Tidak relevan. Dalam perang, tujuannya adalah menang.
Mau pakai senjata buatan siapa, tidak penting. Yang
penting, senjatanya bagus, efektif, siap digunakan.
Pragmatis sekali. Hanya tentara bodoh dan konyol yang
menolak senjata cangih, hanya karena yang bikin adalah
orang yang dianggap "bukan teman."

Ketika melawan pasukan Soviet di Afganistan, Mujahidin
juga menggunakan AK-47 (senjata buatan Soviet), plus
rudal antipesawat yang disuplai Amerika.

Ketika melawan Amerika di Vietnam, Vietkong juga
menggunakan M-16 (entah beli dipasar gelap, atau hasil
rampasan).

So what?


--- balkanblaang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> bagaimana nihh Mr. al_badruuni?? shall we buy from
> hesbolah?
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > Jangan dilupakan bahwa  sebahagian alat
> perlengkapan militer 
> Indonesia juga 
> > berasal dari Israel.
> > 
> 
> 
> 
> > 
> > ----- Original Message ----- 
> > From: "Satrio Arismunandar"
> <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: "news Trans TV"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "ppiindia" 
> > <[email protected]>; "mediacare mediacare" 
> > <[email protected]>; "Cikeas Cikeas" 
> <[EMAIL PROTECTED]>; 
> > "jurnalisme" <[EMAIL PROTECTED]>; "AJI
> INDONESIA" 
> > <[EMAIL PROTECTED]>; "Etalase Indonesia" 
> > <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Friday, July 28, 2006 3:06 PM
> > Subject: CiKEAS Darimana Datangnya Senjata Israel?
> > 
> > 
> > > Republika, Kamis, 27 Juli 2006
> > >
> > > Darimana Datangnya Senjata Israel?
> > >
> > > Farid M Ibrahim
> > > Alumnus Orebro University Swedia, mukim di Tokyo
> > >
> > > Deru mesin perang Israel di Lebanon dan
> Palestina
> > > kembali membuktikan bangsa dengan anggota 6,2
> juta
> > > jiwa ini sebagai salah satu kekuatan militer
> terbesar
> > > di dunia. Data World Policy Institute (2006)
> > > menunjukkan, 20 persen anggaran militer Israel
> > > disediakan oleh Washington setiap tahun, dan
> sekitar
> > > 70 persen di antaranya ternyata kembali ke
> > > perusahaan-perusahaan pembuat senjata dan
> pesawat
> > > tempur Amerika Serikat (AS).
> > >
> > > Frida Berrigan, peneliti senior World Policy
> Institute
> > > dalam wawancara dengan jaringan media independen
> > > Democracy Now yang disiarkan Jumat (21/7)
> > > mengungkapkan bantuan militer AS mencapai 3
> miliar
> > > dolar AS per tahun. Sejak George W Bush
> berkuasa,
> > > penjualan senjata ke Israel meningkat menjadi
> 6,3
> > > miliar dolar AS per tahun. Ia pun menyayangkan
> fokus
> > > yang diberikan media-media dalam liputan tentang
> > > agresi Israel. Kebanyakan media hanya mengkritik
> > > bantuan persenjataan Suriah dan Iran kepada
> Hizbullah
> > > tanpa diimbangi dengan pemberitaan mengenai
> bantuan
> > > persenjataan AS ke Israel.
> > >
> > > Hubungan unik
> > > Menurut Berrigan, hampir semua senjata Israel
> dipasok
> > > oleh AS seperti pesawat-pesawat F-16, helikopter
> > > Apache, dan pelbagai jenis rudal canggih. Dalam
> kaitan
> > > ini, tidak ada hubungan bilateral dimana pun di
> dunia
> > > ini yang seunik hubungan AS-Israel. Uang cash
> rakyat
> > > AS yang diberikan untuk militer Israel setiap
> tahun,
> > > kemudian dibelanjakan kembali ke
> perusahaan-perusahaan
> > > pembuat peralatan militer seperti Lockheed
> Martin,
> > > Boeing, dan Raytheon. Singkatnya, Israel
> menggunakan
> > > uang bantuan rakyat AS untuk kemudian membeli
> > > persenjataan di AS, yang kini digunakan untuk
> > > menghancurkan infrastruktur di Lebanon dan
> membunuh
> > > rakyat tidak berdosa. Di sinilah signifikansi
> posisi
> > > Washington dalam upaya menghentikan serangan
> > > sistematis Israel atas Lebanon, Palestina, dan
> mungkin
> > > negara-negara lain di sekitarnya. AS bisa
> menghentikan
> > > perang itu hari ini juga jika memang ada kemauan
> > > politik Gedung Putih. Ini sekaligus membantah
> asumsi
> > > bahwa tidak ada pihak yang bisa menghentikan
> Israel
> > > dalam agresi kali ini, tidak PBB, Uni Eropa,
> Liga
> > > Arab, atau AS.
> > >
> > > Sebab, sudah ada preseden di zaman pemerintahan
> Reagan
> > > di tahun 1981. Saat itu, Isreal menjajah
> Lebanon.
> > > Reagan menghentikan bantuan militer dan
> membekukan
> > > penjualan senjata sembari menyelidiki apakah
> bantuan
> > > uang dan senjata-senjata dari AS itu digunakan
> > > semata-mata untuk membela diri dan menjaga
> ketahanan
> > > nasional.
> > >
> > > Menurut UU Arms Export Control AS, bantuan
> militer
> > > hanya bisa diberikan kepada suatu negara dengan
> > > pertimbangan hanya digunakan untuk
> mempertahankan diri
> > > dan bukan untuk menginvasi negara lain. Bagi
> Berrigan,
> > > kini saatnya rakyat AS mendesak pemerintahnya
> untuk
> > > mengambil kebijakan serupa dalam menghentikan
> reaksi
> > > mesin perang Israel yang berlebih-lebihan atas
> > > penculikan dua prajuritnya.
> > >
> > > Ditilik dari aspek teknologi militer,
> roket-roket
> > > Hizbullah tidaklah sebanding dengan rudal yang
> > > dimiliki Israel. Situasi yang terjadi di Lebanon
> saat
> > > ini dapat digambarkan sebagai perang tidak
> seimbang
> > > antara kecanggihan mesin perang modern dan
> sepasukan
> > > pejuang yang pantang menyerah meski memiliki
> > > persenjataan yang jauh lebih sederhana.
> > >
> > > Menurut laporan, hingga pekan ketiga perang ini
> > > berlangsung, Hizbullah telah menembakkan lebih
> 1.000
> > > roket ke sasaran-sasaran di utara Israel. Jumlah
> > > korban tewas di pihak Israel tercatat kurang
> dari 50
> > > orang, umumnya tentara. Dengan mudah bisa
> disimpulkan,
> > > senjata-senjata tersebut tidak efektif sama
> sekali
> > > karena dibutuhkan sekitar 20 roket untuk satu
> korban
> > > jiwa. Sebaliknya, puluhan rudal canggih Israel
> telah
> > > memakan korban hampir 400 jiwa di pihak Lebanon,
> > > umumnya warga sipil. Belum lagi kalau kerusakan
> > > infrastruktur ikut diperhitungkan.
> > >
> > > Karena itu Berrigan menuding pabrik senjata
> Lockheed
> > > Martin di Texas, Raytheon di Massachsetts, dan
> Boeing
> > > adalah perusahaan-perusahaan yang mendapat
> keuntungan
> > > dari aksi-aksi yang dilakukan militer Israel.
> > > Produk-produk mereka, mulai dari F-16, C-130,
> rudal
> > > Tomahawk, F-18 dan F-14, semuanya merupakan
> kunci
> > > keunggulan Israel atas negara dengan pertahanan
> lemah
> > > seperti Lebanon. Yang unik adalah bahwa Israel
> tidak
> > > perlu sepenuhnya membiayai semua petualangan
> > > perangnya, karena uang bantuan dari pajak orang
> AS
> > > yang diperoleh Israel setiap tahun, yang
> kemudian
> > > dibelanjakan ke perusahaan-perusahaan
> bersangkutan.
> > >
> > > Kenyataan politik di Washington menunjukkan,
> Kongres
> > > kelihatannya mendukung aksi militer Israel kali
> ini.
> > > Sikap Gedung Putih, apalagi. Presiden Bush
> > > mengulang-ulang frasa klise yang bisa
> menyesatkan,
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke