Bisness tidak bertuhan. Indonesia yang mengakui PLO dan mengutuk Israel, 
tetapi pemerintah Indonesia membeli perlengkapan perang untuk angkatan 
bersenjata. Belum lama berselang  delegasi KADIN [Kamar Dagang Indonesia] 
mengadakan kunjungan ke Israel.

Zaman kontemporer membuat dunia menjadi sempit dan terjadi  interaksi yang 
makin ketat antara berbagai masyarakat dan anggotanya, suatu hal yang sulit 
dibayangkan pada masa kuno kegelapan.

----- Original Message ----- 
From: "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, August 07, 2006 11:54 AM
Subject: [ppiindia] Re: Adhyaksa Siap Kawal Relawan ke Lebanon


> Apa yang di kisahkan dalam AlQur'an melalui nabi Musa as, Isa as,
> dan Muhammad SAW tentang kaum Yahudi, adalah pelajaran nagi umat
> untuk berhati-hati membuat perjanjian dengan Yahudi.
>
> Kalau saya menunjuk kepada orang Islam yg bodoh membuat perjanjian
> dgn Yahudi, saya merujuk kpd orang2 Islam masa kini. Syekh2 or Raja2
> Arab banyak membuat perjanjian dengan kaum yahudi kok? Secara akidah
> raja2 arab dan syekh2 itu bodoh, meski secara materi mereka pintar
> memutarkan kekayaan (pribadi)nya ditangan-tangan bisnis Yahudi.
>
> Mestinya orang2 arab itu sadar, mengapa diturunkan nabi2 di tanah
> mereka (krn memang jahiliahnya mereka). Eeeh mereka malah sombong,
> yang non arab dianggap 'ajam', dianggap Islamnya gak bener
> lah..etc..etc...
>
> gubrak!
>
> --- In [email protected], Al-Badruuni Enterprise
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> Sdri Lina,
>>
>>   Tanggapan saya mengenai apa yang saudari Lina sampaikan: " sudah
> tahu orang Yahudi selalu ingkar janji....yang bodoh orang Islamnya
> yang mau buat perjanjian.."
>>   bahwa kaum yang ingkar ini memang benar Allah membiarkan mereka
> dalam kesesatan yang nyata dan sebagai bukti bahwa mereka adalah
> kaum yang ingkar. Dulu Nabi Musa AS juga mengambil perjanjian dengan
> mereka,namun Yahudi kembali melanggar. Apakah Nabi Musa AS bodoh?
> Allah tahu Yahudi akan ingkar janji,tapi apakah Allah bodoh?Semua
> yang terjadi ada rahmat dan kehendak-Nya. Pun apa yang terjadi di
> masa Nabi Isa AS,Nabi Muhammad SAW,serta yang sekarang di
> Libanon,sebagai pembuktian bahwa Israel itu termasuk golongan yang
> ingkar.
>>
>>   Terus mengapa kita masih selalu membuat perjanjian dengan mereka?
> Kita semua,saya juga mungkin Anda akan membuktikan sendiri mengenai
> Yahudi ini.
>>
>>   Terima kasih,
>>
>>   Ahmad
>>
>>
>> Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>           --- In [email protected], "Yohanis Komboi"
> <ykomboi@> wrote:
>> > yk: Saya sungguh heran dengan "Israel sendiri adalah bangsa yang
>> dalam Al> Quran dikabarkan, bangsa yang selalu mengingkari janji"
>> Sebetulnya ada apa> dengan Tuhan (dng asumsi Beliaulah yg
> menurunkan
>> al Quran)? Kenapa Beliau> terusterusan membiarkan yahudi
> beranakpinak
>> hanya untuk menciptakan manusia> yg selalu ingkar janji? Sekedar
>> memenuhi quota neraka?
>> >
>>
>> Lina: Kalo buat saya, lebih heran lagi dah dikasih tau Yahudi itu
>> bangsa yang selalu ingkar janji, kok ada aja yang mau dibodoh-
> bodohin
>> ama Yahudi. Maksute mau aja buat perjanjian ama orang yang suka
> ingkar
>> janji?? kan bodoh orang yang mau diajak berjanji sama orang yang
> suka
>> ingkar?? dah tau suka ingkar, kok mau gitu llho! jadinya...yang
> bodoh
>> emang orang Islamnya juga yang mau buat perjanjian.
>>
>> Kalo soal Tuhan: kenapa membiarkan Yahudi beranak-pinak. Tuhan tuh
> kan
>> Maha Adil. Sama sapa aja. Yang bisa beranak-pinak ya beranak
> pinak.
>> Cina, lebih banyak lagi kali beranak-pinaknya. Memang sudah
> sunatullah
>> or takdirullah orang beranak-pinak. Kalo Tuhan pilih2 tebu, ntar
>> disalahin lagi: kok gak Adil, Kok gak Maha Pengasih dan
> Penyayang..:-(
>>
>> Masalahnya mungkin, kita belum bisa baca skenario Tuhan
> selanjutnya.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> ---------------------------------
>> Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs.Try it free.
>>
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
> -- 
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.7/410 - Release Date: 8/5/2006
> 



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke