Pak Kartono Mohamad yang saya hormati,
Pertanyaan-pertanyaan anda menarik sekali dan kemungkinan besar pihak yang
anda tuju tidak ada yang bisa menjawab dengan rasional.
Sebagai dokter semestinya anda pernah dengar bahwa memang manusia itu juga
punya kecenderungan rasis, primordial dan tidak obyektif. Cilakanya agama-agama
(agama semit terutama) sering melegitimasi sifat-sifat rendah tersebut dengan
istilah Ukuwah ataupun persaudaraan antar umat seagama.
Itulah bahaya agama-agama, memberikan istilah mulia untuk
kecenderungan-kecenderungan manusia yang membawa celaka.
Bahwa umat manusia masih survive hingga sekarang itu hanya karena
keberuntungan (istilah bumi), karena Tuhan Mahakasih (istilah surga).
Have a nice day
Bobby B
Kartono Mohamad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ada pertanyaan yang menggelitik untuk saya ajukan di sini, terutama
kepada
umat Islam Indonesia yang berdemo menentang serangan biadab Israel ke
Libanon:
1. Apakah tidak pernah terbetik pertanyaan, mengapa tentara Libanon diam
saja ketika Israel menyerbu, mengebom dan membunuh warga Libanon? Mengapa
pula pemerintah Libanon tidak menyatakan perang kepada Israel padahal
kedaulatannya telah diinjak-injak?
2. Dalam berdemo menentang serbuan Israel yang membabi buta, sebenarnya umat
Islam Indonesia hendak: a. membela Libanon karena Libanon negara Arab, b.
menganggap Libanon adalah negara Islam, c. karena menentang
kesewenang-wenangan negara/kelompok yang mempunyai kekuatan berlebih, d.
karena semata-mata benci Israel (Yahudi).
3. Kalau mengira Libanon adalah negara Islam jelas keliru karena Libanon
adalah negara sekuler dengan penduduk dari berbagai suku dan agama. Penduduk
yang beragama Islam juga tidak mayoritas mutlak serta terdiri dari Sunni dan
Syiah.
4. Kalau menentang kesewenang-wenangan negara/kelompok yang mempunyai
kekuatan berlebih, mengapa umat Islam Indonesia diam saja terhadap genosida
yang terjadi di Darfur, Sudan? Apakah karena yang berkuasa di Sudan adalah
Islam (dan Arab) sedang yang dibunuhi adalah orang Afrika berkulit hitam?
5. Kalau dasarnya semata-mata hanya karena benci Yahudi, apakah umat Islam
Indonesia tidak jadi rasist? Melihat buruk atau baik hanya karena rasnya.
Mohon pencerahan
KM
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/