nah berarti balik lagi tuh ke sang tuhan pertanyaannya.

where's the rational background beside the GOD anger or anything?

why god? why god?

balik2 ke tuhan...
alur berpikirnya seperti ini kalau saya lihat beberapa lapisan masyarakat:

manusia bikin dosa --> tuhan marah --> tuhan mengirim bencana biar
manusia pada tewas --> manusia bertanya2 "kok kita kena musibah sich?"
--> "elo sih bikin dosa!!! makanya tobat duonk!" --> tuhan cekikikan
"hihihi...pikir sendiri tuh sampe botak!".

tuhan marah sama manusia2 pendosa...
tapi di belahan bumi lain banyak sekali orang2 yg terus melakukan dosa
dan tidak dihukum2 smp sekarang.
cenderung bencana terjadi di daerah2 yg 'cukup bersih'.

lalu orang2 kembali menyumpah2..."belom aja tuhan marah loe! nanti
juga kena lo dihukum tuhan".


tuhan...tuhan...tuhan...
dipersalahkan...dipuja2...

wow...



--- In [email protected], "Mudatsir" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mbah, masalahnya bukan siapa yang mengirim musibah, tetapi mengapa kok 
> sampai dikirim musibah.  Itu pertanyaan cerdas.
> 
> Okelah, tsunami terjadi karena terjedi tumbukan, pergerakan, ataupun
patahan 
> lempeng bumi.  Lha siapa sih yang menggerakkan lempeng itu. 
Jawabannya : 
> Tuhan.
> 
> Gitu kan ??!
> 
> mds
> 
> 
> 3. Re: Fwd: Jakarta giliran Gempa
>     Posted by: "RM Danardono HADINOTO" [EMAIL PROTECTED] rm_danardono
>     Date: Wed Jul 26, 2006 11:56 am (PDT)
> 
> Mas, yang lebih seram, mereka yang dalam beragama berklenik ria,
> misalnya mengatakan, Tuhan mengirim musibah untuk menghukum anu atau
> itu...
> 
> Kasihan. Tuhan dijadikan seperti wayang, disuruh marah, disuruh
> menghukum, disuruh mengutuk orang yang tak disukai. Atau disuruh
> kirim hidayah, disuruh tak memberi hidayah..
> 
> Kok tahu tahunya ya?
> 
> Kebiasaan nujum barangkali..
> 
> salam
> 
> danardono
>













***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke