Saya punya pengalaman punya rekan seorang kakek-kakek yang slalu banyak omong 
dan saat saya tanya : "Kenapa anda selalu membantah orang dan seringkali bicara 
yg menyakiti orang?" Sang kakek menjawab : " Oh,adik tahu khan sebentar lagi 
nyawa saya dicabut ama Tuhan,kapan lagi saya mau berbuat dosa. Khan dosa kita 
sudah ditanggung...hehehe...jadi kita bisa mencela orang sesukanya......."
  

RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          >
> On 7/26/06, aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > He he he, saya paling tidak suka diremehkan. Apalagi sebuah 
kebenaran pendapat dikorelasikan usia. Kelihatan banget orang yang 
memilah kebenaran karena usia itu orang yang mempunyai sifat rasa 
sombong...melihat kebenaran dari latar belakangnya.
> >
> 

DH: Gini aja dehh:

1) Orang diremehkan, karena ada dasar untuk meremehkan. Orang 
berbobot TAK pernah direemehkan.

2) Dikorelasikan usia? 
Siapa yang lebih tua? anda atau guru anda? anda atau orang tua anda, 
yangmemberi jalan dan menasehati anda?
Siapa lebih tua? anda atau dosen atau professor anda?

Ini semua kebetulan? Tak ada korelasi antara ilmu dan umur?

3) Ketika anda di SMP, apakah ilmu anda sudah sama dengan mereka 
yang di SMU apalagi yang sedang menyiapkan S2 atau S3?

4) Juga Einstein dikala tua JAUH lebih bijak daripada ketika ia 
berusia muda. Anda mau merasa seilmu dengan mereka yang berlipat 
umur dari anda? Dalam keIslaman dengan Gus Dur atau Cak Nur? Atau 
tokoh tua yang sudah wafat?

5) kebenaran dan latar belakang. Hahhh! Anda begitu mudah 
mengucapkan kata "kebenaran" dalam mulut anda yang masih sangat muda 
itu. Sampai anda mati, anda takkan pernah memiliki kebenaran yang 
sebenarnya. paling, yang anda anggap benar.

latar belakang pasti mempunyai kaitan dengan kualitas kita. kalau 
anda belum kawin anda tak mungkin menasehati yang sudah kawin, kalau 
anda tak punya anak, anda tak mungkin menasehati yang punya anak, 
apalagi cucu.

kalau anda belum pernah ke LN, anda tak mungkin bicara mengenai 
keadaan di LN. Selama anda belum melihat keindahan tata hidup di 
negara sekular makmur di Eropa, seperti Norway, New Zeeland, 
Austria, Swiss anda TAK mungkin membuat penilaian mengenai kehidupan 
disini.

Ini semua: LATAR BELAKANG.

Dan NOTHING to do dengan kesombongan. Seorang anak wanita kecil, 
umur 6 tahun, pernah saya lihat mengoceh dengan seorang kakek, lalu 
meniru gaya guru di TK, mengajari si kakek. 

Anda seperti itu..



         

                
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great rates 
starting at 1ยข/min.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke