski demikian, wajah-wajah para pekerja ini tampak biasa-biasa saja. Tidak ada kepanikan yang terpancar. *(jon)* On 7/25/06, irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear All, > > Biar tidak salah paham, silahkan tanya om google dulu soal awan vertikal.. > Jadi nanti tinggal dilihat, mana info yang benar dan mana info HOAX!! :-P > Bagi yang tinggal di daerah rawan gempa monggo tambahkan penjelasan > soal awan vertikal (kalau ada).. :-) > > Kadang ada pihak" yang tidak bertanggung jawab menyebarkan isu dengan > mengutip (keseluruhan/sebagian) info yang benar (seolah-olah) dengan > menambahkan info 'sampah'.. :-( > > Stop HOAX distribution please!! > CMIIW.. > > Wassalam, > > Irwan.K > > http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/07/tgl/25/time/143301/idnews/642903/idkanal/10 > > > Polisi Akan Tindak Penyebar Isu Gempa Via SMS > Veronika Kusuma Wijayanti - detikcom > <http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-relion.ad> *Jakarta* - Polisi > akan menindak pengirim SMS iseng yang berisikan informasi gempa akan melanda > Jakarta. Polisi akan bekerjasama dengan PT Telkom untuk melacak jati diri > pengirim SMS. > > "Ini fenomena baru. Akan kami laporkan ke atasan untuk mengambil tindakan > terhadap pengirim SMS agar ada efek jera," kata Kadiv Humas Mabes Polri > Irjen Pol Paulus Purwoko kepada wartawan di pangkalan Direktorat Polair, > Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (25/7/2006). > > Ditambahkan Purwoko, secara teknis polisi membutuhkan alat pelacak khusus. > Nantinya Divisi Telematika Mabes Polri akan bekerjasama dengan PT Telkom. > "Butuh alat pelacak khusus untuk mengetahui pengirim SMS berantai itu," > tegasnya. > > Pengirim SMS itu akan dikenai pasal tentang menyebarkan berita bohong. > > Ditambahkan dia, pada Senin 24 Juli kemarin polisi telah melakukan rapat > koordinasi mengenai SMS gempa dari BMG. Teknisnya nanti SMS yang diterima > Polri akan diteruskan ke satuan wilayah di bawahnya. > > "Dari Polri akan diteruskan ke Polda kemudian dari Polda akan diteruskan > ke Polsek-Polsek," jelas Paulus Purwoko.*(san)* > > > http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/07/tgl/25/time/140914/idnews/642891/idkanal/10 > > > Isu Gempa Masih Berkeliaran di Jakarta > Nurul Hidayati - detikcom > <http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-relion.ad> *Jakarta* - Isu gempa > masih saja berkeliaran di Jakarta. Meski BMG telah berulang kali menegaskan > tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa mengetahui waktu persis > terjadinya gempa, tetap saja banyak warga Jakarta yang mempercayai isu gempa > itu. > > Sejumlah pembaca bahkan menelepon redaksi *detikcom* untuk memastikan hal > itu. Telepon redaksi hingga pukul 14.00 WIB masih saja berdering untuk > menanyakan kebenaran isu gempa itu. > > Misalnya saja pembaca bernama Puji, karyawan yang berkantor di Gedung > Nusantara I lantai 21, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. SMS yang diterimanya > menyebutkan, gempa di Jakarta terjadi pukul 13.30-14.30 WIB. Besarnya > gempa 8,8 SR. > > Jelas ini membuat nyali Puji ciut. "Saya jadi ingin segera pulang karena > kantor saya ada di lantai 21. Masak saya masuk kolong meja," ujarnya lewat > telepon. > > Puji layak resah mendapatkan kabar lewat SMS itu. Sebab bukan sekali saja > SMS soal gempa itu diterimanya hari ini. "Saya sudah kontak BMG, tapi > teleponnya sibuk terus. Jadinya saya telepon detikcom," ujarnya. > > Setidaknya ada 5 guru yang juga menelepon detikcom. Seorang di antaranya > bahkan telah memulangkan pada siswanya. Empat guru lainnya juga berniat > memulangkan peserta didiknya. > > Tidak cuma lewat SMS, isu menyesatkan soal gempa itu juga tersebar lewat > e-mail dan yahoo messenger (ym). Banyak pula yang memasangnya sebagai status > ym. Jahatnya, penyebar isu jahat itu mencatut sumber-sumber terpercaya > sehingga membuat banyak orang terperdaya. > > Isu garapan orang jahat itu misalnya: "Ada berita Menurut dari jepang > (perkiraan jepang), akan terjadi gempa di Jakarta tgl. 25 Juli 2006 (yg > artinya HARI INI) jam 2 siang (akan sangat terasa di Jakarta selatan) > sebesar 8.2 skala richter." > > Isu itu juga sering dimodifikasi. Ada isu yang menyebut gempa terjadi > pukul 15.00 WIB. *(nrl)* > > > On 7/25/06, Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > FW: Awan lurus di atas kawasan kuningan, Jakarta > > Posted by: "Budhyasmara, Haryani /BDF JKT" > > [EMAIL PROTECTED] > > Mon Jul 24, 2006 7:32 pm (PST) > > > > > > JUST FYI........... > > > > Sekedar informasi, > > > > Sebagaimana pemberitahuan BMG Jepang adanya awan lurus > > di Bantul - Jawa > > Tengah tanggal 12 Juli 2006 akan terjadi gempa dan > > gelombang tsunami. > > > > Oleh BMG Indonesia dianggap sepele, dan ternyata > > tanggal 17 Juli 2006 - > > MENJADI KENYATAAN. > > > > Sekarang kita perlu kembali waspada dan berpasrah > > diri, karena AWAN > > LURUS KEMBALI TERLIHAT DI SEKITAR KAWASAN KUNINGAN - > > JAKARTA. > > > > Kapan terjadinya - tidak ada yang dapat > > mengetahui...... > > > > Info dari Sdr. Wahyu. Bagaimana tanggapan dari > > Moderator KBK Geologi ? > > > > Kemaren pagi sekitar jam +/- 06:00 - 06:30 AM gue > > ngeliat bentuk awan > > berdiri tegal lurus vertikal membelah langit...gue > > pernah baca kalo itu > > tanda2 dari akan > > timbulnya gempa bumi...krn gue gak ada camera atau hp > > camera jadi gue > > gak bisa mengabadikan bentuk awannya, tapi untung ada > > salah satu orang > > dari milist yg gue ikut ngeliat juga dan dia sempet > > Memfoto bentuk awan > > tersebut...so, ini email salah satu milist-nya...swear > > gue gak boong, > > > > Dan bentuk awan yg gue liat sama persis sama orang yg > > memfoto dari > > milist tetangga tersebut, dan posisinya juga sama > > persis yg dia bilang > > yaitu, dari arah timur...jadi gue cuma ingin > > menyampaikan aja informasi > > ini, ya kalo emang ternyata bener2 akan ada gempa > > setidaknya dengan > > adanya email ini gue berharap kita semua udah siap2 > > dan berdoa, dan > > mempasrahkan diri sama ALLAH SWT...so Secepatnya kalo > > bisa kirim atau > > beritahu informasi ini kesemua orang yg lo > > kenal..thanks..mudah2an > > bermanfaat, kalo ternyata salah gue minta maaf... > > > > Keterangan... > > 1. Gambar yg ada di sebelah kiri (berwarna) adalah > > awan yg diambil sama > > orang milist kemaren, dan bentuknya sama persis dengan > > bentuk awan yg > > gue liat kemaren pagi. > > 2. gambar yg sebelah kanan (Tidak berwarna) itu contoh > > foto awan > > Dijepang sebelum terjadinya gempa bbrp tahun yg lalu. > > > > Selasa pagi, 18 Juli 2006 pukul 06.05 WIB > > > > Guys, ada fenomena menarik pagi ini, awan tipis dengan > > posisi hampir > > tegak lurus di langit arah timur laut. Ada yg sempat > > memperhatikan gak > > tadi pagi? > > ini picnya. Kira kira mirip dengan awan yang ada kalau > > mau ada gempa... > > > > Seperti email berikut ini.. > > > > CIRI CIRI GEMPA > > > > Kemarin di Fuji TV ada acara yang bagus banget tentang > > gempa. Disitu > > dijelasin apa penyebab gempa dan apa impact-nya. Bagi > > yang belum tau, > > kayaknya informasi kayak gini penting juga untuk > > diketahui... > > > > Gunung mau meletus masih relatif memungkinkan > > diketahui dari awal Lewat > > pemantauan aktivitas perut gunung. Angin typhoon mau > > dateng juga Masih > > memungkinkan dibaca arahnya dan Diukur kecepatannya. > > Tapi kalo gempa > > sama sekali nggak bisa diprediksi kapan akan > > terjadi... Nggak ada > > penelitian yang bisa sama sekali tepat memprediksi > > gempa. Itulah makanya > > gempa itu sangat berbahaya. > > > > Tapiiiiii........ biarpun susah diprediksi, ada > > beberapa fenomena alam > > yang patut dicermati dan bisa dianggap "alert" sebagai > > tanda akan adanya > > gempa. > > Niih tanda-tandanya : > > > > 1.Mulai sekarang kalo jalan jangan suka nunduk. > > Liat-liat deh ke > > langit... Kalau di langit keliatan ada awan yang > > bentuknya seperti angin > > tornado atau seperti pohon atau seperti batang.. > > pokoknya bentuknya > > berdiri... bisa dibilang itu adalah awan gempa yang > > biasanya muncul > > sebelum gempa terjadi. Liat deh gambar yang ada di > > attachment. Itu foto > > awan yang muncul di Kobe, Jepang sebelum tragedi gempa > > besar Kobe > > 17Januari '95. > > > > Awan yang bentuknya aneh itu terjadi karena adanya > > gelombang > > elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi, > > jadinya 'menghisap' > > Daya listrik di awan.. makanya bentuk awannya jadi > > kayak tersedot > > kebawah. > > > > Gelombang elektromagnetis berkekuatan besar itu > > sendiri terjadi akibat > > adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi. Tapi > > belum tentu juga kalau > > ada awan seperti itu di langit berarti mau ada gempa. > > Bisa aja memang > > bentuknya seperti itu. Naaah untuk tau apakah itu awan > > gempa atau bukan, > > coba liat no. 2 > > > > 2. Coba diuji medan elektromagnetis didalam rumah. > > - Cek siaran TV, brebet-brebet apa enggak > > - Kalo ada mesin fax, cek apakah lampunya blinking > > biarpun lagi gak > > transmit data. > > - Coba suruh orang lain kirim fax ke kita, cek apakah > > teksnya yang > > Diterima brantakan atau enggak. > > - Coba matiin aliran listrik. Cek apakah lampu neon > > tetap menyala > > redup/remang-remang biarpun nggak ada arus listrik. > > > > Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking > > padahal lagi gak > > transmitting, teks yang kita terima berantakan dan > > neon tetap nyala > > Biarpun gak ada arus listrik, itu berarti memang > > sedang ada gelombang > > elektromagnetis luar biasa yang sedang terjadi tapi > > kasat mata dan gak > > Bisa dirasa manusia. > > > > Tapi belum tentu juga kalau ada awan gempa di langit > > dan ada gelombang > > elektromagnetis luar biasa menandakan ada gempa. Untuk > > lebih memastikan > > lagi, coba liat no. 3 > > > > 3. Perhatikan hewan-hewan. Cek apakah hewan-hewan > > seperti "menghilang", > > lari, atau bertingkah laku aneh/gelisah.. insting > > hewan biasanya tajam > > Dan hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetis. > > Naaaaah kalo tiga > > tanda-tanda itu ada atau terlihat dalam waktu > > bersamaan, segeralah > > bersiap-siap untuk evakuasi. Tiga tanda tersebut > > kemungkinan besar > > menunjukkan kalo memang mau ada Gempa berkekuatan > > besar. Walaupun > > demikian, adanya awan gempa yang bentuknya aneh itu > > tetep nggak bisa > > memastikan kapan gempa terjadi. Awan seperti itu > > keliatan di Kobe 8 hari > > sebelum gempa. Tapi di Niigata, awan seperti itu > > keliatan hanya 4 jam > > sebelum gempa Niigata Oktober 2004. Oleh karena itu > > jangan tunggu-tunggu > > lagi... sebisa mungkin langsung lakukan tindakan > > penyelamatan diri untuk > > menghindari hal-hal yang paling buruk. > > > > Kalo skala gempanya besar dan episentrumnya terletak > > di laut, kita harus > > selalu aware akan datangnya gelombang tsunami. > > Tingginya gelombang bisa > > puluhan meter, bisa juga cuma dua meter. Tapi biarpun > > cuma 2 meter, > > gelombangnya nggak main-main. Kekuatannya dahsyat > > (seperti nggak > > habis-habis) dan tekanannya bisa mencapai 190 > > kilogram. Beberapa tanda > > akan terjadi gelombang tsunami adalah laut tiba-tiba > > menyurut dan > > burung-burung laut terbang dengan kecepatan tinggi ke > > arah daratan. > > > > Kalo liat dua tanda seperti itu, langsung selamatkan > > diri ke daerah yang > > lebih tinggi. Tapi kalo nggak sempet lari sementara > > tsunami udah di di > > depan mata, Jangan berlindung di balik bangunan yang > > terbuat dari > > tembok/beton karena Bisa hancur dan malah membahayakan > > orang yang > > berlindung. > > > > Sebisa mungkin berlindung di balik daerah rimbunan > > (pohon, tanaman, > > semak-semak, rawa). Karena kekuatan gelombang jadi > > terpecah dan nggak > > memusat kalau membentur semak. > > > > Terakhir, jangan lupa berdoa sama pasrah....semoga > > kita dilindungi > > Allah. > > > > Ya sudah, gitu aja... semoga informasinya bisa > > berguna. > > [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

