Kita memang bisa termasuk 'diajak' tulisan ini.. Terima kasih untuk Pak Iwan atas nasihatnya..
Namun di atas kita, yang lebih terkait dengan ini adalah para pemegang HPH (legal dan ilegal).. yang menebangi hutan sehingga menyebabkan longsor dan banjir di mana".. juga yang mengeruk kekayaan alam Indonesia.. bahkan sampai 'mematikan' sungai.. :-( Atau masih ada lagi? Tolong tambahkan di sini, ya.. CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 7/24/06, Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Menyikapi banyak berita kekeringan saat musim kemarau, bagaimana petani > mengeluh sawahnya tak berair, atau orang-orang harus kesulitan air, > sebaliknya berita kebanjiran saat musim hujan, orang-orang bahkan harus rela > kehilangan rumah dan harta bendanya karena terendam air. > sesungguhnya semua bencana kekeringan atau kebanjiran dapat kita hindari > atau paling tidak kita minimalisir, kita coba telaah, bukankah kita semua > sudah tahu bahwa bangsa Indonesia yang hidup dibentangan katulistiwa > hidupnya terbagi dalam 2 musim, musim kemarau dan musim hujan. > kenapa kita tidak mencoba bagaimana bersikap arif dengan alam > sekitarnya, dengan mempelajari sifat alam dimana tempat kita hidup dan > kemudian bisa hidup secara aman dan tentram. > bangsa jepang hidup dikawasan yang jauh lebih berbahaya, banyak gunung > berapi dan gempa, dengan sumber daya alam yang terbatas dengan wilayah yang > tidak begitu subur, lantas mereka berpikir agar mereka bisa survive sebagai > sebuah bangsa, jadilah mereka bangsa yang selalu inovatif dengan keunggulan > otak, riset dan teknologi, mereka bangun rumah-rumah dan gedung dengan > konstruksi anti gempa. > mereka jadi bangsa pedagang teknologi, mereka bisa membangun > pabrik-pabrik diluar jepang, produk-produk buah pikiran anak bangsa jepang, > menyerbu dunia, dan mereka dihargai bangsa lain di dunia, karena kekuatan > teknologinya, mereka mampu menjawab tantangan alam dimana mereka hidup dan > mengendalikan alam. > kapan bangsa kita mampu seperti itu ? saya sudah bosan dengan jargon > "kekayaan alam bangsa Indonesia, batu dan kayu jadi tanaman, kolam susu > dsb". > saat ini kita baru mampu menjadi bangsa festival, menjadi juara > olimpiade fisika, kimia matematika kita mampu, namun bersinergi dengan alam > kita belum mampu !!! > kita tetap saja berkubang sebagai bangsa yang konsumtif, boros, cengeng > bahkan tidak perduli pada lingkungan, bahkan untuk sekedar membuang sampah > .....??? > > salam > iwan [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

